By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Duduk Bersama, Solusi Relokasi Pasar MAJT Tenangkan Pedagang
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Jateng

Duduk Bersama, Solusi Relokasi Pasar MAJT Tenangkan Pedagang

Dwi Widiyastuti
Last updated: 1 Desember 2022 21:23 21:23
By Dwi Widiyastuti
5 Min Read
Share
Semua pihak bisa duduk bersama, berembug dengan niat baik untuk memakmurkan umat atau rakyat Kota Semarang
SHARE

OPINIJATENG.COM  – Rencana pembongkaran bangunan di Pasar Relokasi MAJT oleh Satpol PP Kota Semarang sebaiknya diselesaikan dengan duduk bersama.

Solusi terbaik relokasi pasar MAJT diharapkan para pedagang agar tenang mencari rejeki.

Masalah tersebut mengusik para sesepuh dan pengelola Masjid Agung Jateng angkat bicara.

BACA JUGA: Tolak Dipindah, Ratusan Pedagang Pasar Relokasi MAJT Gelar Istighotsah

Sesepuh PP MAJT, Dr KH Ahmad Darodji, Prof Dr Noor Ahmad MA,  KH Ali Mufiz, Ketua Yayasan Nadir Masjid Agung Kauman, Khamad Maksum, KH Ahyani, dan Istajib sepakat persoalan pasar relokasi Johar di MAJT sebaiknya diselesaikan secara baik-baik.

Sesepuh MAJT, KH Ahmad Darodji berpendapat, penyelesaian persoalan bekas pasar relokasi Johar di MAJT jangan berlarut-larut. Sebaiknya diselesaikan secara baik-baik.

Semua pihak bisa duduk bersama, berembug dengan niat baik untuk memakmurkan umat atau rakyat Kota Semarang.

‘’Sebaiknya dirembug dengan baik, niatnya sejahterakan rakyat Semarang. Pemkot dan MAJT, bisa duduk bareng, Alfatehah bareng, penak kok,’’ saran KH Darodji yang juga Ketua Umum MUI Jawa Tengah itu kepada wartawan di MAJT, Kamis (1/12).

Dengan begitu, lanjut dia, sebetulnya tak perlu ada ancaman untuk membongkar bangunan bekas pasar relokasi itu. Kedua belah pihak bisa berembug, misalnya masalah retribusi, pajak, dan sebagainya. Karena pada akhirnya retribusi dan pajak juga untuk rakyat Semarang.

‘’Hati nuraninya bicaralah, pedagang itu rakyat Kota Semarang juga. Tinggal dibicarakan saja, MAJT dan Pemkot,’’ kata Ahmad Darodji sambil menegaskan bahwa uang yang masuk tidak pernah masuk ke kantong pengurus.

‘’Pendapatan yang masuk tidak masuk ke saku pengurus satu sen pun, semua untuk umat, dan warga Kota Semarang juga,’’ tambah dia.

KH Ahmad Darodji bercerita bahwa lahan untuk pasar relokasi tersebut dulu disiapkan untuk pasar induk yang akan dibangun MAJT sejak zaman Gubernur Bibit Waluyo. Kemudian dipinjamkan MAJT kepada Pemkot untuk lahan relokasi pasar Johar yang terbakar.

‘’Waktu itu pejabat wali kota, Pak Taviv. Beliau bingung ngundang saya sebagai seorang pembina di MAJT. Saya katakan bisa gunakan lahan yang direncanakan untuk pasar induk,’’ ujar dia.

Jadi sebetulnya, kata Ahmad Darodji, Pemkot Semarang ‘’punya utang’’ sama MAJT. Pertama perpindahan pasar, dari semula, kemudian menyewa. Juga penyelesaian Jalan Jolotundo di sebelah selatan MAJT yang dulu juga sempat bermasalah.

‘’Oleh karena itu sebaiknya ingat sejarah, yaitu sejarahnya dulu Pejabat Wali Kota Taviv minta kepada MAJT agar tanah masjid bisa dipakai,’’ tandasnya.

Saat itu, lanjut dia, MAJT kasihan kalau pedagang Pasar Johar sampai tidak berjualan karena kebakaran. Sekarang ini pasar Johar sudah dibangun. Sebagian pedagang ada yang sudah pindah dan ada yang tetap ingin bertahan di tanah relokasi.

Ketua PP MAJT, Prof Dr KH Noor Ahmad MA menambahkan, tanah milik bondo masjid Agung Kauman yang sampai saat ini dipakai untuk menampung pedagang relokasi sejak awal telah disepakati oleh Pemkot untuk disewa. Rancangan awalnya, memang di atas tanah itu rencananya akan didirikan pasar induk oleh MAJT.

”Kesepakatan waktu itu semata-mata ketulusan untuk membantu pedagang yang kehilangan tempat berjualan di Johar akibat kebakaran, walaupun pada saat itu sudah banyak investor yang masuk, tetapi kita prioritaskan menampung pedagang,” ujar Noor Ahmad.

Sementara itu KH Ali Mufiz mengatakan, tanah wakaf yang ditempati pasar relokasi kata kuncinya bahwa semula semata-mata untuk kemaslahatan umat. Karena pada waktu itu terjadi musibah, maka ada kebaikan masjid untuk merelakan tanah milik masjid dipakai untuk berjualan pedagang.

BACA JUGA: Menuju Indonesia Bebas Narkoba, Ganas Annar MUI Jateng Dipercaya Gelar Rakornas

”Ketika Pasar Johar terbakar pada tahun 2015, Kepala Kemenag Kota Semarang menghubungi saya, bahwa ada kesulitan mencari lokasi pedagang untuk berjualan sementara. Karena betapa kacaunya jika pada waktu itu para pedagang tidak mendaat tempat, pasti berserakan di mana-mana,” ujar Ali Mufiz.

Pengurus MAJT, H Istajib AS menambahkan, dalam rapat di Pemkot yang diundang Disperindag Kota Semarang dan dihadiri Satpol PP Kota Semarang pada tanggal 1 September dan 2 September telah menyepakati beberapa poin, di antaranya pedagang boleh memilih di Johar Relokasi atau milih Johar Kauman ,tanpa ada paksaan, pedagang boleh berjualan di Johar dan  jualan di relokasi MAJT, dan poin penting sepakat Pemkot tidak akan membongkar Pasar Johar Relokasi .

”Bebeberapa kesepakatan itu dihadiri Kepala Satpol PP dan Disperindag Kota Semarang, salah satunya Pemkot tidak akan membongkar pasar Johar relokasi di MAJT. Pada saat rapat, dari pihak yayasan nadir masjid Agung hadir saya sendiri, Gus Khamad Maksum, dan Gus Iwan Cahyono,” tegas Istajib.

Demikian informasi tentang duduk bersama, solusi relokasi pasar MAJT tenangkan pedagang.***

You Might Also Like

Polisi: Untuk Penyidikan Tahap Dua, Tersangka Pengrusakan Fasilitas PT Pajitex Pekalongan Ditahan
Naik Odong-Odong, Menparekraf Sandiaga Uno Berkunjung ke Desa Wisata Cikakak
Ahli Waris Ki Nartosabdho Menerima Hak Cipta Lagu Kudangan dari Kakanwil Kumham Jateng
Polres Pemalang Perketat Prokes Objek Wisata, Jelang Libur Nataru
Juara STQ di Sofifi Terima Bonus dari Gubernur,Wagub Jadi Ketua LPTQ Jateng
TAGGED:duduk bersamapedagangrelokasi pasar MAJT
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Tolak Dipindah, Ratusan Pedagang Pasar Relokasi MAJT Gelar Istighotsah
Next Article Pelantikan Ketua DPC Peradi Semarang, Kairul Anwar Komandani 1.800 Advokat Se Jateng
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Ilustrasi fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik dengan bangunan industri dan cerobong di kawasan hijau.
Sampah Kota Bisa Jadi Listrik, tetapi Mengapa Kebiasaan Warga Tetap Menentukan?
Environment Jateng
Gajah Sumatra bertaring panjang berdiri di tengah hutan tropis yang rimbun.
Hutan Bukit Tigapuluh Bukan Sekadar Rumah Satwa, Masa Depan Masyarakat Juga Dipertaruhkan
Environment Jateng
Sampah plastik dan limbah rumah tangga menumpuk di sepanjang pantai hingga mencemari kawasan laut.
Laut Rusak, Siapa yang Paling Merasakan Dampaknya? Nasib Nelayan dan Masa Depan Pangan Indonesia
Environment Jateng
Seseorang membuang sisa makanan berupa kulit buah dan sayuran ke tempat sampah organik di dapur.
Sisa Makanan di Rumah Bisa Memperparah Krisis Iklim, Ini Cara Sederhana Menguranginya
Environment Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?