Smart Parenting di SD Negeri 1 Joho: Orang Tua Dibekali Ilmu Mendidik Anak untuk Masa Depan Cerah
OPINIJATENG – Sebanyak 150 orang tua siswa SD Negeri 1 Joho, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara antusias mengikuti kegiatan Smart Parenting yang digelar pada Selasa, 5 Agustus 2025, di Gedung Dakwah Muhammadiyah Joho. Kegiatan ini menghadirkan narasumber istimewa yaitu Dr. Tuswadi yang merupakan anggota Kehormatan Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) yang membawakan materi seputar peran strategis orang tua dalam pendidikan anak.
Dalam paparannya, Dr. Tuswadi menekankan bahwa orang tua memiliki peran penting sebagai pendidik pertama dan utama dalam kehidupan anak. Tugas mereka tidak hanya mengasuh dan melindungi, tetapi juga membimbing serta menumbuhkan potensi anak sesuai dengan bakat dan minatnya.
“Orang tua yang memiliki ilmu dan keterampilan mendidik anak akan mampu membentuk karakter anak yang kuat dan membantu mereka meraih kesuksesan di masa depan,” jelasnya.
Kegiatan parenting ini juga dihadiri oleh Koordinator Wilayah Kecamatan (Korwilcam), Ketua Komite Sekolah, serta Kepala SD Negeri 1 Joho Nurul Rahma Tunisa, M.Pd., yang menyampaikan pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua dalam mendidik anak.
“Sekolah sehebat apapun tidak akan cukup tanpa dukungan pendidikan dalam keluarga. Karena itu, kami mengundang langsung Dr. Tuswadi untuk memberikan bekal kepada orang tua agar mereka memiliki visi dan misi yang jelas dalam mendidik anak,” ujar Nurul.
Ia menambahkan bahwa keluarga adalah lingkungan pendidikan pertama bagi anak. Dengan pola asuh yang tepat, kebiasaan sehat, serta keteladanan dari orang tua, maka keluarga akan menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.
Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif, di mana para orang tua tampak antusias mengajukan pertanyaan seputar pola asuh, pendidikan karakter, dan tantangan mendidik anak di era digital.
Melalui kegiatan ini, SD Negeri 1 Joho berharap dapat memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga demi menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan berdaya saing tinggi.***
