By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: 2 Imam Sholat Akan Diberangkatkan ke Amsterdam Belanda oleh PP MAJT
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Banjarnegara

2 Imam Sholat Akan Diberangkatkan ke Amsterdam Belanda oleh PP MAJT

Dwi Widiyastuti
Last updated: 13 Desember 2022 02:24 02:24
By Dwi Widiyastuti
4 Min Read
Share
Tokoh PPME Budi Santoso saat rapat dengan pengurus PP MAJT dipimpin Prof Dr KH Noor Achmad MA, Senin 12 Desember 2022.
SHARE

OPINI JATENG – Pelaksana Pengelola Masjid Agung Jawa Tengah (PP MAJT) segera memberangkatkan dua delegasinya untuk menjadi imam sholat selama Ramadan 1444 Hijriyah, sholat rawatib serta mengisi berbagai pengajian di Masjid Al-Ikhlas, Amsterdam, Belanda.

Sebelum memberangkatkan, MAJT terlebih dulu menyeleksi calon dan memberikan pendidikan dan pelatihan terkait tugas yang bakal diemban.

Pemberangkatan delegasi ini, sebagai bagian dari kerja sama antara PP MAJT dengan Persatuan Pemuda Muslim se-Eropa (PPME) yang sudah berjalan 10 tahun.

PPME memberi kepercayaan hanya kepada PP MAJT sebagai bagian kerja sama internasional, mengingat reputasi MAJT yang menjadi pusat rujukan dan pengembangan Islam moderat dunia, tidak diragukan.

BACA JUGA:Kiai Fadlolan Musyaffa: Dukungan dan Doa untuk Mahfud MD Minimal Cawapres

“Hari ini, kami menerima kedatangan tokoh PPME, Budi Santoso, membahas misi pemberangkatan delegasi MAJT yang akan menjadi imam shalat selama Ramadan 1444 Hijriyah,” kata Ketua PP MAJT, Prof Dr KH Noor Achmad MA, didampingi Budi Santoso, di MAJT, Senin 12 Desember 2022.

Prof Noor Achmad yang juga Ketua Baznas RI memandang penting kerja sama diperluas dengan Baznas RI, misalnya dengan membentuk Baznas di Kota Amsterdam atau Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Masjid Al-Ikhlas, Amsterdam, Belanda.

Bila, sekadar UPZ, lanjutnya, persyaratan tidak berat, sehingga bisa langsung diterapkan.

Misi penting berikutnya dari kerja sama, MAJT menjadikan kerja sama tersebut sebagai momentum strategis untuk mengembangkan nilai-nilai Islam Wasathiyah atau Islam moderat sebagai penjabaran dari Islam Rahmatan Lil Alamin.

Para delegasi dibebani tugas MAJT untuk memperkenalkan berbagai kitab karya para ulama Nusantara kepada masyarakat Eropa dalam forum pengajian, terutama kepada jemaah Masjid Al-Ikhlas, Amsterdam yang sebagian besar merupakan umat muslim Indonesia.

BACA JUGA:Baitul Quran Akbar dan Generasi Qurani

Selama satu bulan penuh diharapkan bisa menyosialisasikan kitab-kitab tersebut untuk membuka khazanah tentang peran ulama nusantara dalam pengembangan kjeilmuan Islam yang moderat.

Makanya, lanjut Prof Noor Achmad, seleksi dan diklat kepada calon imam yang akan diberangkatkan ke Amsterdam menjadi urgen.

Delegasi tidak hanya memiliki kompeten dalam hal bacaan Alquran yang baik, hafal minimal tujuh juz, memiliki suara yang bagus, menguasai fiqih, tetapi juga mahir berorasi dan punya daya analogi yang kritis.

Budi Santoso sebagai senior PPME sekaligus Takmir Masjid Al-Ikhlas, di Amsterdam menegaskan, perspektif yang disampaikan Prof Noor Achmad itu selaras dengan kebutuhan jemaah Masjid Al-Ikhlas, di Amsterdam, Belanda.

Mereka menginginkan tampilan Islam yang moderat, bukan radikal.

BACA JUGA:Menko Polhukam Mahfud MD Senang Bertemu Kiai Fadhlolan Musyaffa’: Sekarang Pesantren Mewah-mewah dan Diasuh Kiai Berwawasan Luas

“Sentuhan Islam wasathiyah sangat dinanti di Amsterdam, yang jemaahnya berjumlah ribuan, termasuk dari Suriname, Asia Tenggara, Maroko, dan lainnya. Maka dalam hal ini PPME hanya mempercayai PP MAJT untuk mengirim delegasi imam shalat dan pengajian-pengajian. Penguasaan jemaah terhadap Alquran biasa saja, tetapi mereka punya pemikiran kritis,” kata Budi Santoso.

Menurut Budi Santoso, kriteria delegasi yang akan diberangkatkan, mempunyai akhlak yang baik, hafal Al-Qur’an minimal 7 Juz, sehat jasmani dan rohani, menguasai ilmu Tajwid (teori dan praktek), memiliki kemampuan bacaan Al Qurán yang fasih dan merdu, memahami hukum fikih minoritas (fiqh aqliyyat).

Kemudian tidak berafiliasi dengan partai politik, mampu berkhutbah, dan berkenan memimpin istighosah dan pembacaan shalawat, berfaham Ahlussunnah wal Jamaah (moderat dan inklusif), mampu berkomunikasi dengan bahasa Inggris dan bahasa Arab dan usia antara 25-50 tahun.***

You Might Also Like

PSIS Semarang, Harus Tutup Wajah Seusai Pertandingan
Kirab Hari Jadi ke-454 Kabupaten Banjarnegara: Tradisi, Sejarah, dan Harapan Baru
MAJT Semarang Ajak Masyarakat ‘Banjiri’ Pengajian Ustadz Das’ad Latief
Wejangan Gus Yasin: Santri Tahfidh Alquran MAJT-Baznas Wajib Jaga Adab dan Almamater
Kadiskominfo Jateng Minta Wartawan Jangan Kalah dengan Medsos dan Warganet
TAGGED:amsterdambelandaimam masjidimam sholatMAJT Semarang
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Baitul Quran Akbar dan Generasi Qurani
Next Article FGD Perusahaan Industri Manufaktur Kabupaten Demak : Komitmen Bersama Tingkatkan Kualitas Data Industri
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Empat siswa SMA berseragam putih bekerja sama mengerjakan tugas kelompok di meja kelas.
Remaja Tak Cukup Hanya Dinasehati, Mereka Juga Butuh Didengarkan
Health Jateng
Tiga perempuan berjalan di jalur taman yang dikelilingi pepohonan dan tanaman hijau.
Remaja Zaman Sekarang Tak Cukup Hanya Sehat Fisik, Tekanan Sosial Juga Perlu Diperhatikan
Health Jateng
Orang tua dan anak perempuan tertawa bersama di sofa saat menghabiskan waktu bersama keluarga.
Rumah Seharusnya Jadi Tempat Paling Aman bagi Kesehatan Mental Anak, Sudahkah Kita Mendengarkan Mereka?
Health Jateng
Sekelompok mahasiswa berkumpul di halaman kampus untuk berbincang dan berinteraksi sosial.
Anak Muda Tak Harus Selalu Kuat: Mengapa Ruang Aman untuk Bercerita Penting bagi Kesehatan Mental?
Health Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?