17 April 2026 23:35

Meriah! Dindikpora Banjarnegara Gelar Senam dan Festival Permainan Tradisional Sambut Hari Jadi ke-454

0
IMG-20250223-WA0006

OPINIJATENG.COM-Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-454 Kabupaten Banjarnegara, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Banjarnegara menggelar acara meriah berupa Senam Anak Indonesia Hebat dan Festival Permainan Tradisional. Kegiatan yang berlangsung di Alun-Alun Banjarnegara pada Minggu, 23 Februari 2025 ini juga menjadi bagian dari Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang bertujuan untuk menanamkan kebiasaan positif kepada anak-anak sejak usia dini.

Sejak pagi, ribuan siswa dari berbagai SD dan SMP di Kabupaten Banjarnegara telah memenuhi alun-alun dengan penuh semangat. Mereka hadir bersama guru, orang tua, dan masyarakat yang antusias menyaksikan serta mendukung acara ini. Kegiatan diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat, yang diikuti dengan penuh keceriaan oleh para siswa. Gerakan-gerakan senam yang dinamis dan menyenangkan membuat anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti irama musik yang ceria.

 

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara, Teguh Handoko, S.Sos, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong gaya hidup sehat, membangun kebersamaan, serta melestarikan permainan tradisional sebagai warisan budaya yang harus dijaga oleh generasi muda.

 

“Kami ingin menanamkan kebiasaan sehat dan aktif kepada anak-anak sejak dini. Dengan adanya kegiatan ini, anak-anak tidak hanya berolahraga bersama melalui senam, tetapi juga mengenal dan memainkan kembali permainan tradisional yang mungkin sudah jarang ditemui di era digital seperti sekarang,” ujarnya.

 

Setelah sesi senam yang berlangsung sekitar 30 menit, anak-anak kemudian diarahkan untuk makan bersama di Alun-Alun Banjarnegara. Kegiatan makan bersama ini menjadi salah satu bentuk implementasi dari Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang salah satunya adalah membiasakan pola makan sehat dan bergizi. Para siswa duduk berkelompok menikmati bekal mereka, berbagi cerita, serta membangun kebersamaan dan solidaritas di antara mereka.

 

Acara dilanjutkan dengan Festival Permainan Tradisional, yang menjadi puncak keseruan bagi anak-anak. Berbagai permainan tradisional khas Indonesia dimainkan secara berkelompok. Terdapat kelompok yang bermain gobak sodor, sebuah permainan yang mengandalkan strategi dan kecepatan untuk melewati penjagaan lawan. Di sudut lain, beberapa anak asyik melompat-lompat bermain engklek, permainan lompat kotak yang membutuhkan keseimbangan dan ketangkasan.

 

Tidak kalah seru, sekelompok anak tampak berusaha menyeimbangkan diri di atas egrang, permainan yang menguji ketangkasan berjalan menggunakan batangan bambu. Sementara itu, permainan bentengan juga menjadi favorit, di mana anak-anak berlari dengan penuh semangat untuk menyentuh “benteng” lawan dan memenangkan permainan.

 

Dengan adanya kegiatan Senam Anak Indonesia Hebat dan Festival Permainan Tradisional, diharapkan anak-anak Banjarnegara semakin termotivasi untuk menerapkan gaya hidup sehat, membangun interaksi sosial yang baik, serta terus melestarikan permainan tradisional sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.***

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version