By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Hadapi Muktamar NU Ke-34 Lampung, Jateng Rapatkan Barisan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Banjarnegara

Hadapi Muktamar NU Ke-34 Lampung, Jateng Rapatkan Barisan

Arifin
Last updated: 10 Oktober 2021 20:41 20:41
By Arifin
5 Min Read
Share
SHARE

Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf (tengah) foto bersama Rais Syuriyah PWNU Jateng KH Ubedulloh Shodaqoh dan Ketua PWNU Jateng Drs KH Muzamil usai bersilaturahmi di Hotel Patra Semarang, Jumat malam (8/10).
 
OPINIJATENG.com  – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) bersama seluruh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU)-nya SE Jateng merapatkan barisan untuk menyamakan visi dalam menghadapi Muktamar ke-34 NU di Lampung 23-25 Desember.

Ketua PWNU Jateng Drs KH Muzamil mengatakan, agenda menyamakan visi yang dirangkai dengan sosialisasi keputusan musyawarah nasional (munas) alim ulama dan konferensi besar (Konbes) NU 2021 ini selain dihadiri Rais dan Ketua PCNU se-Jateng, juga dihadiri Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf.

“Setelah mendengarkan paparan hasil Munas dan Konbes dari Rais KH Ubaidullah  dipersilahkan para rais dan ketua cabang menyampaikan tanggapan balik, sekaligus menyampaikan hal-hal terkait dengan muktamar mumpung hari ini  Katib Aam PBNU Gus Yahya berada di tengah-tengah kita,” kata Kiai Muzamil.

Kiai Muzamil mengatakan hal itu saat memandu sosialisasi Hasil Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah di Hotel Patra Semarang, Jumat (8/10) malam.

Dari dialog para rais dan ketua cabang NU dengan katib aam PBNU bersama Rais PWNU Jateng dicapai kesepakatan PWNU Jateng bersama PCNU se-Jateng tetap  satu barisan dalam Muktamar ke-34 NU di Lampung.
 
Kesepakatan

Kesepakatan yang dibacakan Sekretaris PWNU Jateng KH Hudallah Ridwan Naim itu berisi sembilan poin meliputi pertama NU Jateng mendukung suksesnya muktamar  yang berkualitas dan bermartabat.

Kedua, memperjuangkan penguatan kemandirian NU untuk terwujudnya visi NU sebagai organisasi pelayanan umat.

“Ketiga, memperjuangkan revitalisasi organisasi melalui regenerasi dan reorganisasi kepemimpinan secara sehat dan bermartabat serta penguatan di tingkat basis khususnya MWC, ranting, dan anak ranting,” katanya.

Keempat lanjutnya, mendorong pengarusutamaan penegakan supremasi syuriyah sebagai pengendali organisasi.

Kelima, mempertegas usulan kepada PBNU agar sebelum muktamar ke-34 segera menyelesaikan kasus-kasus PCNU berdasarkan AD/ART NU dan peraturan-peraturan turunannya.

“Keenam, mengimbau kepada masyarakat nahdliyin dan masyarakat umum agar tidak membuat opini via media sosial apapun dengan membuka dan menyebarkan aib pihak-pihak tertentu karena merupakan perbuatan yang tidak bermartabat dan tidak sesuai dengan akhlakul karimah,” tegasnya.

Ketujuh, memperjuangkan penguatan NU sebagai marji’iyah dan qiyadatul ummah.

Kedelapan, berupaya melengkapi AD/ART dan turunannya untuk mengantisipasi terjadinya masalah-masalah yang disebabkan kekosongan regulasi.

Kesembilan memperjuangkan calon yang bisa membuat suasana sejuk dan rahmah kepada masyarakat yang sejalan dengan logika organisasi.

Usai acara, Rais PWNU Jateng KH Ubaidullah Shodaqoh mengatakan, sembilan poin kesepakatan itu akan disampaikan ke sejumlah PWNU yang selama ini sudah membangun komunikasi dengan PWNU Jateng untuk mengupayakan agar muktamar di Lampung berlangsung lancar.

“Jateng sudah membangun komunikasi dengan sejumlah wilayah lain jauh sebelum munas alim ulama dan konbes NU. Rumusan kesepakatan ini sudah ditunggu sejumlah wilayah yang sevisi dengan Jateng untuk dijadikan isu sentral muktamar,” katanya.

Ketua PWNU Jateng Drs KH Muzamil mengatakan, sejak awal Jawa Tengah mengusulkan Rais Aam dipilih oleh anggota ahlul halli wal aqdi (ahwa). Kemudian Rais Aam menunjuk Ketua Umum.

‘’Hal ini semata-mata untuk memperkuat peran Syuriyah. Namun sepertinya usulan ini masih sulit diperjuangkan. Barangkali perlu masih banyak diskusi dan ngopi bareng,’’ katanya.

Dalam Munas dan Konbes di Jakarta kemarin disepakati Ketua Umum tetap dipilih secara langsung.

‘’Kemudian kami merekomendasikan agar bakal calon Ketua Umum ditentukan oleh Rais Aam terpilih, baru kemudian bakal calon itu dipilih muktamirin. Namun sayangnya usulan ini hanya masuk dalam catatan,’’ kata Muzamil.

Jawa Tengah juga mengusulkan agar anggota Ahwa ditetapkan sebagai anggota syuriyah, yang sifatnya permanen.

‘’Jadi tidak dibatasi masa khidmatnya. Jika ada anggota Syuriyah yang berhalangan tetap, PWNU-PWNU  merekomendasikan nama-nama calon pengganti. Dan Calon penggantinya ditetapkan dalam rapat Syuriyah. Karena Syuriyah berkedudukan seperti wilayatul faqih, terdiri dari para alim ulama yang dapat memberikan keputusan-keputusan penting, baik dari perspektif fiqh atau ilmu-ilmu lainnya yang terkait,’’ katanya.***

You Might Also Like

Lomba Penulisan Materi Khutbah Jumat Berhadiah Total Rp30 Juta
Menkopolhukam Mahfud MD Dijadwalkan Menjadi Khatib Sholat Idul Adha di MAJT Semarang
Demo Dawet Ayu Mewarnai Jambore Kwarran Banjarnegara 2025
Nonton Film Sayap Sayap Patah, Ini Komentar Ganjar: Masih Ada Orang Berdedikasi Tinggi
Kecermatan Petugas Editing-Coding ST2023 Sangat Berdampak pada Ketersediaan Pangan dan Kesejahteraan Petani
TAGGED:LampungMuktamar NUMuktamar NU LampungNU Jateng
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article PPKM Level 3 Dieng Kembali Tutup, Pelaku Wisata Lesu
Next Article 3 Cara Mudah Memasak Sayur Bayam, agar Tidak Hilang Vitaminnya
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Ayah dan anak bermain mainan warna-warni bersama di ruang keluarga dengan suasana ceria.
Anak Selalu Ditolong Orang Tua? Kebiasaan Ini Bisa Membuat Kemandirian Anak Sulit Berkembang
Jateng News
Ayah dan ibu mendampingi anak balita bermain warna dan menggambar bersama di meja rumah.
Bukan Cuma Nilai Raport, 5 Kebiasaan Orang Tua Ini Bisa Jadi Bekal Anak Menuju Masa Depan
Jateng News
Kentang goreng berwarna keemasan dengan taburan garam dan rempah, disajikan bersama saus tomat.
Resep Kentang Goreng Krispi Tanpa Tepung, Rahasia Camilan Renyah untuk Temani Waktu Santai
Jateng News
Tumis buncis dengan wortel, irisan sosis, dan cabai merah yang disajikan dalam mangkuk cokelat.
Bingung Menyiapkan Menu Harian? Ini 7 Ide Tumisan Praktis yang Hemat Minyak dan Cocok untuk Keluarga
Jateng News
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?