By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: PGRI Cabang Dawe Kabupaten Kudus Kunjungi Monumen Sulistiyo sebagai Ekspresi Terima Kasih
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Yayasan Sulistiyo

PGRI Cabang Dawe Kabupaten Kudus Kunjungi Monumen Sulistiyo sebagai Ekspresi Terima Kasih

Marzy Kris
Last updated: 27 Oktober 2024 19:26 19:26
By Marzy Kris
1 Min Read
Share
Heling Suhono, M.Pd. menyambut kehadiran rekan-rekan PGRI Cabang Dawe, Kabupaten Kudus/ A. Fanani
SHARE

OPINIJATENG.COM-PGRI Cabang Dawe Kabupaten Kudus berkunjung ke Monumen Dr. Sulistiyo pada Hari Minggu, 27 Oktober 2024 diikuti 50 peserta.

Ketua PGRI Cabang Dawe Masrikan, S.Pd., M.Pd. menerangkan bahwa kunjungan ini merupakan destinasi terakhir sebelum pulang ke Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.

“Kunjungan ke Monumen Dr. Sulistiyo merupakan ekspresi terima kasih jasa beliau,” ungkapnya.

“Kami ingin menjaga terus spirit Sulistiyo di hati kami,” terangnya.

PGRI Cabang Dawe, Kabupaten Kudus bersama Pengurus Yayasan Dr. Sulistiyo/ A. Fanani

Heling Suhono, M.Pd., Pengurus Yayasan Dr. Sulistiyo Pejuang Pendidikan menyambut kehadiran rekan-rekan PGRI Cabang Dawe, Kabupaten Kudus.

“Monumen Dr. Sulistiyo merupakan milik anggota PGRI semua sehingga rekan-rekan PGRI di manapun berada disambut hangat di sini,” jelasnya.

Kegiatan kunjungan ini diapresiasi positif oleh segenap Pengurus Yayasan Dr. Sulistiyo.

“Terima kasih rekan guru atas kehadiran ke tempat milik kita bersama, Monumen Dr. Sulistiyo,” ujar Suwandi.

Kunjungan ke Monumen Dr. Sulistiyo semoga menumbuhkan spirit Dr. Sulistiyo agar tetap terjaga.***

You Might Also Like

Menggali Spirit Sulistiyo, PGRI Cabang Dawe Kabupaten Kudus Lakukan Ini
PGRI Cabang Limbangan Kabupaten Kendal Gelar Ekspedisi ke Monumen Dr. Sulistiyo, Rujino: Solidkan Internal PGRI, Tangguh seperti Pak Lis
Refleksi Spirit Dr. Sulistiyo, Anggota PGRI Cabang Mayong Kabupaten Jepara Berkunjung ke Monumen
PGRI Cabang Rowosari Kabupaten Kendal Kunjungi Monumen Sulistiyo, Terima Kasih Atas Perjuangannya
PGRI Cabang Grobogan Berkunjung ke Monumen Dr. Sulistiyo, Simak Kegiatan yang Dilakukan
TAGGED:Monumen Dr. SulistiyoPGRI Cabang Dawe Kabupaten KudusSpirit Dr. Sulistiyo
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Sekda Banjarnegara Buka Lomba Senam Sehat Camat Rakit Cup, Ini Juaranya
Next Article Menggali Spirit Sulistiyo, PGRI Cabang Dawe Kabupaten Kudus Lakukan Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Ilustrasi pemuda dan tokoh acara memegang bola sepak di atas panggung dengan pertunjukan seni tradisional dan lampu warna-warni.
Bukan Sekadar Panggung Hiburan, Anak Muda Butuh Ruang untuk Mengubah Ide Menjadi Peluang
Jateng Ruang Ekspresi
Ilustrasi penari jaran kepang mengenakan kostum tradisional merah dan emas sambil menari dengan properti kuda kepang di panggung festival.
Festival Budaya Jangan Cuma Ramai Pengunjung, Seniman dan UMKM Juga Harus Diuntungkan
Jateng Ruang Ekspresi
Ilustrasi penari tradisional mengenakan hiasan kepala berwarna emas dan membawa selendang kuning dalam pertunjukan budaya.
Budaya Lokal Bukan Sekadar Tradisi, Ini Peluang Besar bagi Ekonomi Kreatif dan Generasi Muda
Culture Jateng
Ilustrasi parade Cap Go Meh dengan peserta berbaju merah mengarak hiasan ritual di bawah deretan lampion merah.
Cap Go Meh Bukan Sekadar Festival Lampion, Ada Jejak Akulturasi Budaya yang Hidup di Indonesia
Culture Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?