By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Inflasi dan Rencana Kenaikan Harga BBM Bersubsidi – 2 (besambung)
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Ekonomi

Inflasi dan Rencana Kenaikan Harga BBM Bersubsidi – 2 (besambung)

Dwi Widiyastuti
Last updated: 2 September 2022 20:06 20:06
By Dwi Widiyastuti
4 Min Read
Share
Pengaruh kebijakan kenaikan harga BBM tahun 2005 terhadap inflasi tahunan saat itu
SHARE

OPINIJATENG.COM – Keputusan kapan menaikkan dan berapa besaran kenaikan yang akan diberlakukan, presiden memerintahkan dan menunggu hasil perhitungan yang cermat oleh para pembantunya dengan memperhatikan segala aspeknya.

Salah satu sebagai pertimbangan dalam memutuskan adalah seberapa besar dampaknya terhadap besaran inflasi yang akan terjadi.

Menurut Tri Karjono, diketahui bahwa BBM merupakan komoditas administered price yang secara langsung mempunyai andil yang cukup tinggi terhadap fluktuasi besaran inflasi, karena begitu tingginya bagian biaya yang harus dikeluarkan masyarakat dari seluruh kebutuhannya. Belum lagi dampaknya secara berantai sehingga mengakibatkan kenaikan pada komoditas lain.

Inflasi dan Rencana Kenaikan Harga BBM Bersubsidi – 1 (bersambung)

Pengalaman memperlihatkan bahwa ketika terjadi kenaikan harga BBM pada tahun 2005 utamanya premium saat itu sebesar 87,5 persen dan solar sebesar 104,8 persen mampu mendongkrak inflasi tahunan (yoy) sebesar 2,67 kali lipat dari tahun sebelumnya.

Dimana inflasi tahunan tahun sebelumnya sebesar 6,40 persen naik cukup tinggi menjadi 17,11 persen pada tahun 2005.

Bahkan dampaknya terhadap persentase penduduk miskin saat itu meningkat 1,78 persen dari 15,97 menjadi 17,75 persen.  Walau pada kenaikan BBM setelahnya yaitu pada Juni 2013 dan November 2014 tidak menunjukkan dampak secara signifikan terhadap inflasi.

“Tentunya ini karena disamping kenaikan yang terjadi tidak se-ekstrim tahun 2005, juga pemerintah telah belajar dari kondisi kenaikan harga BBM sebelumnya tersebut dengan menyiapkan berbagai program untuk meredamnya,” jelasnya.

Disisi lain keputusan pemerintah untuk seakan mengulur waktu penetapan dengan alasan harus mengkalkulasi secara cermat dan mempertimbangkan seminimal mungkin dampak yang terjadi justru berpotensi menimbulkan spekulasi di masyarakat.

Dengan begitu para pelaku ekonomi akan berhati-hati untuk melepaskan barang dengan harga normal atau mengambil keuntungan dengan cara menunda melepaskan barang ke pasar. Alhasil kenaikan beberapa harga berpotensi memicu inflasi.

 

“Namun spekulasi yang mungkin terjadi itu sepertinya telah diantisipasi oleh pemerintah secara matang jauh-jauh hari,” ungkapnya lagi.

Siagakan Ratusan Personil, Polisi Siap Kawal Suporter Laga Persis Vs PSIS di Manahan

Tersedianya komoditas yang cukup dipasar dan intervensi kebijakan menurunkan harga beberapa komoditas, terutama kebutuhan pokok yang diperkirakan mampu memicu naiknya inflasi bulan Agustus yang secara tahunan telah menembus angka 4,69 persen pada bulan sebelumnya cukup ampuh.

Terbukti rilis BPS pada 1 September 2022 menunjukkan perkembangan indeks harga konsumen bulan Agustus 2022 mengalami penurunan atau deflasi sebesar 0,21 persen. Dari 90 kota SBH se Indonesia, 79 kota diantaranya terjadi deflasi, termasuk seluruh 6 kota di Jawa Tengah dan hanya 11 kota yang mengalami inflasi. Deflasi dipicu penurunan harga yang terjadi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau yang cukup tinggi yaitu 0,48 persen.

Beberapa komoditas seperti bawang merah, cabe dan minyak goreng yang beberapa bulan sebelumnya mengalami kenaikan dan sempat menimbulkan kegaduhan berhasil turun harga cukup signifikan oleh campur tangan pemerintah.

Sedangkan telur ayam yang terlihat belum mampu terkendalikan dengan baik. Deflasi yang terjadi pada bulan Agustus ini sedikit mampu menurunkan kumulatif inflasi tahun 2022 ini menjadi 3,63 persen dari sebelumnya yang telah mencapai 3,85 persen.

Demikian informasi tentang Inflasi dan Rencana Kenaikan Harga BBM Bersubsidi – 2 (besambung).***

You Might Also Like

Bangun Desa Cendekia, STITUSA dan ICMI Banjarnegara Bersinergi untuk Cerdaskan Masyarakat
Inflasi dan Rencana Kenaikan Harga BBM Bersubsidi – 1 (bersambung)
Bazar Sembako Murah SMP N 2 Madukara: Ringankan Beban Masyarakat Menjelang Lebaran
Tribelio Page dari Denny Santoso Adalah Paket Lengkap Penyokong Bisnis
PMK dan Inflasi Jelang Idul Adha Tak Surutkan Tingkat Konsumsi
TAGGED:inflasiRencana kenaikan BBM Bersubsidi
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Inflasi dan Rencana Kenaikan Harga BBM Bersubsidi – 1 (bersambung)
Next Article Inflasi dan Rencana Kenaikan Harga BBM Bersubsidi
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Naskah kuno terbuka dengan tulisan tangan tradisional dan ornamen berwarna emas, merah, serta biru.
Naskah Kuno Bukan Sekadar Peninggalan Masa Lalu, Ada Pengetahuan Nusantara yang Bisa Kita Gali Kembali
Jateng Khazanah
Ilustrasi prosesi pemotongan rambut anak dalam upacara tradisi ruwatan rambut gimbal dengan pakaian adat Jawa.
Bukan Sekadar Potong Rambut, Ruwatan Anak Gimbal Dieng Menyimpan Pesan tentang Identitas dan Kearifan Lokal
Jateng Khazanah
Ilustrasi Ratu Biku Gandasari mengenakan busana tradisional dan mahkota emas di tengah alam berlatar candi dan pegunungan.
Cerita Rakyat Terancam Dilupakan? Begini Cara Membuat Warisan Leluhur Kembali Dekat dengan Anak Muda
Jateng Khazanah
Empat siswa SMA berseragam putih bekerja sama mengerjakan tugas kelompok di meja kelas.
Remaja Tak Cukup Hanya Dinasehati, Mereka Juga Butuh Didengarkan
Health Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?