By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Refleksi Pemikiran Ki Hajar Dewantara
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Pendidikan

Refleksi Pemikiran Ki Hajar Dewantara

Marzy Kris
Last updated: 2 Juni 2022 08:58 08:58
By Marzy Kris
3 Min Read
Share
Sumarsi, S.Pd.SD, M.Si
SHARE

OPINIJATENG.COM-Bicara tentang pendidikan, tak terlepas dari Ki Hajar Dewantara. Kita tentu sudah mengenal tiga ajarannya ” ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani”. Ketiga ajaran tersebut mengandung arti di depan memberi contoh, di tengah memberi semangat, dan di belakang memberikan dorongan. Budi pekerti itu kemudian mengakar dan menjadi ruh pada pendidikan kita.

Akar dari pendidikan Ki Hajar Dewantara adalah menempatkan kemerdekaan sebagai syarat dan tujuan membentuk kepribadian. Menurut Ki Hajar Dewantara, pendidikan tidak boleh dimaknai sebagai paksaan. Beliau menginginkan peserta didik harus mengunakan dasar tertib dan damai, tata tenteram dan kelangsungan kehidupan batin, kecintaan pada tanah air menjadi prioritas. Ketetapan pikiran dan batin itulah yang akan menentukan kualitas seseorang.

Awalnya penulis beranggapan tugas guru sebatas mengajarkan berbagai ilmu pengetahuan. Guru juga menyamaratakan kemampuan siswa dan tidak memetakan mereka sesuai karakter siswa. Hal tersebut ternyata tidak sesuai dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara yang menyatakan pendidikan itu menuntun segala kekuatan kodrat pada anak-anak agar dapat mencapai keselamatan dan kebahagian setinggi-tingginya, baik sebagai manusia maupun anggota masyarakat.

Manusia merdeka adalah manusia yang hidupnya lahir dan batin tidak bergantung pada orang lain, akan tetapi bersandar pada kekuatan sendiri. Maksud dari pengajaran dan pendidikan yang berguna untuk perikehidupan bersama ialah memerdekakan manusia sebagai bagian dari persatuan.

Lebih lanjut menurut Ki Hajar Dewantara, anak lahir dengan kekuatan kodrat yang masih samar-samar. Tujuan pendidikan adalah menuntun anak untuk menebalkan garis samar-samar agar dapat diperbaiki lakunya untuk menjadi manusia seutuhnya. Pemikiran tersebut membuat penulis sadar bahwa anak bukanlah kertas kosong yang bisa digambar sesuai keinginan orang dewasa. Namun, pendidikanlah yang menebalkan laku anak.

Hal yang dapat penulis terapkan yang mencerminkan pemikiran Ki Hajar Dewantara adalah menuntun siswa sesuai dengan bakat, minat, dan karakter siswa. Penerapan pendidikan yang berhamba pada anak dan berpusat pada murid. Pendidik ibarat seorang petani. Anak-anak seperti biji jagung yang disemai. Bibit jagung itu akan tumbuh dengan baik karena perhatian dan perawatan dari petani.

Guru dan siswa akan berkolaborasi menginisiasi kedalaman spiritual, intelektual, dan sosial untuk mencapai keselamatan dan kebahagiaan sebagai manusia.***

*) Sumarsi, S,Pd.SD, M.Si , guru dan penulis buku yang saat ini mengikuti Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 5 dari Kabupaten Banjarnegara.

You Might Also Like

Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 6 Halaman 103, 104, 105 Pembelajaran 5 Sub Tema 2 Usaha di Sekitarku
Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 6 Halaman 47, 48, 49, 50 Pembelajaran 1 Sub Tema 2 Membangun Masyarakat Sejahtera
Wakil Dubes Kairo di Ponpes Fadhlul Fadhlan Semarang: Masalah Rumit Bisa Diselesaikan dengan Ini
Inilah Isi Pidato Sambutan Menteri Agama di Hari Santri Nasional 2021, Tema: Siaga Jiwa Raga
Kunci Jawaban Tema 4 Kelas 2 SD Halaman 30, 31, 33 Pembelajaran 4 Sub Tema 1 Hidup Bersih dan Sehat di Rumah
TAGGED:Ki Hajar Dewantarapemikiranrefleksi
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Banjir / Dokumen Pribadi Kisah Ibu Masri yang Berduka, Banjir Rob Menghantam Habis Rumahnya
Next Article Indonesia Darurat Kecelakaan Lalu Lintas, Pemerintah Diminta Cari Solusi yang Tepat
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Azzahra, Pramuka Garuda SMA Negeri 1 Banjarnegara: Sang Juara Eagle Scout Penegak Putri 2026,
Banjarnegara Jateng
Zulfikar Al Habsy, Sosok Pemuda Inspiratif Banjarnegara Lolos Paskibraka Provinsi Jawa Tengah
Pendidikan
Pramuka Garuda Penegak SMA Negeri 1 Banjarnegara Bersiap Diri dalam Lomba ESA Tingkat Provinsi Jawa Tengah
News
68 Peserta Resmi Ikuti Pradana Wiyata Permadani Banjarnegara Angkatan XIII
Banjarnegara
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?