17 April 2026 18:40

50 Kaki Palsu Sudah Tersalurkan, Gowes Charity 1000K Jawa Bali Berakhir di Legian

0

OPINI JATENG – LEGIAN – BALI – Sudah 50 kaki palsu diserahkan kepada mereka yang berhak dan membutuhkan selama diadakan gowes charity. Hal itu diungkapkan Manager event Gowes Charity 1000K, Sinar Kumala dalam sambutan seremonial penyerahan kaki palsu di Legian, Bali, 4 Juni 2023.

Gowes Charity 1000K Jawa Bali (start Santika Cirebon, Jawa dan finish di Legian, Bali) ternayta membuat ketagihan. Sehingga tujuh goweser Komunitas Brompton Semarang (B024) ingin mengulang lagi.

Ketujuh goweser, yakni: Sinar, Suryadi, Lestari Wiyono, Ristanto, Dhonny Marco, Nugroho Dion, dan Renny Dhonny telah berhasil menyelesaikan Gowes Charity sejauh 1000 kilometer Jawa – Bali pada pukul 18.15 WITA di Legian Bali 3 Juni 2023.

BACA JUGA: Yafikhi Semarang Menerima Penyaluran Hewan Kurban

“Gowes charity 1000K nagihi (membuat ketagihan-red). Rasanya, ingin mengulang kembali,” kata Manager event, Sinar Kumala dalam sambutan seremonial penyerahan kaki palsu.

Sinar Kumala , manajer event sedang memberikan sambutan

Senin, 4 Juni 2023 pukul 10.00 WITA dilanjutkan seremoni penyerahan kaki palsu di Luber Coffee, Legian Bali. Setelah seremoni masing – masing penerima kaki palsu dilakukan fitting kaki palsu.

Gowes sejauh 1000K ini merupakan gowes charity untuk kaki palsu. Sejauh ini sudah ada 50 penerima bantuan kaki palsu yang didukung oleh Madinah Iman Wisata.

BACA JUGA:7 Warga Semarang Gowes 1000 KM Jawa Bali untuk Beramal Sumbang 50 Kaki Palsu Sepanjang Perjalanan

Penerima bantuan kaki palsu ini berasal dari Kendal , Semarang, Solo, Bali, dll. Dan masih ada beberapa pendaftar dari beberapa daerah yang saat ini sedang menunggu uluran tangan masyarakat.

Manager event, Sinar Kumala dalam sambutan seremoni penyerahaan kaki palsu menyampaikan bahwa Kaki palsu ini tidak dapat digunakan sepanjang waktu, tetapi harus dilakukan penggantian setelah pemakaian beberapa tahun, tergantung kondisi perkembangan kaki pengguna kaki palsu.

Ada yang dapat digunakan dalam waktu 3 tahun tetapi ada juga yang digunakan 1 tahun sudah harus ganti. Penerima kaki palsu ini berasal dari berbagai latar belakang ada anak usia 4 tahun yang membutuhkan kaki palsu sebelah kiri, ada penjual kopi sachet di terminal yang membutuhkan 2 kaki palsu, ada nenek yang amputasi karena sakit, dll.

BACA JUGA:Jalan Rusak Identik Lampung, Jambi, dan Sumut, Djoko Setijowarno: Angkutan Jenis Ini Jadi Salah Satu

Dari 50 orang penerima tersebut tidak ada yang tidak semangat untuk berkarya di tengah keterbatasanya.

Bahkan usia termuda pun ingin segera dapat sekolah. Ini yang membuat kami semangat untuk membantu mereka. Komunitas B024, insya Allah akan menyelenggarakan kegiatan serupa di masa yang akan datang.

Tim goweser dari kiri ke kanan Donny, Dion , Renny, Sinar, Ristanto, Suryadi dan Letari

Menurut Jojo, Founder Komunitas B 024 kegiatan ini merupakan kegiatan charity terbesar yang dilakukan oleh komunitas B 024, setelah kegiatan charity lainnya seperti pembagian nasi bungkus, beberapa kali pembagian sembako, dll.

BACA JUGA:Menanti Nyali untuk Benahi Regulasi Penyeberangan, Djoko Setijowarno: Agar Musibah Tak Lagi Terulang

Hal ini dibenarkan oleh Agus Dwi sebagai ketua komunitas B024. Ke depan Komunitas B 024 akan menyelenggarakan kegiatan charity kembali, sebagai wujud kepedulian komunitas kepada sesama tuturnya.

Kegiatan yang dilaksanakan mulai tanggal 27 Mei 2023 dari Santika Cirebon dan berakhir tanggal 3 Juni 2023 di Bali berkat kerja sama Sinar Bike Cycle, RS Wongsonegoro Semarang, yang melakukan check up untuk goweser sebelum melakukan kegiatan, Hotel Santika Grup, Madinah Iman Wisata, RS Murni Teguh Hospital yang melakukan pengawalan selama perjalanan dan check up setelah goweser mengakhiri tugas, e-bike dan pendukung yang lain.

BACA JUGA:Koruptor Siap-Siap Dimiskinkan! Surpres RUU Perampasan Aset Diteken Jokowi

Untuk kebaikan semuanya kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi – tingginya.

Mari bergerak Bersama karena bersepeda itu bukan hanya perkara sejauh mana jarak perjalanan yang bisa kita tempuh, tetapi lebih pada apa yang bisa kita berikan untuk sesama. Imbuh Sinar saat menutup wawancara.***

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version