18 April 2026 01:31

Belajar Bahagia dari Anak-anak Lewat Buku Kids Story! Ini Caraku Bahagia!

0
WhatsApp Image 2022-08-30 at 19.26.10

Buku "Kids Story

OPINIJATENG.COM – Buku tentang belajar bahagia sangat menarik untuk dibaca. Buku yang setebal 112 halaman bercerita tentang apa dan bagaimana cara membuat bahagia.

Belajar bahagia yang ditulis oleh 30 penulis anak membuat hentakan beda dengan buku yang lain mengenai makna bahagia.

Kebahagiaan ini terutama yang dirasakan oleh anak-anak kita. Di rumah pun bukanlah penjara tetapi surga kebahagiaan yang sangat dirindukan.

Siswa SMP Isriati Semarang Juara di World International Youth Invention and Innovation Award 2022

Kebahagiaan adalah sesuatu yang diinginkan semua orang. Tidak ada yang tidak mau bahagia. Bahagia dari kacamata orang dewasa seringkali cukup kompleks dan sangat beragam.

Walaupun sering ada wacana “bahagia itu sederhana”, nyatanya tidak sederhana bagi orang dewasa untuk merasa bahagia.

Patutlah kiranya jika kita membuka pikiran, mencoba belajar bahagia dari makhluk kecil di sekeliling kita. Belajar bahagia dari anak-anak? Tidak ada salahnya, bukan?

Saya terpukau dengan buku “Kids Story! Ini Caraku Bahagia!” yang ditulis oleh 30 penulis yang semuanya anak-anak. Mereka berbagi cerita tentang cara mereka bahagia di rumah, di sekolah, dan di lingkungan sekitar.

Membaca buku bersampul merah ini mampu membuat hati kita meleleh. Segala kriteria yang begitu kompleks tentang kebahagiaan sejenak terlupakan.

Ada anak yang bahagia ketika mendapatkan makanan gratis, ada juga yang merasa bahagia ketika berenang bersama keluarga. Gambaran bahagia dipaparkan dengan sederhana dengan kepolosan dan candaan khas anak-anak. Misalnya, seorang penulis Amira bercerita,

“Aku suka tantangan karena itu membuatku senang. Ya, meskipun takut juga sih, kalau disuruh ke kuburan,” Saya jadi tersenyum geli membacanya.

5 Varian Bakso Jumbo Menggugah Selera

Setiap penulis anak di buku ini punya pandangan berbeda tentang bahagia yang mereka ekspresikan dengan bebas. Bagi mereka, bahagia itu tak harus ideal atau sama seperti yang lainnya. Ada penulis anak Akhmali Fadil yang bercerita bahwa ia menemukan apa yang membuatnya bahagia dengan menonton film dan anime, bermain game dan membaca novel serta manga karena itu semua dapat membuatnya melupakan masa lalunya yang kelam.

Saya tersadar, apakah kondisi anak di rumah benar-benar bahagia? Untuk memastikannya saya harus melihat tanpa ada hal yang tidak menyenangkan atau mereka sembunyikan.

Ada banyak ketulusan terpancar dari setiap pilihan kata di buku mungil padat isi ini. Dengan tulus penulis Nadine yang masih berusia 8 tahun menulis,

“Bahagia itu bukan hanya senang sendiri, tetapi bagaimana membuat orang lain juga ikut bahagia. Allah akan mencatat apa yang kita lakukan. Jadi, kita bisa bahagia dengan membantu orang lain juga,” katanya.

Penulis buku pemula ini berkumpul dalam kelas menulis bareng (nubar) khusus anak-anak. Sebuah penerbit ternama menjadi sebuah wadah penerbitan yang membuka kesempatan bagi mereka untuk memiliki buku.

Kelas menulis anak ini bebas bercerita tanpa ditentukan aturan-aturan yang mengikat layaknya penulis dewasa.

Ada juga yang menuangkan satu halaman. Ya tidak masalah. Meskipun demikian antologi cerita ini padat isinya. Memuat 30 cerita dari 30 penulis anak dengan usia, latar, gaya menulis yang berbeda-beda.

Dekatkan Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat Desa, dr Intan Zani Luqyiana Buka Praktek Mandiri

Meskipun ditulis anak-anak, ada banyak sharing bermanfaat di buku ini bagi orang dewasa sekalipun. Seperti penulis Marisska yang memaparkan cara membuat camilan sederhana boba. Lengkap dengan cara penyajian dan cara meminum boba yang unik. Luar biasa kreatif ya.

Ada juga cerita penulis anak bernama pena ZTborg yang sukses membuat saya tertawa sekaligus terperangah dengan gaya ceritanya yang lucu dan penuh imajinasi ala anak-anak. Dengan kocak ia menyebut mamanya “speaker” karena membangunkannya untuk salat subuh Ketika ia ketahuan mamanya bermain game di laptop, ia menulis, “… ugh … kena deh, kakiku dicium mesra penebah Mama.”.Sangat khas anak-anak yang kadang jahil dan sedikit bandel.

Gimana? Jadi makin penasaran kan ingin membaca keseluruhan isi buku “Kids Story! Ini Caraku Bahagia!”?

*)Ditulis oleh Diah Octivita Dwi Purwanti, S.Kom., seorang Ibu Rumah Tangga yang membangun Bisnis sekaligus menjadi penulis lepas dari rumah, dan peserta Kelas Artikel Listicle Ramadhan Bestie_belajar nulis cerita fiksi bit.ly/Sariagustia.***

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version