Bahagia 360: Inovasi Unggulan SMPN 1 Pejawaran dalam Puncak Acara Aksimu Keren II
Pemaparan Bapak Haryono, M.Pd., pada Kegiatan Puncak Festival Aksimu Keren II Kab. Banjarnegara/Yunin-99
OPINIJATENG.COM-Pada acara puncak Festival Aksimu Keren II di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara, Rabu, 9 Oktober 2024, SMPN 1 Pejawaran telah berhasil memikat perhatian peserta dengan presentasi inovatif mengenai program Bahagia 360. Di bawah kepemimpinan Bapak Haryono, M.Pd., sekolah ini telah berhasil menciptakan sebuah ekosistem pendidikan yang holistik, menandai tonggak penting dalam upaya mewujudkan lingkungan belajar yang ideal bagi siswa.
“Salah satu kunci keberhasilan program Bahagia 360 terletak pada penerapan 10 kebijakan satuan pendidikan yang komprehensif. Mulai dari pembentukan tim pembina kesiswaan (PPK) hingga integrasi pendidikan reproduksi remaja dalam pembelajaran, semua kebijakan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan holistic siswa,” kata Haryono.
“Selain itu, sekolah juga sangat serius dalam pencegahan dan penanganan kekerasan di sekolah, serta konsisten dalam upaya mewujudkan lingkungan bebas rokok dan NAPZA,” tambahnya.
Menurut Haryono, untuk mencapai tujuan program, SMPN 1 Pejawaran menerapkan tiga strategi utama, yaitu internalisasi, sosialisasi, dan jejaring. Salah satu contoh konkret dari strategi internalisasi adalah pembelajaran berdiferensiasi melalui model guru berpasangan.
“Model ini tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga mendorong kolaborasi antara guru,” ujarnya.
Lebih lanjut, SMPN 1 Pejawaran juga mengelola sarana dan prasarana sekolah secara efektif melalui 10 pilar manajemen sarana. Salah satu yang menarik adalah adanya arena bermain bagi siswa yang mendukung perkembangan fisik dan sosial emosional mereka. Konsep “Mondok di Esdja” juga menjadi sorotan, di mana siswa diajak untuk memperdalam nilai-nilai agama dan karakter.
“Untuk memastikan keberhasilan program, sekolah juga menerapkan konsep “SUPER S”. Konsep ini meliputi berbagai aspek, mulai dari pembinaan spiritual hingga peningkatan efektivitas pembelajaran. Dengan demikian, setiap aspek kehidupan sekolah dapat terintegrasi dengan baik,” jelas Haryono.
Program unggulan lainnya yang tak kalah menarik adalah Aktivasi Kombel Esdja Bergerak. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi perubahan zaman dan kurikulum. Selain itu, program Kopen Relventing School juga menjadi upaya untuk menghidupkan kembali kejayaan Pejawaran sebagai daerah penghasil kopi.
Melalui berbagai inovasi dan program yang telah dilaksanakan, SMPN 1 Pejawaran telah membuktikan bahwa sekolah dapat menjadi pusat transformasi yang mampu mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Program Bahagia 360 menjadi bukti bahwa dengan komitmen dan kerja sama yang baik dapat menciptakan lingkungan belajar yang holistik, menyenangkan, dan inspiratif bagi seluruh warga sekolah,” pungkas Haryono.***
