25 Mei 2026 05:44

Jadilah Santri Milenial, Pimred Portal Pekalongan Ali Arifin: Santri harus Punya Life Skill

0
d300f0df-242c-42fa-b29e-b51d599dd296

Ali Arifin dan rombongan bertemu dengan Gus Chamzah di Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Banjarnegara

OPINIJATENG –  Menjadi santri milineal harus punya wawasan dan tantangan tersendiri pada era sekarang.

Pimred Portal Pekalongan Ali Arifin segera gandeng  Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Banjarnegara untuk segera mewujudkan hal itu.

Santri milenal harus bisa menjawab tantangan zaman dan berkreasi sesuai potensi dan bakat masing-masing.

Rahasia Waktu Subuh, Gus Baha: Banyak Malaikat Mengamini Doa

Hal itu yang mendorong Pimred Portal Pekalongan Ali Arifin mengunjungi Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Banjarnegara, Sabtu 31 Desember 2022.

Bagaikan gayung bersambut Abah Chamzah selaku pimpinan pondok menyambut baik ide brilian tersebut.

Menciptakan santrii milenal yang tanguh dan bisa menghadapi tantangab zaman tidaklah mudah. Diperlukan dukungan dari semua pihak.

Al Arifin didampingi oleh Hari Widi Utomo, dosen muda Institut Teknologi Telkom Purwokerto dan content creator Taufik Hidayat PP sekaligus Dewan Guru Madrasah Tsanawiyah Tanbihul Ghofilin Banjarnegara bertemu dengan pimpinan Pondok Kyai Chamzah.

Sebelum berbincang lebih lanjut Ali Arifin dan rombongan bertemu dengan Waka Kurikulum Muhammad Ulil Albab atau Gus Ulil di Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Banjarnegara.

“Betul sekarang santri harus mempunyai keahlian khusus untuk kehidupannya setelah lulus dari pondok pesantren,” ungkap Ulil

Ali Arifin menlanjutkan bahwa zaman milenal tak salah jika ada pembekalan menuju santripreneur.

Game BPS AGRI Cara Jitu Gandeng Milenial Sosialisasi ST 2023

Santripeneur merupakan program untuk menumbuhkan wirausaha bagi santri sebagai salah satu bekal untu menapakai kehidupan nyata.

Dengan harapan, selesainya para santri nyantri, sudah tidak mencari pekerjaan lagi tetapi mampu menghidupi diri sendiri bahkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan.

Jadi santri akan membawa kemanfaatan bagi dirinya sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

Wirausaha yang dimaksud oleh Pimred Portal Pekalongan Ali Arifin adalah bukan melalui jalur perdagangan barang atau jasa melainkan berdagang hasta karya dalam bentuk tulisan atau biasa disebut sebagai Content Creator.

“Dengan menulis dan mengupas kajian-kajian Kitab Kuning di Pesantren bisa diajarkan kepada para pembaca melalui kegiatan tersebut,” ungkapnya.

Tim Portal Pekalongan melihat potensi dan jumlah yang banyak di Pondok Pesantren yang banyak dengan jumlah 2000 snatri.

Serta adanya jenjang Pendidikan dari Madrasah Tsanawiyah sampai ke perguruan tinggi.

Pengasuh Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Banjarnegara yakni Abah Chamzah, pun menyambut baik dan penuh hangat atas kedatangan Tim Portal pekalongan.

“Berarti ini dari media ya? Kebetulan dari Tanbihul Ghofilin juga memiliki media,” katanya.

Namun, lanjut Abah Chamzah, hingga saat ini belum sampai ke tahap enterprenuer.

“Media di Tangho ini juga dikelola oleh santri dan bergerak di bawah naungan Mas Maul. Silahkan berkodinasi dengan Mas Maul untuk pembahasan ini.”

Harapan Abah Chamzah, kedua media, yakni Portal Pekalongan dengan Tangho bisa bersinergi.

“Mengingat zaman sekarang, media online sudah menjadi sarana utama untuk penyampaian berita. Bahkan, beberapa ulama juga memanfaatkan media seperti media sosail dan youtube sebagai

dakwah,” tutur Abah Chamzah mengakhiri perbincangan.

Demikian informasi tentang Jadilah santri milenial, Pimred Portal Pekalongan Ali Arifin: santri harus punya Life Skill.***

 

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *