17 April 2026 23:47

Selamat! Banjarnegara Bawa Pulang 5 Piala FTBI SMP Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024

0
rev

Kontingen Banjarnegara berhasil bawa pulang 5 piala dalam ajang FTBI SMP Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024/S_Marzy

OPINIJATENG.COM -Kabupaten Banjarnegara mengirimkan 14 siswa SMP untuk ikuti Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Jawa Tengah yang dilaksanakan pada tanggal 15-17 Oktober 2024 di Kabupaten Jepara.

Menurut Kabid SMP Dindikpora Kabupaten Banjarnegara, Doko Harwanto S.Pd, SE, MM, M.Pd, FTBI digelar dalam upaya menghidupkan, melestarikan, dan meningkatkan keterampilan dalam berbahasa daerah bagi peserta didik, pendidik, dan masyarakat di lingkungan pendidikan.

“Tahun ini adalah tahun ke-4 penyelenggaraan FTBI di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Banjarnegara mengikuti 7 cabang lomba yaitu membaca dan menulis aksara Jawa, mendongeng, pidato, menulis cerkak, membaca geguritan, nembang macapat, dan komedi Tunggal,” jelas Doko Harwanto.

FTBI merupakan agenda tahunan dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah yang diikuti oleh 490 peserta dari 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.

“FTBI tahun ini nampak setiap Kabupaten/Kota mempersiapkan dengan baik sehingga penampilan setiap kontingen sangat merata. Hal ini menjadikan kompetisi semakin ketat,” ujar Doko lagi.

Kontingen Banjarnegara berhasil meraih 5 (lima) piala dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) SMP tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024. Perolehan kelima kejuaraan tersebut meliputi:

  • Juara 2 Menulis cerkak Putri, Melati Kencana Putri (SMP 1 Karangkobar)
  • Juara 3 Menulis dan membaca aksara Jawa Putri, Ratna Putri Nabila (SMP 1 Banjarnegara)
  • Juara Harapan I Menulis cerkak Putra, Abizar Rahmat Setiadi (SMP 1 Banjarnegara)
  • Juara Harapan 2 Sesorah Putra, Zulfikar Al Habsy (SMP 1 Banjarnegara)
  • Juara Harapan 3 Menulis dan membaca aksara Jawa Putra, Wisnu Raya Suharto (SMP 1 Banjarnegara)

Teguh Riyanto, S.S, M.Si selaku koordinator menambahkan bahwa dalam pelaksanaannya, festival ini melibatkan partisipasi guru pendamping, pegiat bahasa daerah dan pemerintah daerah.

“Semoga kegiatan FTBI menjadi salah satu motivasi anak-anak untuk melestarikan Bahasa Jawa dan menjadikan pembiasaan berbahasa Jawa,” pungkasnya.***

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version