17 April 2026 23:38

Ini Kata Syeh Ubaidillah: Ulama Indonesia Tersohor Kealiman dan Keulamaannya

0
PKB Jateng di Arab

Dewan Syuro DPW PKB Jateng KH Ahmad Badawi Basyir (Gus Badawi) dan Ketua KHM Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) berdialog akrab dengan ulama Arab Saudi Syeh Ubaidillah bin Muhsin bin Umar Alatas di Hotel AlWafa, Aziziyyah, Kota Suci Makkah, Arab Saudi.

OPINIJATENG.COM – Para ulama Arab Saudi mengaku sangat gembira bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan para ulama Indonesia.

Hal itu diungkapkan Syeh Ubaidillah bin Muhsin bin Umar Alatas saat bersilturahmi dan berdialog dengan para Pimpinan DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jateng di sela menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci.

Pertemuan yang difasilitasi Dirut PT Masy’aril Haram Tour (Mastour) KH Syarqowie Ghozali Amin dan Kepala Cabang Semarang H Jumadi Sastradiharja berlangsung di Kantor Cabang Matour Hotel Al-Wafa, Aziziyyah, Kota Suci Makkah.

BACA JUGA:Ribuan Masyarakat Ikuti Mancing GRATIS di Banjarnegara! Berhadiah, Tersedia 500 Kilogram Ikan Lele

Dari jajaran Dewan Syuro PKB adalah KH Ahmad Badawi Basyir (Gus Badawi), KH Muhlasin, KH Usman Ridlo, Habib Sholeh Alatas dan lain-lain. Sedang dari jajaran Tanfidz tampak Ketua KHM Yusuf Chudlori (Gus Yusuf), Sekretaris yang juga Wakil Ketua DPRD Jateng H Sukirman, Ketua Fraksi PKB DPRD Jateng Sarif Abdillah dan Anggota DPRD PKB Kabupaten/Kota se-Jateng.

Mereka berbincang akrab dengan ulama Arab Saudi yang dipimpin Syeh Ubaidillah bin Muhsin bin Umar Alatas.

“Alhamdulillah kami bisa sowan Rasulullah Saw, berdoa di tempat-tempat mustajabah, menunaikan ibadah umrah sekaligus bersiaturahmi dengan para ulama Arab Saudi. Insya Allah silaturahmi ini membawa berkah manfaat,” kata Gus Badawi.

BACA JUGA:DMI Semarang Siapkan Anak Cintai Masjid, Prof Ahmad Rofiq: Menarik dan Urgent

Syeh Ubaidillah bin Muhsin bin Umar Alatas mengatakan sangat gembira bertemu dengan para ulama dari Jawa Tengah.

Syeh Ubaidillah yang juga mertua dari Habib Umar bin Hafidz Hadramaut Yaman itu mengaku sudah beberapa kali berkunjung dan menemui kiai-kiai Indonesia termasuk Jawa Tengah.

Syeh Ubaidillah mengakui ulama-ulama yang berasal dari Indonesia tersohor kealiman dan keulamaannya tidak hanya di Indonesia tetapi juga se-antero dunia hingga Arab Saudi.

Dia mengajak para ulama untuk terus menjalin silaturahmi sesama umat manusia di dunia.

BACA JUGA:514 Kabupaten Kota dan 34 Provinsi Siap Pilkada Serentak

Sambil bersilaturahmi, dia meminta untuk terus menyebarluaskan akhlak dan budi pekerti baik seperti yang dicontohkan Rasulullah Saw.

“Kealiman dan kepandaian alim ulama Indonesia sudah sangat terkenal jadi kami tidak perlu banyak bicara. Mari kita terus mengingatkan akhlakul karimah dan budi pekerti yang dicontohkan Rasulullah Saw agar perilaku manusia semakin baik,” kata Syeh Ubaid dalam Bahasa Arab yang diterjemahkan oleh KH Syarqowie Ghozali Amin.

Kehadiran Gus Badawi dan Gus Yusuf di Hotel Al-Wafa disambut dengan tabuhan rebana dan iringan shalawat.

Mereka juga berdiri “mahalul qiyam” saat Zen ADV anggota Fraksi PKB DPRD Jateng melantunkan shalawat.

BACA JUGA:Harga BBM Berubah Hari Ini Pukul 14.30, Ini Alasan Pemerintah

KHM Yusuf Chudlori mengatakan, dalam Islam silaturahmi sangat penting.

Di dalam bersilaturahmi banyak cara yang dapat dilakukan.

Misalnya dengan cara saling berziarah (berkunjung), saling memberi hadiah atau dengan cara lainnya.

BACA JUGA:Jangan Pandang Sebelah Mata Supir Truk, Berharap Polisi Usut Tuntas Kecelakaan di Bekasi

“Dengan begitu kita juga bisa menyambung silaturahmi dengan berlemah lembut, wajah berseri, berkasih sayang, memuliakan, dan dengan segala hal yang sudah dilakukan oleh sebagian manusia. Selain membuat orang lain yang kamu kunjungi merasa senang, ternyata dengan bersilaturahmi bisa mendapatkan hikmah dan keutamaannya,” kata pengasuh Pondok Pesantren Asrama Peajar Islam (API) Tegalrejo, Magelang itu.

Menurut Gus Yusuf, hikmah dalam silaturahmi yaitu merekatkan tali persaudaraan, memperbanyak rezeki, memperluas persaudaraan, dicintai keluarganya, menambah empati dan menjauhi sikap egois, menambah kekuatan dan kesatuan Islam.***

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *