17 April 2026 19:44

Ilustrasi Menabung Demi Keinginan/Design by canva

OPINIJATENG.COM-Di sudut kota kecil, ada seorang anak bernama Nuga. Ia tidak seperti yang lain. Ia gemar menabung dari hasil jualannya. Nuga Ingin membeli sepeda yang diinginkannya. Meskipun sering diejek oleh teman-temannya, Nuga tidak peduli. Ia tetap menabung agar tercapai keinginannya.

Ilustrasi Menabung Demi Keinginan/Design by canva

“Nuga, sudah siap untuk berangkat ke sekolah?” kata Ibu sambil menyusun jualan gorengannya.

“Ya, Bu. Apakah jualan hari ini sudah siap untuk Nuga bawa?” kata Nuga sambil memeriksa tas sekolahnya.

“Sudah, Sayang. Ibu sudah menghitung semuanya. Ibu yakin hari ini akan menjadi hari yang baik untuk berjualan,” kata Ibu.

“Baik, Bu. Ayo, mari kita berangkat sebelum bel masuk berbunyi,” kata Nuga.

“Ibu jangan khawatir, aku akan menjaga jualan kita dengan baik” kata Nuga meyakinkan ibunya.

“Iya, Sayang. Ibu tahu kamu akan melakukannya. Ayo, kita berangkat, Nak. Semoga Allah memberkati usaha kita hari ini,” kata Ibu.

“Amin,” kata Nuga.

Ilustrasi Menabung Demi Keinginan/Design by canva

Akhirnya Nuga sampai di sekolah dengan selamat, sebelum masuk sekolah Nuga berjualan terlebih dahulu.

Ilustrasi Menabung Demi Keinginan/Design by canva

Saat Nuga berjualan, tiba-tiba datanglah Rian dan Doni.

“Kamu ngapain, sih, tiap hari jualan.  Emangnya uang hasil dagangan gini bisa buat apa?” kata Doni sambil mengejek Nuga.

“Iya, nih, emang kamu mau beli rumah?” kata Rian ikut mengejek.

“Uang hasil dagangan ini akan aku tabung untuk membeli barang yang aku inginkan.” Kata Nuga.

Ilustrasi Menabung Demi Keinginan/Design by canva

Bel sekolah pun berbunyi. Doni dan Rian bergegas untuk segera masuk ke kelas, begitupun dengan Nuga. Ia sambil membereskan dagangan lalu bergegas masuk ke kelas.

Ilustrasi Menabung Demi Keinginan/Design by canva

Akhirnya Nuga membeli sepeda yang diinginkan untuk berangkat ke sekolah setelah menabung beberapa waktu dari hasil berjualan.

“Bu, Nuga boleh minta sesuatu?” kata Nuga.

“Boleh dong, Sayang. Nuga ingin apa?” kata Ibu.

“Nuga kan sudah menabung lama dari hasil berjualan, dan sekarang Nuga ingin membeli sepeda baru, Bu, untuk ke sekolah” kata Nuga.

“Ibu bangga karena Nuga rajin menabung. Tapi, sebelum membeli, sebaiknya kita periksa dulu bersama. Apakah uangmu cukup untuk membeli sepeda yang kamu inginkan,” kata Ibu.

“Bu, Nuga sudah periksa lagi uang tabungannya dan uangnya cukup untuk membeli sepeda itu,” kata Nuga sambil menunjukkan celengan yang terbuat dari kaleng.

“Baik, Nak. Kalau begitu, ayo kita ke toko sepeda besok,” kata Ibu.

“Yey! Terima kasih banyak, Bu!” kata Nuga bersemangat.

“Sama-sama, Sayang. Ibu juga senang bisa membantu Nuga mewujudkan mimpi” kata Ibu.

Ilustrasi Menabung Demi Keinginan/Design by canva

Akhirnya Nuga bisa berangkat sekolah dengan mengendarai sepeda barunya tanpa harus lelah berjalan kaki sambil membawa dagangannya. Dari cerita Nuga dapat diambil pelajaran bahwa segala sesuatu dapat tercapai dengan usaha yang sungguh-sungguh dan gigih.***

*) Ditulis oleh Dwi Masithoh Nur.K.S, Hepy Yista Adeliya, Nabila Salima Azzahro, Martha Sukma Wijaya, Mei Lani Putri, mahasiswa S1 PGSD Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

 

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version