Istri Mandiri Suami Tak Perlu Minder

OPINIJATENG.COM – Era sekarang banyak wanita tangguh dalam keluarga. Istri mandiri suami tak perlu minder.
Istri mandiri mungkin penyebabnya karena tingkat pendidikan yang tinggi dan kesempatan yang terbuka luas.
Namun, mandiri seharusnya membuat positif suasana. Ternyata tak sepi juga dari masalah.
Secara umum perempuan mandiri adalah perempuan yang mampu memenuhi kebutuhan sendiri, baik secara finasial maupun moral
BACA JUGA : Kaji Dakwah Struktural Sjafrudin Prawiranegara, Siti Prihatiningtyas Raih Doktor Studi Islam
“Mereka mampu menentukan apa yang diinginkan, serta mengambil keputusan mandiri sebagai pribadi yang tak perlu bantuan orang lain. Terutama suami yang ada di sampingnya,” papar Lukna Harini, psikologi pada Biro Konsultasi Psikologi Dwipayana, Jakarta.
Masalah yang timbul khususnya perempuan yang lajang, menjauh dari laki-laki hingga belum menikah di usia yang sudah matang.
Kondisi seperti ini diakui Mawar kesannya tidak memerlukan orang lain karena semua sudah mampu mengambil keputusan sendiri.
BACA JUGA : Vaksinasi Booster Mulai 12 Januari 2022, Ini Syaratnya
“Walaupun demikian, sebagai makhluk sosial, dia akan tetap membutuhkan orang lain,”jelasnya.
Jika kemudian laki-laki merasa minder berhadapan dengan perempuan mandiri, sepertinya ia terjebak dalam pandangan bahwa laki-laki “harus hebat” daripada perempuan.
“Padahal setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sebaiknya saling mengisi,” ungkap Lukna.
Bagi perempuan karier atau usaha yang ditekuni jelas tidak berkaitan dengan pandangan apakah membutuhkan laki-laki atau tidak sebagai pasangan hidup.
Apapun kondisinya, mempunyai pasangan atau tidak dia akan tetap maju dan mencapai karier yang bagus bila ia mempunyai kesempatan dan peluang sesuai dengan kualifikasi dan kemampuan yang dimiliki.
Wanita mandiri yang telah menikah tak jarang menghadapi masalah dengan suami yang merasa “tak dibutuhkan”.
Pasalnya, istri mampu melakukan sesuatu yang semestinya dilakukan suami, misalnya mencari nafkah.
Perasaan tak membutuhkan tak akan terjadi apabila ada kesepakatan sebelum menikah. Segala sesuatu dikomunikasikan terlebih dahulu.
Banyak hal yang harus disepakati misalnya aturan, pengelolaan, cara mendidik anak dan lain sebagainya.
BACA JUGA : Bahaya Vape bagi Kesehatan Paru-paru dan Gigi
“Termasuk impian yang ingin dicapai oleh masing-masing, serta menerapkan dalam kehidupan pernikahan yang akan dibangun,” jelasnya kembali
Komunikasi hendaknya dilakukan sepanjang pernikahan agar suami bisa memahami cara pandang masing-masing.
“Melalui komunikasi efektif, timbulnya perbedaan dapat diatasi,” imbuh Lukna.
Perasaan suami yang merasa tak dibutuhkan jug dipicu oleh sikap istri.
Sepanjang kesepakatan dan pembagian peran yang jelas tak ada yang merasa rugi.
Jadi istri mandiri suami tak perlu minder hanya butuh menyeimbangkan saja dan butuh komunikasi yang baik. ***
