By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Subsidi Layanan Transportasi 2023 Naik dari Rp3,01 T Menjadi Rp3,51 T
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Gagasan

Subsidi Layanan Transportasi 2023 Naik dari Rp3,01 T Menjadi Rp3,51 T

Arifin
Last updated: 8 Januari 2023 14:44 14:44
By Arifin
6 Min Read
Share
SHARE

Subsidi Layanan Transportasi 2023 Naik dari Rp3,01 T Menjadi Rp3,51 T

Oleh: Djoko Setijowarno*)

OPINIJATENG – Secara total subsidi keperintisan sektor transportasi mengalami kenaikan di tahun 2023. Tahun 2022 alokasi subsidi perintis Rp3,01 triliun, sekarang (tahun 2023) menjadi Rp3,51 triliun.

Subsidi keseluruhan untuk transportasi, sektor perkeretaapian mendapat porsi yang cukup besar, yakni Rp3,326 triliun (50 persen). Kemudian diikuti transportasi laut Rp1,47 triliun (22 persen), transportasi darat Rp1,32 trilun (20 persen) dan transportasi udara Rp550,137 miliar (8 persen)

Subsidi adalah bantuan biaya pengoperasian untuk angkutan penumpang umum dengan tarif kelas ekonomi pada trayek tertentu atau angkutan barang yang secara finansial belum menguntungkan.

Sektor transportasi darat mendapat Rp1,32 triliun (20 persen) dengan rincian angkutan jalan 327 trayek atau bus perintis di Kawasan 3 T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal) dan Perbatasan Rp177,42 miliar, angkutan antar moda atau angkutan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) 37 trayek sebanyak Rp36,10 miliar, angkutan barang untuk 6 lintasan Rp13,51 triliun, angkutan perintis penyeberangan di 273 lintas Rp584,64 miliar, kapal Ro Ro long distance 2 lintas Rp18 miliar, dan angkutan perkotaan di 10 kota sebesar Rp500 miliar.

BACA JUGA:Subsidi KRL Jabodetabek Tepat Sasaran, Upaya Pemerintah Beri Rasa Keadilan

Khusus angkutan perkotaan yang baru dikembangkan sejak 2020 di 11 kota (Trans Metro Deli di Medan, Trans Musi Jaya di Palembang, Trans Metro Pasundan di Bandung, Trans Banyumas di Purwokerto, Batik Solo Trans di Surakarta, Trans Jogja di Yogyakarta, Trans Semanggi Surabaya di Surabaya, Trans Metro Dewata di Denpasar, Trans Banjarbakula di Banjarmasin, Trans Mamminasata di Makassar, Trans Pakuan di Bogor) dengan skema pembelian layanan (buy the service), sejak 31 Oktober 2022 di 10 kota sudah berbayar, kecuali Trans Pakuan di Bogor. Program Teman Bus yang dikelola Ditjenhubdat di 10 kota per 1 Oktober 2022, sudah mengangkut 35.638.593 penumpang. Sementara Program Bis Kita dikelola Badan Pengatur Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Anggaran subsidi Rp 500 miliar, dirasa masih kurang mengingat target hingga akhir 2024 ada 27 kota yang harus mendapatkan pembenahan transportasi umum perkotaan.

Sektor transportasi udara mendapatkan Rp 550,137 miliar (8 persen) yang diuraikan untuk angkutan perintis kargo 40 rute Rp79,97 miliar, angkutan perintis penumpang 220 rute Rp381,352 miliar, angkuran subsidi kargo 1 rute Rp12,11 miliar, subsidi BBM penumpang 7,183 drum Rp20,87 miliar, angkut subsidi BBM kargo 1.323 drum Rp5,82 miliar.

BACA JUGA:Prof Ahmad Rofiq: Tak Mudah, Sertifikasi Halal melalui Skema Self Declare, Apaan Tuh?

Subsidi angkut subsidi bahan bakar minyak (BBM) berupa drum diberikan wilayah pelosok yang tidak hanya bisa dijangkau transportasi udara. Di daerah ini untuk moblitas transportasi darat diberikan kendaraan listrik, sehingga tidak banyak beban anggaran negara yang harus dikeluarkan untuk angkut BBM.

Sumber energi wilayah tersebut tidak harus berasal dari BBM, namun bisa dari sumber energi lainnya, seperti energi surya hanya untuk kepentingan penerangan rumah tangga. Inovasi sumber energi di daerah seperti ini jangan hanya mengandalkan BBM.

Transportasi laut mendapat kucuran subsidi sebesar Rp1,47 triliun (22 persen). Terbesar diberikan angkutan perintis laut Rp936,41 miliar, diikuti Program Tol laut 35 trayek sebanyak Rp535,82 miliar, pengakutan kapal ternak 6 trayek sebanyak Rp63,4 miliar dan terakhir kapal rede 16 trayek Rp44 miliar.

Program tol laut belum (maksimal, pemerintah daerah seharusnya lebih pro aktif lagi untuk mengembangkan usaha di daerahnya masing-masing supaya kapal-kapal yang mengangkut komoditas dari wilayah barat ketika kembali lagi dapat terisi komoditas produksi wilayah setempat.

Sektor perkeretaapian paling sedikit menerima subsidi untuk KA Perintis, yakni sebesar Rp175,93 miliar. Namun mendapat porsi tambahan dari DIPA Kementerian Keuangan untuk PSO sebanyak Rp3.325.788.436.133.

BACA JUGA:Linda Supriyanti, Ultah Bareng HAB Ke-77 Kemenag Dapat Hadiah Potongan Tumpeng dari Kakanwil Jateng, Siapa Dia?

Tahun 2023 kontrak Public Service Obligation (PSO) sebesar Rp5,6 triliun ada penurunan dibanding tahun 2022 sebesar Rp2,8 triliun. Kontrak PSO terbesar diberikan untuk pelayanan KRL Jabodetabek Rp1,6 triliun (64,27 persen).

Selanjutnya untuk KA Jarak Dekat Rp466,2 miliar (18,29 persen), KA Jarak Sedang Rp216,7 miliar (8,50 persen), KRD Rp152 miliar (5,97 persen), KRL Jogja-Solo Rp53 miliar (2,11 persen), KA Jarak Jauh Rp12,4 miliar (0,49 persen), dan KA Lebaran Rp9,4 miliar (0,37 persen).

Untuk menambah subsidi sektor transportasi darat, lebih bijak jika Pemerintah dan DPR bersepakat mau mengalihkan insentif untuk kendaraan listrik sebesar Rp5 triliun diberikan pada perbaikan dan pembenahan transportasi umum.

Baik untuk angkutan umum perkotaan maupun angkutan jalan perintis. Mobilitas masyarakat terbesar di sektor transportasi darat.

Di tahun politik ini, anggaran sebesar itu dapat membantu mendongkrak popularitas anggota DPR yang mau mengikuti pilihan legislatif tahun 2024.

BACA JUGA:Medha Wardhany: Satu Pintu, Menuju Satu Data Pertanian Indonesia

Pasalnya, akan banyak masyararakat di daerah pemilihannya yang akan menikmatinya, jika di Dapilnya diberikan program transportasi umum.

Subsidi layananan transportasi di sektor transportasi darat masih perlu diperbanyak, mengingat mobilitas masyarakat terbesar di darat.

*)Djoko Setijowarno, Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata***

You Might Also Like

Konsumsi 2 Butir Telur Sehari, Khasiatnya di Luar Dugaan
HUT Ke-17, Aset BPRS Binasia Per-Agustus 2023 tumbuh 15%, dari RP46,590 M Jadi Rp53.712 M
Anak Muda Jangan Cuma Didengar, Saatnya Dilibatkan dalam Menentukan Masa Depan Kota
Rumah Tangga Bermasalah? Inilah 5 Solusi yang Perlu Dilakukan untuk Mengatasinya
Ketika Visa Langit Ditutup
TAGGED:Djoko Setijowarnomtisubsidi layanan transportasi
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Subsidi KRL Jabodetabek Tepat Sasaran, Upaya Pemerintah Beri Rasa Keadilan
Next Article Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Kabupaten Pati. Bantuan ini diberikan secara simbolis di Pendapa Kabupaten Pati, Minggu 8 Januari 2023. Baznas RI dan Jateng Peduli Banjir Kudus dan Pati, Salurkan Bantuan ke …
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Perempuan duduk di sofa merah sambil menatap ponsel dengan ekspresi sedih
Remaja Tak Selalu Butuh Nasihat, Kadang Mereka Hanya Ingin Didengar
Health Jateng
Penari tradisional mengenakan busana batik merah saat menampilkan tarian di tengah hutan pinus.
Budaya Lokal Kalah Viral? Saatnya Anak Muda Jawa Tengah Menguasai Algoritma dengan Cerita Sendiri
Gagasan Jateng
Foto ilustrasi seniman muda melukis mural berwarna-warni pada festival seni di ruang terbuka.
Anak Muda Tidak Kekurangan Ide, tetapi Apakah Kota Sudah Memberi Mereka Ruang?
Gagasan Jateng
Foto ilustrasi masyarakat berkumpul dan berdiskusi di pendopo tradisional Jawa dengan ornamen budaya dan alat musik.
Budaya Lokal Tak Cukup Dipentaskan, Anak Muda Perlu Ruang untuk Menghidupkannya
Gagasan Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?