By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: PPKM Level 3 Dieng Kembali Tutup, Pelaku Wisata Lesu
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
News

PPKM Level 3 Dieng Kembali Tutup, Pelaku Wisata Lesu

admin opini
Last updated: 13 Oktober 2021 20:36 20:36
By admin opini
2 Min Read
Share
SHARE

OPINIJATENG.COM – Naiknya lagi Banjarnegara ke level 3 PPKM, membuat pariwisata di kawasan dataran tinggi Dieng Banjarnegara ditutup kembali. Hal ini menjadikan para pelaku wisata lesu.

Seperti yang terlihat di objek wisata Kawah Sikidang dataran tinggi Dieng, tampak ditutup dan tidak ada aktivitas. Karena adanya aturan mengenai kenaikan PPKM level 3 di Banjarnegara.

Kepala UPTD Objek Wisata Dieng Banjarnegara Sri Utami, Minggu 10 Oktober 2021 mengatakan, di kawasan Dieng, pada masa liburan akhir pekan ketika pekan lalu dibuka, pengunjung Dieng sebanyak 4000 hingga 6000 pengunjung.

“Itu hanya 25 persen pengunjung, karena kita batasi. Pendapatan kita biasanya kisaran 100 hingga 150 juta. Namun dengan PPKM Level 3 seperti ini, sama sekali tidak ada pendapatan. Padahal ada lebih dari 500 UMKM yang terdampak,” jelas Sri.

Salah satu pengunjung yang sudah terlanjur ke Dieng, Herni Sukaesi mengaku kecewa dengan ditutupnya semua objek wisata. Ia berharap lokasi wisata di Dieng kembali dibuka.

“Dengar-dengar naiknya Banjarnegara ke level 3 karena karena capaian vaksinasi masih rendah. Karenanya saya harap warga Banjarnegara segera vaksin, agar wisata di Banjarnegara segera dibuka seluruhnya,” harap Herni.

Objek wisata kawah Sikidang Dieng dengan Jembatan Kahayangannya saat ini padahal tengah dinominasikan sebagai objek favorit dalam Anugerah Pesona Indonesia (API) Award menyusul kesuksesan Dawet Ayu yang tahun lalu menjadi minuman terfavorit dan terpopuler.

Untuk mendukung kesuksesan dalam even tersebut, jembatan Kahayangan terus berbenah. Saat ini tengah dibangun jalur menuju lokasi pengeboran gas alam milik Geo Dipa sebagai wisata edukasi.

Juga, dilakukan penataan terhadap kios pedagang kuliner dan souvenir agar jalur yang dilewati lebih pendek, karena selama ini dikeluhkan banyak pengunjung.

Rencana, setelah tanggal 18 Oktober, wisata Dieng akan dibuka kembali untuk umum dengan protokol kesehatan ketat.***

You Might Also Like

Bagi Suku Asmat Papua, Sepeda Motor Listrik Bukan Barang Baru, Cek Faktanya!
NU di Pusaran Parpol dan Kekuasaan
Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 81
Nadiem Makarim: Tahun Depan Pergantian Kurikulum, Merdeka Belajar bagi Guru dan Murid
RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara Berikan Layanan Vaksin Gratis di Serulingmas
TAGGED:BanjarnegaraDiengDieng kembali tutupPelaku Wisata LesuPPKM Level 3
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Mapel IPA MTS 2 Banjarnegara, Kembali Menoreh Juara dalam Lomba NPO
Next Article Hadapi Muktamar NU Ke-34 Lampung, Jateng Rapatkan Barisan
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Penari tradisional mengenakan busana batik merah saat menampilkan tarian di tengah hutan pinus.
Budaya Lokal Kalah Viral? Saatnya Anak Muda Jawa Tengah Menguasai Algoritma dengan Cerita Sendiri
Gagasan Jateng
Foto ilustrasi seniman muda melukis mural berwarna-warni pada festival seni di ruang terbuka.
Anak Muda Tidak Kekurangan Ide, tetapi Apakah Kota Sudah Memberi Mereka Ruang?
Gagasan Jateng
Foto ilustrasi masyarakat berkumpul dan berdiskusi di pendopo tradisional Jawa dengan ornamen budaya dan alat musik.
Budaya Lokal Tak Cukup Dipentaskan, Anak Muda Perlu Ruang untuk Menghidupkannya
Gagasan Jateng
Foto ilustrasi seorang perempuan berbicara di hadapan peserta pertemuan formal di restoran.
Anak Muda Jangan Cuma Didengar, Saatnya Dilibatkan dalam Menentukan Masa Depan Kota
Gagasan Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?