Sosialisasi Penguatan Gerakan Sekolah Sehat di Madukara, UKS Bukan Sekedar Program

Pembukaan oleh Plt. Camat Madukara dalam Kegiatan Sosialisasi Penguatan Gerakan Sekolah Sehat (GSS) di Madukara/Yunin-99
OPINIJATENG.COM-Pada hari ini, Jumat, 18 Oktober 2024 telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi penguatan Gerakan Sekolah Sehat (GSS) di Aula Kecamatan Madukara. Acara ini diselenggarakan oleh Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (TP UKS) Kecamatan Madukara dengan peserta yang terdiri dari kepala sekolah SD/MI dan SMP/MTs se-Kecamatan Madukara.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kapolsek Madukara dan Danramil Madukara. Acara dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Camat Madukara, Ertantho Arif, S.S., M.M.
“Shalat menjadi salah satu fondasi menangkal kenakalan anak dan remaja usia sekolah,” tegasnya saat membuka acara.
Beliau menekankan pentingnya menyeimbangkan aspek spiritual dan fisik dalam membangun karakter generasi muda.
Senada dengan Plt. Camat, Korwil Dikpora Kecamatan Madukara, Teguh Wibowo, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa GSS merupakan upaya komprehensif untuk meningkatkan kualitas hidup siswa, mencakup aspek gizi, fisik, imunisasi, jiwa, dan lingkungan. Ia juga menjelaskan mengenai fokus 5 sehat yang menjadi dasar GSS, yaitu sehat bergizi, sehat fisik, sehat imunisasi, sehat jiwa, dan sehat lingkungan.
“Dengan fokus pada kelima aspek ini, kita berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal,” imbuh Teguh.
Lebih lanjut, Ketua TP UKS Kecamatan Madukara, Suraji, S.Pd., mengajak seluruh sekolah untuk mengaktifkan kembali UKS.
“UKS bukan hanya sekadar program, tapi merupakan bagian integral dari sekolah yang sehat,” tegas Suraji.
Beliau mendorong agar sekolah-sekolah melibatkan siswa dalam kegiatan UKS, seperti menjadi dokter kecil, untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan sejak dini.
Sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi sekolah-sekolah di Kecamatan Madukara untuk berkomitmen mewujudkan lingkungan belajar yang sehat dan menyenangkan. Dengan begitu, siswa dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang berkualitas dan mampu menghadapi masa depan dengan penuh optimisme.***
