By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Momen Saat Tangis Siswa MTS Miftahul Huda Banyumas Pecah Mendapat Peci Dari Taj Yasin
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Jateng

Momen Saat Tangis Siswa MTS Miftahul Huda Banyumas Pecah Mendapat Peci Dari Taj Yasin

Dwi Widiyastuti
Last updated: 12 Agustus 2022 21:11 21:11
By Dwi Widiyastuti
2 Min Read
Share
Tangis haru Mu'az Azka Maha Riza, pecah saat Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memberikan peci kepadanya.
SHARE

OPINIJATENG.COM – Tangis haru Mu’az Azka Maha Riza, pecah saat Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memberikan peci kepadanya.

Peci yang dipakai oleh wagub, diserahkan secara langsung kepada siswa kelas 8 MTS Ponpes Miftahul Huda itu.

Mu’as mengaku sangat terharu mendapatkan peci milik orang nomor dua di Jateng. Baginya, peristiwa itu merupakan berkah yang tidak ternilai harganya.

BACA JUGA: Hari Jadi Jateng 72, Ganjar Gelar Konser Rapsodia Nusantara di Sam Poo Kong

“Saya sangat terharu. Tidak terbayang oleh saya akan mendapat peci dari beliau (Taj Yasin),” kata Mu’az sembari masih sesenggukan menahan tangis haru, di Ponpes Miftahul Huda, Desa Pesawahan, Kabupaten Banyumas, Jumat 12 Agustus 2022.

Sebelumnya, wagub mengajak Mu’az berbincang usai penyerahan bantuan sumur bor di ponpes itu. Kepada Mu’az, Taj Yasin berpesan agar senantiasa tekun mencari ilmu.

Pesan itu bukan hanya ditujukan kepada Mu’az saja, namun juga seluruh santri di Ponpes Miftahul Huda. Kata dia, pendidikan agama memang perlu diraih. Namun, disiplin pendidikan lainnya juga harus dicapai agar dapat memberikan kontribusi lebih luas kepada masyarakat.

“Njenengan (anda) tidak harus hidup (belajar) dalam literasi (agama) saja. Banyak ilmu yang bisa dipelajari untuk (bisa) manfaat bagi manusia. Kalau dilandasi khidmat ke manusia (masyarakat) itu menunjukkan bahwa (kita) manusia (ditakdirkan) untuk menjaga bumi,” terang Taj Yasin.

Lebih jauh, wagub meminta kepada para santri agar dapat memaksimalkan potensi dirinya saat terjun di masyarakat. Baginya itulah pentingnya santri juga tekun belajar disiplin-disiplin ilmu lainnya.

“Saya titip ke adik adik belajar terus, jangan belajar agama saja. Belajar jal lainnya juga,  namun diniatkan ridho Allah SWT,” tutupnya.***

You Might Also Like

PMI Gelar Pelatihan Upaya Mengurangi Risiko Bencana Alam
Festival Balon Udara Desa Reco Wonosobo Ada 100 Stand UMKM
Curhat Anak Petani usai Dilantik Ganjar Jadi Anggota Paskibraka Jateng
Peringati Hari Anti Korupi Sedunia, Kejari Banjarnegara Berikan Penyuluhan Hukum
Supono Senang Ditamoni Ganjar
TAGGED:BanyumasmenangisPeci Dari Taj YasinSiswa MTS Miftahul Huda Banyumas
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Hari Jadi Jateng 72, Ganjar Gelar Konser Rapsodia Nusantara di Sam Poo Kong
Next Article FISIP Unwahas Bersih-bersih Pantai Sigandu
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Ilustrasi fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik dengan bangunan industri dan cerobong di kawasan hijau.
Sampah Kota Bisa Jadi Listrik, tetapi Mengapa Kebiasaan Warga Tetap Menentukan?
Environment Jateng
Gajah Sumatra bertaring panjang berdiri di tengah hutan tropis yang rimbun.
Hutan Bukit Tigapuluh Bukan Sekadar Rumah Satwa, Masa Depan Masyarakat Juga Dipertaruhkan
Environment Jateng
Sampah plastik dan limbah rumah tangga menumpuk di sepanjang pantai hingga mencemari kawasan laut.
Laut Rusak, Siapa yang Paling Merasakan Dampaknya? Nasib Nelayan dan Masa Depan Pangan Indonesia
Environment Jateng
Seseorang membuang sisa makanan berupa kulit buah dan sayuran ke tempat sampah organik di dapur.
Sisa Makanan di Rumah Bisa Memperparah Krisis Iklim, Ini Cara Sederhana Menguranginya
Environment Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?