18 April 2026 06:28

Puncak Festival Aksimu Keren II, Inilah 6 Finalis Jenjang SMP Tahun 2024

0
WhatsApp Image 2024-10-09 at 10.18.28

Doko Harwanto, Kepala Bidang Sekolah Menengah menyampaikan laporan dalam acara Puncak Aksimu Keren II pada Rabu, 9 Oktober 2024 di Aula Ki Hajar Dewantara Dindikpora Kabupaten Banjarnegara/Riva07

OPINIJATENG.COM-Rabu, 9 Oktober 2024 gelaran Puncak Festival Aksimu Keren Jenjang SMP tahun 2024 Kabupaten Banjarnegara digelar dengan penuh kemeriahan.

Acara yang diselenggarakan di Aula Ki Hajar Dewantara Dindikpora Kabupaten Banjarnegara ini dihadiri oleh 150 peserta dan undangan yang terdiri dari Komisi 4 DPRD Banjarnegara, Wali Wilayah BBPMP Provinsi Jawa Tengah untuk Kabupaten Banjarnegara, serta peserta dari unsur Kepala SMP, Sekolah Penggerak, perwakilan Pengajar Praktik dan Guru Penggerak.

Aksimu Keren akronim dari Anugerah Kinerja Satuan Pendidikan Inspiratif, Bermutu dan Kembangkan Ke Rekanmu tahun 2024 merupakan gelaran kedua kalinya, setelah sukses di tahun 2023.

“Puncak Festival Aksimu Keren II kali ini mengangkat tema iklim keamanan sekolah dan gerakan sekolah sehat,” ujar Kepala Bidang Sekolah Menengah, Doko Harwanto, S.Pd, S.E, M.M, M.Pd.

Doko menjelaskan bahwa kegiatan dimulai dari tahapan sosialisasi kepada kepada kepala sekolah SMP se-Kabupaten Banjarnegara, dilanjutkan pendampingan oleh pengawas. Selanjutnya peserta melaksanakan aksi keren di sekolah masing-masing yang wajib didokumentasikan dalam bentuk portofolio.

Terkumpul 15 portofolio terbaik dan berhak mengikuti visitasi, yang nantinya mengerucut sampai terpilih 6 finalis untuk tampil memaparkan praktik baik aksi keren.

Berikut enam sekolah finalis Aksimu Keren II :

  • SMP Negeri 1 Pejawaran
  • SMP Negeri 1 Banjarnegara
  • SMP Negeri 4 Satap Bawang
  • SMP Negeri 3 Pagedongan
  • SMP Negeri 1 Batur
  • SMP Negeri 1 Bawang

Keenam finalis wajib memaparkan aksi kerennya pada Puncak Festival Aksimu Keren Jenjang SMP Tahun 2024.

“Semua finalis adalah juara, mereka telah mampu menunjukkan aksi keren di sekolah sehingga berdampak bagi lingkungan,” pungkas Doko.***

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version