17 April 2026 17:43

SD Negeri 1 Linggasari Bentuk Karakter Religius Siswa dengan Dzikir Pagi Al Matsurat

0
WhatsApp Image 2025-02-01 at 11.43.51

SD Negeri 1 Linggasari Bentuk Karakter Religius Siswa dengan Dzikir Pagi Al Matsurat/S_Marzy

OPINIJATENG.COM – SD Negeri 1 Linggasari terus berinovasi dalam membentuk karakter religius siswa dengan menghadirkan program Dzikir Pagi Al Matsurat. Kegiatan ini dilakukan bersama-sama oleh guru dan siswa sebelum memulai pembelajaran, menciptakan suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan di lingkungan sekolah.

Program ini hadir sebagai bagian dari upaya sekolah dalam melatih siswa agar lebih dekat dengan Allah SWT serta membentuk kepribadian yang lebih agamis. Kepala SD Negeri 1 Linggasari, Filo Sofiana Putra Putra, M.Pd, menjelaskan bahwa program ini berangkat dari potensi besar sekolah yang belum sepenuhnya tergali.

“Saya menghadirkan program ini karena melihat mayoritas siswa belum terbiasa melakukan dzikir, baik dzikir pagi maupun dzikir setelah sholat. Kami ingin membangun kebiasaan baik ini sejak dini,” ungkap Filo.

Ia juga menegaskan bahwa dalam membentuk akhlak siswa yang baik, dibutuhkan motivasi serta contoh nyata dari para guru. Dengan begitu, diharapkan siswa semakin taat dalam kegiatan religi, yang nantinya berdampak pada perilaku dan sikap mereka sehari-hari.

Ketua Komite Sekolah, Sudarno, turut mengapresiasi program ini. Ia menyatakan kebanggaannya atas terselenggaranya Dzikir Pagi Al Matsurat di SD Negeri 1 Linggasari.

“Harapan kami, kegiatan ini dapat melatih siswa agar lebih taat dalam beribadah dan menjadi kontrol yang baik dalam sikap dan perilaku mereka,” ujar Sudarno.

Dukungan juga datang dari orang tua siswa serta masyarakat Desa Linggasari. Meilan Sulistiyo, salah satu wali murid, menyampaikan bahwa ia merasakan dampak positif dari kegiatan ini terhadap anak-anak mereka.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak sekolah. Di rumah, anak kami jadi lebih senang melakukan dzikir setelah sholat. Semoga program ini terus berlanjut demi membentuk karakter anak-anak yang lebih religius,” kata Meilan.

Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SD Negeri 1 Linggasari, Nofingah, S.Pd, mengungkapkan bahwa kegiatan ini telah berjalan selama lima bulan dan menjadi rutinitas harian di sekolah. Setiap pukul 07.00, para siswa secara mandiri duduk rapi di dalam kelas untuk berdzikir, dengan guru memastikan suasana tetap kondusif.

“Alhamdulillah, anak-anak senang dengan kegiatan ini. Mereka semakin disiplin dan menikmati setiap prosesnya,” ujar Nofingah.

Dengan dukungan penuh dari komite sekolah serta para orang tua, SD Negeri 1 Linggasari semakin termotivasi untuk terus menciptakan program-program edukatif yang berdampak positif bagi siswa, guru, dan lingkungan sekitar.***

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version