18 April 2026 01:49

Peran Ayah terhadap Karakter Anak, Kebahagiaannya Tergantung pada Keteladananmu

0
Peran Ayah Terhadap Karakter Anak, Kebahagiaannya Tergantung pada Keteladananmu

Peran Ayah Terhadap Karakter Anak, Kebahagiaannya Tergantung pada Keteladananmu / Canva

OPINIJATENG.COM – Peran Ayah terhadap karakter anak, kebahagiaannya tergantung pada keteladananmu.

Anak yang memiliki hubungan baik dengan ayahnya, akan memengaruhi pandangannya kepada sosok laki-laki yang akan menjadi teman hidupnya kelak. Kebahagiaannya tergantung pada keteladanan Ayah.

Seorang anak yang dekat dengan Ayah dan memiliki Ayah yang suportif akan tumbuh menjadi manusia yang kuat dan selalu berpikir positif karena peran Ayah akan memengaruhi karakter anak.

BACA JUGA : Malaikat Mendoakan Orang yang Ucapkan Amin setelah Imam Baca Al Fatihah

“Pernahkah kamu merasakan anak-anak yang pakai mobil, Ayah yang menyuci mobilnya.
Anak yang pakai mobil, Ayah yang bayar bensinnya,” ucap Ustaz Adi Hidayat pada laman youtube milik Gozali Sudirjo.

“Jika ini terjadi di dalam kehidupanmu maka jangan langsung menyalahkan anak dahulu.
Coba tanyakan kepada diri sendiri sesibuk apa sampai kamu melupakan perhatian pada anak. Sampai akhirnya anak tidak punya pesan dan kesan terhadap orang tuanya,” sambungnya.

Sesibuk apa pun seorang Ibrahim masih bisa menengok dan bermain dengan anaknya.
Di dalam Al Quran diabadikan, sesibuk apa pun seorang Ayah harus punya waktu untuk anaknya.

BACA JUGA : Kedengkian Melahap Kebajikan

Kenapa Ibu tidak disebutkan di dalam Al Quran interaksi dengan anak?

Kata para ulama tafsir: kalau anak dekat dengan Ibu itu sudah biasa karena tugas Ayah itu di luar mencari nafkah. Namun, Ayah yang dekat dengan anak itu luar biasa.

Apabila ada seorang anak yang tidak peka terhadap pekerjaan atau beban orang tuanya maka jangan cepat langsung menyalahkan anak.

Boleh jadi kamu yang terlampau sibuk sehingga tidak bisa memberikan perhatian kepada anaknya.

Terkadang seorang Ayah lupa untuk menyapa anaknya, memberikan senyum kepadanya, tiba-tiba pergi entah ke mana tidak ada kabar, sedangkan seorang anak menunggu di rumah dengan menggambar sesuatu, mengarang cerita lewat gambarnya, anak ingin setoran hapalan, akan tetapi seorang Ayah tidak peka terhadap anak.

BACA JUGA : Deny Kurniawati: Semoga Tulisan Saya menjadi Kebaikan dan Amal Jariah

Hal ini bisa mengakibatkan anak mencari perhatian di luar rumah. Kebut-kebutan di jalan, pakai narkoba, mabuk-mabukan atau melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan.

Pada hakikatnya yang diinginkan seorang anak hanyalah perhatian dari kedua orang tuanya.

Jika kamu sebagai orang tua telah memberikan perhatian yang begitu dalam akan terjadi derajat yang paling tinggi dalam hal kemanusiaan.(dikutip dari laman youtube milik Gozali Sudirjo)***

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version