By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Nasihat Al-Faqih Abu Laits dan Keutamaan Puasa
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Gagasan

Nasihat Al-Faqih Abu Laits dan Keutamaan Puasa

Sri Setiyowati
Last updated: 3 April 2022 14:53 14:53
By Sri Setiyowati
4 Min Read
Share
Prof. ahmad Rafiq
Dr. H. Ahmad Rofiq, MA., Ketua II YPKPI Masjid Raya Baiturrahman Semarang, Direktur LPH LPPOM-MUI Jawa Tengah, Ketua DPS RSI Sultan Agung Semarang, Koordinator Wilayah Indonesia Tengah PP Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).
SHARE

OPINIJATENG.COM-Selamat menjalankan ibadah puasa sedulur-sedulurku semua. Rasulullah saw sudah wanti-wanti memberi warning pada kita umat beliau, agar puasa kita bermakna dan utama. Belau bersabda: “Banyak sekali orang yang berpuasa, akan tetapi tidak mendapat apa-apa dari puasanya itu, kecuali hanya lapar dan haus (Riwayat An-Nasa’i)”.

Imam Abu Hamid al-Ghazali dalam kitab Mukâsyafatu l-Qulûb al-Muqarribu ilâ Hadhrati ‘Allâmi l-Ghuyûb (Penyingkapan Rahasia Hati yang Mendekatkan diri ke Hadirat Tuhan Yang Maha Mengetahui segala yang ghaib) pada bab 1 Penjelasan tentang Rasa Takut, menjelaskan bahwa “orang yang beriman adalah orang yang takut kepada Allah”. Dan inilah yang disapa dengan diwajibkan menjalankan ibadah puasa, seperti diwajibkan pada umat terdahulu, agar menjadi bertaqwa (QS. Al-Baqarah (2): 183).

Menurut Al-Faqih Abu l-Laits, sebagaimana dikutip Abu Hamid al-Ghazali, bahwa “tanda takut kepada Allah Ta’ala tampak dalam tujuh anggota tubuhnya” (Al-Ghazaly, Mukâsyafatu l-Qulûb…h. 25).

Pertama, lidahnya. Ia cegah lidahnya dari dusta, ghibah, namimah, fitnah, dan omongan yang tidak berguna. Ia jadikan lidahnya sibuk menyebut Asma Allah, tadarrus Al-Qur’an, dan belajar ilmu.

Kedua, hatinya. Ia buang segala macam permusuhan, fitnah, dan dengki pada saudaranya. Karena kedengkian menghapus kebaikan.

Ketiga, pandangannya.  Ia tidak melihat makanan, minuman, dan pakaian yang haram. Ia bebaskan keinginan dari kesenangan dunia, ia jadikan memandang dunia untuk pelajaran. Rasulullah saw bersabda: “Barang siapa memenuhi matanya dari sesuatu yang haram, Allah Ta’ala memenuhi matanya pada hari kiamat dari api neraka”.

Keempat, perutnya. Ia tidak boleh memasukkan ke dalam perutnya sesuatu yang haram, karena itu adalah dosa besar. “Apabila sesuap makanan haram masuk dalam perut anak Adam, ia pun dilaknat oleh setiap malaikat di bumi dan langit selama makanan itu ada dalam perutnya. Jika ia mati dalam keadaan itu, maka tempat tinggalnya adalah Jahannam”. (hlm. 27).

Kelima, tangannya. Ia tidak boleh mengulurkan tangannya kepada sesuatu yang haram. Ia hanya mengulurkan tangannya kepada sesuatu yang merupakan ketaatan kepada Allah ‘Azza wa Jalla.

Keenam, kakinya. Ia tidak boleh berjalan dengan tujuan mendurhakai Allah. Ia hanya berjalan menuju taat kepada Allah dan mendapar ridha-Nya, menemani para ulama dan orang-orang yang shaleh.

Ketujuh, taatnya. Taat dan kepatuhannya murni untuk mendapatkan ridha Allah, ia juga takut riya’ dan munafiq (hlm. 27).

Kita menjalankan ibadah puasa, tentu karena kita takut kepada Allah. Karena kita ingin menjadi hamba Allah yang bertaqwa. Puasa yang artinya menahan, dalam pengertian syar’i, disebut niyat, meninggalkan makan, minum, dan hubungan suami isteri, dan hal lain yang membatalkan puasa, dari fajar shadiq hingga terbenam matahari.

Karena kita takut itu pula, kita termasuk orang yang beriman, dan orang yang beriman itu yang disapa, dengan kewajiban menjalankan ibadah puasa. Mulai dari mempuasakan lidah, hati, pandangan, perut, tangan, kaki, dan ketaatan kepada Allah, dan hal-hal yang mendatangkan kemashalahatan dan kebaikan.

Oleh karena itu, agar ibadah puasa kita tidak hanya sekedar mempuasakan fisik jasmani kita, maka 7 (tujuh) nasihat Al-Faqih Abu Laits di atas, perlu kita perhatikan dan terapkan secara seksama.

Mari kita sempurnakan ibadah puasa kita shalat tarawih, tadarus membaca Al-Qur’an, memperbanyak amal sosial, infaq, sedekah, memberi takjil, jaburan, dan lain sebagainya.  Pahala memberi takjil, sama dengan pahala puasa orang yang menikmati ta’jil, tanpa mengurangi pahala puasa mereka.

Bagi orang yang puasa dijanjikan dua kebahagiaan, kebahagiaan kala berbuka baik setiap saat berbuka maupun Ketika idul fitri, dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Allah. Semoga kita semua termasuk hamba-hamba yang dijinkan dan diridhai bisa menjumpai-Nya.
Allah a’lam bi sh-shawab.

* Prof. Dr. H. Ahmad Rofiq, MA., Direktur LPH-LPPOM-MUI Jawa Tengah, Ketua Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW-DMI) Jawa Tengah (Terpilih, 2022-2027), Guru Besar UIN Walisongo Semarang, Ketua Dewan Pengawas Syariah (DPS) Rumah Sakit Islam-Sultan Agung Semarang, Koordinator Wilayah Indonesia Tengah PP MES.***
 

You Might Also Like

Prof Ahmad Rofiq: Lebaran, Silaturahim, dan Kesalehan Sosial
Prof Ahmad Rofiq: Puasa Ramadhan Bentuk Kenikmatan Allah yang Dilimpahkan pada Hamba-Hamba-Nya – 1
Komunikasi Politik Jokowi
Akan Dibuatkan KK, Pernikahan Sirri Makin Diminati
310 Kawasan Pemukiman dan Komersial Akan Terlayani LRT Jabodebek
TAGGED:keutamaannyaProf Ahmad Rofiqpuasa
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Prof Ahmad Rofiq Taushiyah Sambut Ramadhan 1443 H Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Tengah
Next Article SKK Migas-Pertamina Tandatangani Perubahan, Perjanjian Penunjukan Penjual Minyak Mentah
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Tumis buncis dengan wortel, irisan sosis, dan cabai merah yang disajikan dalam mangkuk cokelat.
Bingung Menyiapkan Menu Harian? Ini 7 Ide Tumisan Praktis yang Hemat Minyak dan Cocok untuk Keluarga
Jateng News
Martabak telur goreng berwarna keemasan dengan isian telur dan daun bawang, dipotong menjadi beberapa bagian.
Tak Perlu Beli di Pinggir Jalan, Martabak Telur Kulit Lumpia Ini Bisa Dibuat Sendiri di Rumah
Jateng News
Nasi goreng berbumbu dengan telur mata sapi, irisan cabai merah, daun bawang, dan sambal.
Tak Perlu Timbangan Dapur! Resep Nasi Goreng Takaran Sendok untuk Bekal Sekolah Anak
Jateng News
Sup ayam dengan wortel, kentang, dan sayuran dalam kuah bening hangat
Bingung Masak Apa Hari Ini? 3 Resep Sop Rumahan yang Hemat, Gurih, dan Mudah Dibuat
Jateng News
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?