Wartawan Kategori Prioritas Suntik Vaksin Booster
OPINIJATENG.COM – Wartawan kategori prioritas suntik vaksin booster. Menyadari profesi wartawan termasuk kelompok rentan berada di garda depan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Profesi yang membutuhkan perlindungan utama di masa pandemi ini. Para jurnalis ini harus bisa menjaga kondisi dan kesehatannya selama berada di lapangan meliput semua kejadian.
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah bekerja sama dengan Balai Kesehatan Indera Masyarakat (BKIM) Provinsi Jawa Tengah memfasilitasi pemberian vaksin dosis ketiga (booster) kepada anggota PWI. Vaksinasi digelar di Gedung BKIM Semarang, Rabu, 26 Januari 2022.
BACA JUGA : Cara Jitu Tunjukkan Pesonamu di Mata orang lain
Kepala BKIM Jateng dr Anastasia Tri Yuli Susanti, MH menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PWI Jateng yang berinisiasi memberikan vaksinasi kepada para wartawan.
Pihaknya berharap, dengan vaksinasi booster jenis Moderna yang diterima, para jurnalis memiliki imunitas dalam tubuh yang lebih kuat, sehingga bisa mencegah serangan Covid-19 termasuk varian barunya
“Langkah PWI untuk memfasilitasi vaksin booster ini sangat tepat, karena jurnalis sering bersentuhan dengan banyak orang. Mereka membutuhkan perlindungan kesehatannya secara ekstra. Sama seperti pelayan publik yang berada di garda terdepan, wartawan masuk kategori prioritas. Meski demikian, kita berharap agar insan pers tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan,” tandas Tri Yuli Susanti.
Disebutkan oleh Tri Yuli, fungsi vaksin booster adalah menjaga antibodi supaya tidak menurun. Vaksin primer yang sudah dilakukan sebelumnya tetap penting.Sekarang dilanjutkan oleh booster yang sifatnya mempertahankan kekebalan tubuh terhadap virus. Namun, pesan Tri Yuli, meski sudah divaksin booster, tetap menerapkan protokol kesehatan, khususnya 5 M.
SEHARI SERIBU DOSIS
BKIM Jateng, kata dia, pelaksana teknis operasional yang membantu Dinas Kesehatan Jawa Tengah di bidang pelayanan dan penunjang pelayanan di bidang kesehatan indera.
BACA JUGA : Malaikat Mendoakan Orang yang Duduk setelah Berjamaah
Terkait dengan program pencegahan dan penanggulangan Covid-19, BKIM selalu memberikan support pada Dinas Kesehatan Jateng yang melakukan percepatan vaksinasi di sejumlah kabupaten/kota.
”Sesuai tugas yang diberikan, kami sudah melaksanakan vaksinasi di Kabupaten Jepara, Batang, Pemalang, Tegal, Brebes, termasuk di Kota Semarang ini dengan rata-rata 1.000 dosis per hari. Kami melihat antusiasme masyarakat ikut vaksin sangat tinggi. Mereka bahkan hafal dengan nama-nama vaksin,” tambah Tri Yuli Susanti.
Sedangkan Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS mengucapkan terima kasih pada BKIM Jateng yang telah memfasilitasi para wartawan untuk vaksinasi booster. Menurut Amir, vaksinasi itu merupakan kerja sama yang kesekian kalinya dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jateng dalam upaya melindungi kesehatan wartawan melalui vaksin.
”Bantuan BKIM luar biasa. Vaksin booster adalah perisai bagi kesehatan wartawan ketika mereka menjalankan tugas di lapangan. Apalagi, posisi wartawan juga berada di garda terdepan dalam mengedukasi, mengubah perilaku masyarakat agar tetap hidup sehat di masa pandemi ini,” kata Amir, seraya menambahkan vaksinasi yang digelar PWI dan BKIM diikuti 75 orang.
BACA JUGA : Intip Kepribadian Seseorang melalui Tulisan Tangan
Para jurnalis antusias mengikuti vaksinasi dosis ketiga. Sejak pukul 10.00 WIB, para jurnalis sudah mengantre di BKIM untuk mendaftar. Kegiatan dimulai dari pengisian identitas, pengukuran tekanan daerah dan cek suhu tubuh. Adapun syarat vaksin booster, yaitu menunjukkan KTP, tensi normal, berusia di atas 18 tahun dan mendapatkan vaksin dosis kedua minimal enam bulan sebelumnya.
Salah seorang peserta vaksin, Sigit Pramono menyampaikan rasa leganya bisa vaksin booster yang digelar PWI-BKIM. Menurut Sigit, pelayanan di BKIM dalam vaksinasi sangat baik. Wakil Ketua Siwo PWI Jateng ini juga mengaku bisa konsultasi jika terjadi efek dalam vaksin booster dan bagaimana solusinya. ***
