By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Cara Berkomunikasi dengan Senior, Prof Tri Joko Raharjo: Sentuhlah Dia Tepat di Hatinya
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Pendidikan

Cara Berkomunikasi dengan Senior, Prof Tri Joko Raharjo: Sentuhlah Dia Tepat di Hatinya

Arifin
Last updated: 14 Juni 2022 06:35 06:35
By Arifin
4 Min Read
Share
Mu'arifuddin SPd MPd memberikan penyuluhan pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Pascasarjana Unnes dengan tema Peningkatan Kemampuan Komunikasi Organisasi pada Dawis Matahari Patemon Gunungpati, Semarang, Senin 13 Juni 2022
SHARE

OPINIJATENG.COM – Ada beberapa cara berkomunikasi atau menyampaikan pesan atau pendapat kepada senior, orang yang lebih tua, kakak, saudara yang lebih tua, atau bahkan orang tua kandung sendiri.

“Sentuhlah dia tepat di hatinya. Ya, memang kayak judul lagu. Namun, untuk menyampaikan pesan atau mengemukakan pendapat yang berbeda dengan para senior atau orang yang lebih tua atau bahkan orang tua kita sendiri, memang harus seperti itu,” kata Prof Tri Joko Raharjo, Kaprodi S2 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Unnes.

Prof Tri menyampaikan hal itu saat memberikan penyuluhan pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Pascasarjana Unnes dengan tema Peningkatan Kemampuan Komunikasi Organisasi pada Dasa Wisma (Dawis) Matahari Patemon Gunungpati, Semarang, Senin 13 Juni 2022.

BACA JUGA:7 Tips agar Bertahan Lama dan Merasa Nyaman di Kantor

Peryataan Prof Tri itu menjawab pertanyaa Ketua Dawis Matahari, Ny Dwiyanti.

“Bagaimana cara yang baik untuk menyampaikan sesuatu pendapat kepada orang tua atau kepada orang yang lebih tua. Padahal pendapat itu berbeda atau bertolak belakang dari pendapat orang tua atau orang lebih tua?” kata Ny Dwiyanti.

Prof Tri Joko menambahkan, agar pesan yang disampaikan itu tidak ditolak oleh senior, atau jadi bahan pertimbangan orang yang lebih tua, kaum muda bisa lebih dahulu mengajak ngobrol santai.

“Bisa sambil minum teh atau kopi dan menemani nonton televisi di ruang keluarga. Barulah setelah terjadi obrolan yang santai dan nyambung, bisa masuk ke agenda utama. Yakni menyampaikan pesan atau saran yang diharapkan bisa didengar atau bahkan diterima oleh orang tua atau orang lebih tua,” ujar Prof Tri.

Prof Dr Tri Joko Raharjo MPd adalah ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Pascasarjana Unnes yang mengangkat tema Peningkatan Kemampuan Komunikasi Organisasi pada Dawis Matahari Patemon Gunungpati, Semarang, Senin 13 Juni 2022.

BACA JUGA:Ketua PW DMI Jateng Prof Ahmad Rofiq Akan Safari Tuntaskan Legalitas Tanah dan Aset Masjid Mushola se Jateng

Tim pengabdian itu beranggotakan Ketua Program Studi S2, FE-Manajemen Unnes, Dr Arief Yulianto SE MM, dan dosen Unnes lainnya, yakni Dra Endah Wulansari SH dan Mu’arifuddin SPd MPd.

Anggota tim pengabdian, yakni Mu’arifuddin SPd MPd menambahkan, berkomunikasi yang baik agar pesan tersampai, bisa juga dilakukan seorang anak kepada orang tuanya.

“Misalnya, seorang anak minta tambahan uang saku kepada orang tuanya. Si anak bisa menekati orang tuanya yang sedang tiduran di depan televisi di ruang keluarga, ngobrol sesuatu yang disukai orang tuanya, barulah disampaikan pesan bahwa anak itu butuh tambahan uang saku,” jelasnya.

Selain komunikasi antarpersonal melalui aplikasi What’sApp (WA), Short Message Service (SMS), messanger, dan sejumlah aplikasi berkirim pesan di dunia maya, Mu’arifuddin juga menyampaikan pesan betapa pentingnya berkomunikasi secara face to face (pertemuan) yakni dalam suatu komunitas.

Misalnya di forum perkumpulan PKK, Dasa Wisma (Dawis) yang ada di setiap RT, RW, dan kelurahan hingga tingkat kecamatan.

BACA JUGA:Staf Ahli Menag: Jangan Jadikan Pernikahan sebagai Bahan Lelucon

“Saat ini memang lebih praktis menggunakan sarana media sosial sebagai wahana berkumpul dalam sebuah komunitas. Misalnya melalui grup WA dan grup-grup medsos yang lain.”

Namun, kata Mu’arifuddin, ada hal yang perlu diperhatikan saat berkomunikasi melalui grup-grup medsos.

“Sebab, tak jarang berkomunikasi via medsos itu bisa menimbulkan miskomunikasi, mispersepsi, sehingga menyebabkan kesalahpahaman. Nah, hal ini yang harus diwaspadai. Jangan sampai yang kita sampaikan sebenarnya sesuatu hal yang baik, namun justru dianggap tidak baik oleh orang lain,” katanya.***

You Might Also Like

Ittihad Jateng Pendidikan Kader Dai Angkatan XVI dan XVII Tingkat Wustho
SMAN 1 Banjarnegara Adakan Workshop Penguatan Standar Proses dan Standar Penilaian
Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 3 Halaman 3, 4, 7, 8 Pembelajaran 1 Sub Tema 1 Keadaan Cuaca
Pekan Olahraga Nasional, SD-SMP Satap Pagentan Mengadakan Program Pembiasaan “SUPADRA”
3 Gubes Unnes Gelar FGD di SDN Bulustalan, Prof Dani: HP Dominasi Perhatian Remaja Dibanding Buku
TAGGED:Kaprodi S2 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UnnesPascasarjana Unnespengabdian kepada masyarakat unnesPof Tri Joko Raharjounnes
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article 7 Tips agar Bertahan Lama dan Merasa Nyaman di Kantor / Foto Dok. Pribadi 7 Tips agar Bertahan Lama dan Merasa Nyaman di Kantor
Next Article Manfaat Senam Pagi bagi Warga yang Minim Risiko
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Ayah dan anak bermain mainan warna-warni bersama di ruang keluarga dengan suasana ceria.
Anak Selalu Ditolong Orang Tua? Kebiasaan Ini Bisa Membuat Kemandirian Anak Sulit Berkembang
Jateng Pendidikan
Ayah dan ibu mendampingi anak balita bermain warna dan menggambar bersama di meja rumah.
Bukan Cuma Nilai Raport, 5 Kebiasaan Orang Tua Ini Bisa Jadi Bekal Anak Menuju Masa Depan
Jateng Pendidikan
Kentang goreng berwarna keemasan dengan taburan garam dan rempah, disajikan bersama saus tomat.
Resep Kentang Goreng Krispi Tanpa Tepung, Rahasia Camilan Renyah untuk Temani Waktu Santai
Jateng News
Tumis buncis dengan wortel, irisan sosis, dan cabai merah yang disajikan dalam mangkuk cokelat.
Bingung Menyiapkan Menu Harian? Ini 7 Ide Tumisan Praktis yang Hemat Minyak dan Cocok untuk Keluarga
Jateng News
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?