OPINIJATENG.COM – Seri pamungkas World Supersport (WSSP) 2026 menjadi kesempatan penting bagi Aldi Satya Mahendra untuk memperbaiki posisi di klasemen akhir. Pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia tersebut kembali ke Sirkuit Jerez, Spanyol, dengan membawa kenangan manis saat memastikan gelar juara dunia World Supersport 300 pada 2024.
Misi ini datang setelah hasil kurang memuaskan di Estoril, Portugal. Meski gagal membawa pulang poin dari balapan terakhir, pembalap asal Yogyakarta itu masih memiliki kesempatan untuk menutup musim dengan hasil lebih baik.
Jerez pun bukan sekadar tempat untuk mengakhiri kompetisi. Sirkuit tersebut menyimpan catatan bersejarah yang diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi Aldi untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya.
Gagal Raih Poin di Estoril, Aldi Sempat Dekati Podium
Perjalanan Aldi di putaran ke-11 World Supersport 2026 tidak berjalan mulus. Pada Race 1, ia memulai balapan dari posisi ke-23 dan harus berjuang melewati persaingan di barisan tengah. Hasilnya, Aldi menyelesaikan lomba di urutan ke-16.
Pada Race 2, performanya sempat menunjukkan perkembangan positif. Mengawali balapan dari posisi ke-23, rider AS BLU CRU Racing Team itu mampu naik ke urutan ke-12, bahkan menembus posisi ke-10.
Balapan sempat dihentikan setelah terjadi kecelakaan yang membuat bendera merah dikibarkan. Ketika start diulang, Aldi memulai dari posisi ke-10 dan tampil kompetitif dalam perebutan posisi depan.
Ia bahkan berhasil mencapai posisi kedua. Sayangnya, saat balapan tersisa dua lap, Aldi terjatuh dan tidak dapat melanjutkan perlombaan atau Did Not Finish (DNF).
Hasil tersebut membuatnya gagal memperoleh poin di Estoril. Karena itu, seri terakhir di Jerez menjadi kesempatan untuk membayar kegagalan tersebut melalui performa yang lebih konsisten.
Kenangan Juara Dunia 2024 Jadi Suntikan Motivasi
Ada alasan mengapa Jerez memiliki arti khusus bagi Aldi Satya Mahendra. Pada 2024, ia memastikan gelar juara dunia World Supersport 300 di sirkuit tersebut.
Prestasi itu menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan kariernya di dunia balap internasional. Pada tahun yang sama, Aldi juga mencatatkan prestasi dalam FIM Intercontinental Games (FIM ICG), dengan meraih penghargaan Best Male Winner dan Best Individual Performance Supersport 300 di Jerez.
Namun, Aldi tidak mengikuti balapan World Supersport 2025 di Jerez karena masih menjalani pemulihan cedera.
Kini, ia kembali ke lintasan yang pernah menjadi saksi keberhasilannya. Pengalaman tersebut diharapkan membantu Aldi menjaga kepercayaan diri sekaligus menghadapi tekanan pada seri penutup musim 2026.
Aldi Bidik Tambahan Poin di Seri Terakhir
Aldi menyadari balapan di Jerez menjadi kesempatan penting untuk memperbaiki hasil musim ini. Ia ingin memaksimalkan performa dan menyelesaikan kompetisi dengan fokus penuh.
Kembalinya ke Jerez juga memberikan perasaan positif karena memiliki kenangan bersejarah di sirkuit tersebut. Meski demikian, hasil akhir tetap bergantung pada performa saat balapan dan kemampuannya menjaga konsistensi di lintasan.
Masih di Posisi ke-12, Aldi Berpeluang Perbaiki Klasemen
Menjelang seri terakhir, Aldi berada di peringkat ke-12 klasemen sementara World Supersport 2026 dengan koleksi 132 poin.
Satu seri tersisa membuka peluang baginya untuk menambah angka sekaligus memperbaiki posisi akhir. Oleh sebab itu, setiap sesi di Jerez akan menjadi bagian penting dari persiapannya menghadapi balapan.
Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, menyampaikan bahwa Aldi bersama tim telah melakukan sejumlah perubahan sepanjang musim untuk meningkatkan performa.
Menurutnya, seri terakhir bisa dimanfaatkan untuk mengejar hasil yang lebih baik dan tambahan poin signifikan. Kenangan Aldi saat menjadi juara dunia World Supersport 300 di Jerez pada 2024 juga diharapkan menjadi motivasi tambahan.
Jadwal World Supersport 2026 di Jerez, Spanyol
Bagi penggemar balap motor yang ingin mengikuti perjuangan Aldi Satya Mahendra, berikut jadwal seri ke-12 World Supersport 2026 berdasarkan informasi yang tersedia.
Jumat, 16 Oktober 2026
- Free Practice: 16.35–17.15 WIB
- Superpole: 21.00–21.40 WIB
Sabtu, 17 Oktober 2026
- Race 1: 19.00 WIB
Minggu, 18 Oktober 2026
- Race 2: 19.00 WIB
Seluruh jadwal di atas menggunakan Waktu Indonesia Barat (WIB). Penggemar dapat menjadikan jadwal tersebut sebagai panduan untuk mengikuti rangkaian balapan, sembari memantau pembaruan resmi apabila terdapat perubahan waktu.
Mampukah Aldi Menutup Musim dengan Hasil Manis?
Seri terakhir di Jerez menjadi ujian sekaligus peluang bagi Aldi Satya Mahendra. Setelah gagal meraih poin di Estoril, ia membutuhkan penampilan yang lebih konsisten untuk mengakhiri World Supersport 2026 dengan hasil positif.
Modal kenangan juara dunia 2024 bisa menjadi penyemangat, tetapi persaingan di lintasan tetap menuntut fokus, strategi, dan kemampuan menjaga motor hingga garis finis.
Kini, perhatian penggemar balap Indonesia tertuju pada akhir pekan di Jerez. Mampukah Aldi mengulang performa impresifnya dan membawa pulang tambahan poin untuk memperbaiki posisi di klasemen akhir?


