By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Ganjar Cukur Gundul: Wujud Empati Pada Anak Penyintas Kanker
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Jateng

Ganjar Cukur Gundul: Wujud Empati Pada Anak Penyintas Kanker

Dwi Widiyastuti
Last updated: 28 Februari 2022 22:24 22:24
By Dwi Widiyastuti
3 Min Read
Share
Ganjar Pranowo cukur gundul
SHARE

OPINIJATENG.COM –  Ganjar cukur gundul sebagai wujud empati pada anak penyintas kenker. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menepati janjinya cukur gundul dalam gerakan Berani Gundul 2022, Senin (28/2).

Cukur gundul dilakukan sebagai dukungan pada anak-anak pejuang kanker saat merayakan Hari Kanker Anak Sedunia.

Ganjar mencukur gundul rambutnya di rumah dinas, dan turut serta bergabung secara virtual pada pelaksanaan kegiatan Berani Gundul yang terpusat di Mal Paragon Semarang. Usai memberikan sambutan, Ganjar mengawali kegiatan tersebut.

“Ini kita semua ngikut mas Andy nih,” ujar Ganjar menyapa Andy F Noya, jurnalis senior yang juga seorang aktivis sosial.

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga menyapa sejumlah anak penderita kanker yang bergabung secara virtual. Mereka berasal dari Manado, Surabaya hingga Semarang.

“Wah ini keren, sebentar lagi saya ikut gundul nih. Semangat ya,” kata Ganjar menyemangati.

Gubernur Ganjar mengatakan, aksi Berani Gundul yang dilakukan dalam rangka peringatan Hari Kanker Anak Sedunia ini wujud dari empati dan solidaritas pada para penyintas kanker.

BACA JUGA : Sang Raja Minyak Tutup Usia, Tapak Tilas Arifin Panigoro dari Pengusaha hingga Politik

“Jadi kalau rambut itu kan bisa tumbuh lagi, mau dipotong kaya apapun kan bisa tumbuh lagi. Tapi membangun empati solidaritas menurut saya penting,” katanya.

Ganjar sendiri tak asing dengan peringatan Hari Kanker Anak Sedunia. Sejak 2019, Ganjar telah berpartisipasi meski tak ikut gundul dan hanya memotong sedikit dari rambutnya sebagai simbolis.

“Solidaritas gaya anak-anak muda itu menurut saya keren, membangun empati dengan berani gundul kemudian memberikan donasi,” tuturnya.

Tak hanya ikut aksi, mantan anggota DPR RI itu turut memberikan donasi. Selain itu sejumlah orang juga turut cukur gundul serentak di Mal Paragon Semarang.

Bahkan, salah satu pesertanya adalah seorang ibu. Berdasarkan laporan panitia, rambut dari ibu bernama Ulin itu ‘berharga’ Rp 20.000.000 dan didonasikan untuk anak-anak penderita kanker.

“Tadi lumayan sudah terkumpul mungkin hari ini 70-80juta dapat. Mudah-mudahan itu juga akan bisa membantu karena memang anak-anak itu perlu bantuan,” ujarnya.

Soal rambut barunya, Ganjar mengaku sudah beberapakali cukur gundul dengan menyisakan satu sampai tiga centimeter. Ganjar merasa lebih ringan dan sejuk. Ketika ditanya, hanya satu kata yang dikatakan Ganjar.

“Isis,” selorohnya.

Andy F Noya dalam kesempatan itu berterimakasih pada Ganjar yang berkenan mengikuti aksi Berani Gundul. Andy berharap, aksi Ganjar memantik kepala daerah lain sehingga donasi yang didapat juga makin banyak.***

You Might Also Like

Marwan Dkk Bangun Gubung Bambu, Siap Garap Lahan Milik Mereka
Worth It! Beli Sayuran Hidroponik di Balatkertrans Jateng di Klampok Banjarnegara
Tingkatkan Profesionalisme, PT Semen Gresik Kolaborasi PWI Jateng Selenggarakan UKW
Tanam Mangrove Bareng Pelajar, Ganjar Canangkan Ekowisata Mangrove Muara Kali Ijo
Wibowo Prasetyo: Pembentukan Desa Sadar Kerukunan
TAGGED:anak penyintas kankerCukur gundulempatiGnajar
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Sang Raja Minyak Tutup Usia, Tapak Tilas Arifin Panigoro dari Pengusaha hingga Politik
Next Article Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 127
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Permukiman desa tradisional dengan rumah beratap rumbia, pepohonan tropis, sawah hijau, dan aliran air.
Budaya Desa Bukan Sekadar Warisan, tetapi Bisa Menjadi Kekuatan Masa Depan
Jateng Khazanah
Ilustrasi seekor kancil, kerbau, dan buaya dalam cerita anak berlatar hutan hijau dan sungai.
Bukan Sekadar Dongeng, Kisah Si Kancil Bisa Jadi Pintu Masuk Anak Mengenal Budaya Nusantara
Jateng Khazanah
Naskah kuno terbuka dengan tulisan tangan tradisional dan ornamen berwarna emas, merah, serta biru.
Naskah Kuno Bukan Sekadar Peninggalan Masa Lalu, Ada Pengetahuan Nusantara yang Bisa Kita Gali Kembali
Jateng Khazanah
Ilustrasi prosesi pemotongan rambut anak dalam upacara tradisi ruwatan rambut gimbal dengan pakaian adat Jawa.
Bukan Sekadar Potong Rambut, Ruwatan Anak Gimbal Dieng Menyimpan Pesan tentang Identitas dan Kearifan Lokal
Jateng Khazanah
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?