By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Cegah Stunting Guru Besar FSM UNDIP Kembangkan Alat Pereduksi Pestisida pada Sayur dan Buah
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
News

Cegah Stunting Guru Besar FSM UNDIP Kembangkan Alat Pereduksi Pestisida pada Sayur dan Buah

Dwi Widiyastuti
Last updated: 19 Desember 2021 11:14 11:14
By Dwi Widiyastuti
4 Min Read
Share
Prof Dr Muhammad Nur
Prof.Dr. Muhammad Nur,DEA, Ketua Center for Plasma Research Undip bersama Prof. Dr.Ignatius D.A. Sutapa, Msc, Koordinator Program PRN Stunting dan juga Profesor Bidang Teknik Lingkungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
SHARE

OPINIJATENG.COM – Cegah Stunting Guru Besar Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Diponegoro (UNDIP), Prof. Dr. Muhammad Nur DEA, kembangkan penelitian alat reproduksi pestisida pada sayur dan buah.

Penelitian dilakukan di Center for Plasma Research Undip. Metode ini menggunakan cara pencucian dengan gelembung mikro ozon.

harapan dari penemuan tersebut mampu mencegah stunting pada anak. Dengan alasan kandungan pestisida pada sayur  dan buah yang dikonsumsi setiap harinya sangat berbahaya

Muhammad Nur memberi nama alat temuannya tersebut  Generator Gelembung Ozon Nano & Mikro (GenGONaM).

Alat ini salah satu inovasi yang terpilih sebagai masuk dalam Program Prioritas Riset Nasional (PRN) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Stunting 2021-2024.

BACA JUGA:Tempat Terlarang Menyimpan Ponsel

“Saya berharap melalui riset dan ivonasi yang kami kembangkan ini bisa menghilangkan pestisida yang ada di makanan. Anak yang mengalami kasus stunting dapat dicegah ,” ujar Prof Nur.

Muhammad Nur melakukan demo alat hasil riset terbarunya dalam konferensi pers yang digelar secara hybrid (luring dan daring) di Gedung Acyntia Persada Fakultas Sains dan Matematika, Undip, Sabtu (18/12/2021).

Dia mengungkapkan, salah satu faktor yang mendorong temuannya adalah keprihatinan banyaknya kasus stunting akibat produk makanan yang dikonsumsi masyarakat banyak mengandung pestisida.

Konsumsi sayur dan buah yang mengandung pestisida menyebabkan tubuh tidak bisa berkembang dengan baik, dan lebih mengerikan lagi mengganggu berkembangnya kecerdasannya.

BACA JUGA:Doa Terbebas dari Hutang yang Mencekik Kehidupan

Mengenai cara kerja alat yang dirancangnya, Prof Nur menyampaikan alat ini menggunakan generator ozon dengan produksi gelembung mikro dan nano. Ozon dalam bentuk gelembung mikro dan nano lebih mudah larut di dalam air. Air terlarut ozon digunakan untuk mencuci  produk holtikultura, khususnya sayur dan buah yang mengandung pestisida.

Pencucian dilakukan di dalam wadah yang diputar (dikenal dengan nama pesawat sentrifugal)  agar air bekas cucian langsung keluar dan  tidak mengenai produk lagi.  Untuk membangkitkan gelembung nano-mikro ozon, keluaran ozon melalui selang silikon dimasukkan dalam ujung saluran udara melalui pipa venture.

Keluaran dari venture tersebut terbentuk gelembung ukuran mikro dan nano. Kemudian air dari wadah pelarutan dipompa berulang kali sehingga kosentrasi yang terlarut akan lebih cepat mencapai tingkat yang diperlukan dalam pemanfaatan air dangan ozon terlarut untuk pencucian.

“Ozon itu mengandung tiga atom oksigen. Di dalam air satu atomnya akan terlepas menjadi oksigen radikal. Oksigen radikal inilah yang merusak senyawa  pestisida dan terlepas dari permukaan sayur dan buah. Dengan gabungan air berozon dan pesawat sentrifugal,  berbagai uji yang dilakukan, alat ini bisa mereduksi pestisida mencapai 95 persen dalam 10 menit. Perlakukan ini menjadikan  bahan baku makanan khususnya bagi ibu menyusui  dan anak tak lagi terkontaminasi  pestisida,” ungkap Prof Nur.

BACA JUGA:Orang Tua, Kunci Surga yang Terlalaikan

Koordinator Program PRN Stunting dan juga Profesor Bidang Teknik Lingkungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Ignasius D.A. Sutapa, MSc, yang turut hadir bersama tim mengatakan inti program PRN.

Stunting ini merupakan komitmen pemerintah dengan mendukung program riset nasional terkait dengan percepatan penanganan stunting.

Menurut Prof Sutapa, melalui program ini masuk sebanyak 250 proposal. Terpilih 38 proposal dalam Prioritas Riset Nasional Stunting ini.

Dengan demikian cegah stunting Guru Besar FSM UNDIP kembangkan alat pereduksi pestisida pada sayur dan buah sebagai salah satu alternatif mencerdaskan anak bangsa.

 

You Might Also Like

Polisi Olah TKP Terbakarnya Belasan Kapal di Tegal
Hasil Kualifikasi MotoGP Emilia Romagna: Bagnaia Unggul, Valentino Rossi Diurutan Bontot
Google VEO 3: Kecanggihan AI Terbaru
Umrah Segera Dibuka, Ini Besaran Biaya yang Ditetapkan Kementerian Agama
Sinopsis Layangan Putus, Kisah Nyata dalam Rumah Tangga
TAGGED:cegah stuntinggurubesar FSM UNDIPkembangkan alat pereduksisayur dan buah
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Prof Dr Muhammad Nur Prof Muhammad Nur Temukan Alat GenGoNAM Pereduksi Pestisida pada Sayur dan Buah untuk Pencegahan Stunting
Next Article Gempa Bumi Magnitudo 5,5 Guncang Kota Sorong, BKMG Imbau Masyarakat Hati-Hati Gempa Bumi Magnitudo 5,5 Guncang Kota Sorong, BKMG Imbau Masyarakat Hati-Hati
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Azzahra, Pramuka Garuda SMA Negeri 1 Banjarnegara: Sang Juara Eagle Scout Penegak Putri 2026,
Banjarnegara Jateng
Zulfikar Al Habsy, Sosok Pemuda Inspiratif Banjarnegara Lolos Paskibraka Provinsi Jawa Tengah
Pendidikan
Pramuka Garuda Penegak SMA Negeri 1 Banjarnegara Bersiap Diri dalam Lomba ESA Tingkat Provinsi Jawa Tengah
News
68 Peserta Resmi Ikuti Pradana Wiyata Permadani Banjarnegara Angkatan XIII
Banjarnegara
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?