18 April 2026 23:37

Zakat Profesi Guru Sangat Membantu Siswa Kurang Mampu

0
Zakat Profesi Guru
Zakat profesi dibagikan oleh Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali

OPINIJATENG.COM – BANJARNEGARA – Osef, siswa kelas 8 SMPN 1 Karangkobar tampak ceria masuk sekolah dengan sepatu barunya. Kini ia lebih bersemangat lagi menempuh ilmu di sekolah. Ia merupakan salah satu siswa penerima zakat profesi (Zapro) tri wulan 4 yang dibagikan oleh Wakil Bupati Wakhid Jumali pekan lalu.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur mendapat bantuan zakat profesi. Bisa saya gunakan untuk keperluan sekolah sehingga meringankan beban orang tua,“ ujar Osef, Jumat (25/4/2025) di SMPN 1 Karangkobar.

Zakat profesi para ASN guru Pendidikan Dasar (Dikdas) di Banjarnegara memang ditarik oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banjarnegara untuk kemudian ditasyarufkan melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara.

Total dana zakat profesi yang didistribusikan mencapai 39.700.000 rupiah. Rinciannya, 21.700.000 rupiah untuk 62 siswa SD, 18.000.000 rupiah untuk kategori siswa SMP dari Kecamatan Karangkobar, Wanayasa, Kalibening, dan Pandanarum.

Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali mengatakan bahwa pada dasarnya, tidak ada siswa yang tidak mampu, yang ada adalah siswa dari keluarga kurang mampu. Ia meyakinkan para siswa penerima zakat profesi bahwa setiap siswa mempunyai potensi masing-masing untuk bisa maju.

“Adanya bantuan dana zakat profesi ini diharapkan dapat menunjang pengembangan potensi siswa dalam meraih prestasi dan cita-citanya. Bapak ibu guru tidak hanya membersihkan harta dengan berzakat, namun juga sudah membantu putra-putrinya di sekolah untuk bisa meraih cita-cita” ujar Wabup yang akrab dipanggil Gus Wakhid.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara Teguh Handoko menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran zakat profesi akan terus ditingkatkan. Ia menerangkan bahwa saat ini, penerima zakat tersebut bergilir tiap triwulan, baik dibagikan kepada unsur siswa maupun rekan-rekan non-aparatur sipil negara (ASN) yang kurang mampu.

“Kami tentu sangat berterimakasih atas keikhlasan para guru yang telah memberikan zakat profesinya. Harapan ke depannya, jumlah penerima dan nominalnya semakin bertambah.” harap Teguh.

Tak hanya mentasarufan zakat profesi Wabup dan rombongan juga berkesempatan menanam pohon pala dan manggis di sekolah Adiwiyata tersebut. Kepala SMPN 1 Karangkobar Haryono mengungkapkan rasa terimaksihnya atas kehadiran Wabup dan rombongan dan menganggap kunjungan tersebut sebagai bentuk dukungan juga untuk membangun sekolah Adiwiyata.

“Semoga dalam beberapa tahun ke depan, lingkungan SMP Negeri 1 Karangkobar menjadi lebih hijau, bersih, indah sehingga mendukung proses pembelajaran. Selain itu, siswa juga diharapkan dapat merasa aman dan nyaman dalam belajar karena banyak tumbuhan hijau di sekitar sekolah,” harap Haryono.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version