7 Tips Belajar Puasa untuk Si Kecil, Kesayangan Ayah Bunda

7 Tips Belajar Puasa untuk Si Kecil, Kesayangan Ayah Bunda
OPINIJATENG.COM – Bulan Ramadhan kali ini bias jadi berbeda karena si kecil kesayangan Ayah Bunda ingin mulai belajar berpuasa atau Ayah Bunda ingin membiasakan anaknya berpuasa.
Umur berapa sih sebenarnya anak Ayah Bunda diperbolehkan berpuasa ?
Meski belum diwajibkan berpuasa, tidak salah kita mengajarkan anak berpuasa sejak kecil agar lebih siap saat nanti telah wajib berpuasa.
BACA JUGA: 5 Tips Semangat Belajar saat Bulan Ramadhan
Berikut ini 7 tips belajar puasa untuk si kecil kesayangan Ayah Bunda, seperti dilansir dari akun Instagram Warisan Gajah Mada.
1. Mulai Puasa 4 Jam
Tak mudah mengajari anak kecil menjalani ibadah puasa selama satu hari penuh.
Yuk agar anak tidak kaget, Ayah Bunda ajari mereka berpuasa secara bertahap.
Hal ini bisa dilakukan dengan berpuasa selama 4 jam terlebih dahulu.
Bagi si kecil yang baru pertama belajar berpuasa, ukuran jam ini dapat dipakai untuk menentukan jam berbukanya, yaitu 4 jam setelah sahur.
Jika sudah terbiasa, waktu puasa bisa ditambah hingga 6 sampai 7 jam, baru kemudian puasa penuh hingga Maghrib.
2. Awali dari puasa makanan kegemaran si kecil
Cara mengajarkan anak berpuasa juga bisa dimulai dengan puasa makanan yang digemari si kecil.
Pastikan nutrisi anak tetap tercukupi. Saat sahur, pilih makanan yang mengenyangkan. Saat berbuka, pilih makanan yang mengandung gula.
Pastikan asupan protein, sayur, dan buah tetap terpenuhi dan anak tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan atau minuman tinggi gula.
BACA JUGA: 7 Tips agar Aktivitas Belajar Tetap Aktif ketika Menjalankan Ibadah Puasa
3. Ajarkan si kecil berkegiatan selama puasa
Perlahan ajari si kecil mengenai manfaat, makna da kebaikan bulan Ramadhan agar si kecil paham mengapa ia harus berpuasa.
Kenalkan juga si kecil mengenai berbagai kebiasaan selama bulan agar ia lebih tertarik untuk belajar berpuasa.
4. Siapkan Makanan Kesukaannya untuk berbuka dan sahur
Dalam menjalankan ibadah puasa, hal terpenting yaitu momen berbuka puasa. Oleh karena itu, siapkan makanan kesukaan mereka ke dalam menu buka puasa.
Tujuannya untuk menumbuhkan semangat anak-anak, supaya mereka semakin termotivasi untuk bisa menyelesaikan puasanya selama satu hari penuh.
5. Kegiatan Ngabuburit Bahagia
Ngabuburit merupakan salah satu kebiasaan yang dilakukan oleh orang-orang. Ngabuburit merupakan aktivitas yang dilakukan pada sore hari sebelum waktu buka puasa tiba.
Tujuannya selain untuk menantikan buka puasa juga berfungsi sebagai pengalih perhatian.
Dengan menjalani ngabuburit, anak-anak akan teralihkan perhatiannya dari makanan dan minuman sebelum berbuka.
Sebagai contoh, ajaklah mereka jalan-jalan, melakukan suatu permainan yang seru, atau membaca Al-Qur’an.
6. Pendampingan yang Baik bagi Si Kecil
Biasanya, anak selalu mencontoh kebiasaan orangtuanya. Berikan pendampingan berupa dukungan agar mampu menyelesaikan ibadahnya.
BACA JUGA: Aktif selama Ramadhan: Bekerja, Urusan Rumah Tangga, Ibadah, Nomor 3 Jangan Lupa
7. Hadiah pada Hari Lebaran
Tips terakhir yaitu dengan memberikan mereka penghargaan atas puasa yang telah dijalani selama satu bulan penuh.
Memberi hadiah yang menjadi kesukaan mereka seperti, mainan baru, baju baru, atau yang lainnya ini agar mereka lebih termotivasi untuk belajar berpuasa lagi
Semoga Ayah Bunda mampu melatih anak berpuasa sejak dini karena merupakan kewajiban bagi setiap orang tua kepada anak-anak mereka.
Tidak perlu memaksa harus langsung bisa berpuasa, orangtua perlu sabar dalam bimbing anak berpuasa dan lakukan cara yang bertahap agar mereka menjadi terbiasa.
Ditulis oleh Idha Dwi Kusmawati, khalifah rumah tangga, penulis, peserta Kelas Artikel Listicle Ramadhan Bestie_belajar nulis cerita fiksi. Jika ingin belajar menulis fiksi dan bergabung kelas Bestie bisa menghubungi bit.ly/Sariagustia***
