By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Kajian Kitab Kuning Optimalkan Dakwah Wasathiyah melalui Radio
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Pendidikan

Kajian Kitab Kuning Optimalkan Dakwah Wasathiyah melalui Radio

Dwi Widiyastuti
Last updated: 1 Juli 2022 04:11 04:11
By Dwi Widiyastuti
4 Min Read
Share
Sekretaris Pelaksana Pengelola Masjid Agung Jawa Tengah, Drs KH Muhyiddin MAg
SHARE

OPINIJATENG.COM – Kajian Kitab Kuning  sebagai bentuk optimalisasi dakwah Wasathiyah melalui radio segera ditayangkan.

Kegiatan ini diadakan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang sebagai penanggung jawab Lembaga Penyiaran Komunitas (LPK) Radio Dakwah Islam (Dais) di frekuensi 107.9 FM.

Kajian kitab kuning ini sebagai terobosan baru menjawab tantangan broadcasting digital yang sekarang sedang trend.

BACA JUGA: Manasik Haji Berbasis Lantai, Terobosan Bimbingan Layanan Haji 1443 H 2022 M

Menurut Sekretaris Pelaksana Pengelola Masjid Agung Jawa Tengah, Drs KH Muhyiddin, M.Ag didampingi Koordinator Pengembangan Radio Dais FM, H Isdiyanto, S.IP, Kajian Kitab Kuning bertujuan meningkatkan kompetensi para penyiar radio Dais.

“Kami serius merespons tantangan yang dihadapi di era broadcating digital saat ini,” jelas Kiai Muhyiddin.

Langkah yang ditempuh, lanjut dia, adalah mengembangkan Radio Dais baik dari sisi kelembagaan, sumberdaya manusia hingga program siaran guna memenuhi tuntutan pendengar yang jumlahnya semakin banyak dan semakin dinamis.

“Terobosan yang kami tempuh, antara lain menjalin kerja sama relay siaran bersama, memaksimalkan siaran streaming melalui di link YouTube agar mendunia serta meningkatkan kompetensi penyiar melalui pelatihan agar lebih profesional dalam bersiaran, termasuk mempertajam siaran on air dialog interaktif kajian Kitab Kuning,” katanya, Kamis 30 Juni 2022.

Kiai Muhyidin mengurai, dari aspek kelembagaan, MAJT telah menggandeng Unwahas, pemilik Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) PT Radio Kharisma Insan Dinamik Semarang, dengan nama udara Radio Gaul, di frekuensi 87.8 FM Semarang.

Kerja sama yang disepakati berupa relay siaran bersama, yang penandatanganan kerjasamanya akan dilaksanakan Sabtu, 16 Juli 2022, pagi, di Kampus Unwahas.

BACA JUGA: Ganjar Doakan Jokowi dan Dapatkan Solusi dari Kunjungan ke Ukraina-Rusia

Rencana, penandatanganan akan dilaksanakan antara Ketua Yayasan Wahid Hasyim, Prof Dr KH Noor Achmad, MA dan pimpinan PP MAJT, Prof Dr Ir H Edi Noersasongko, M.Kom.

Selanjutnya, sore harinya, keduanya akan menjadi narasumber dalam dialog interaktif yang disiarkan kedua radio bertema, Urgensi Pendekatan Kitab Kuning untuk Optimalkan Dakwah Wasathiyah melalui Radio.

Disinggung rencana pelatihan penyiar, Kiai Muhyiddin menjelaskan, akan dilaksanakan Sabtu, 2 Juli 2022, pagi hingga sore, di Ruang Rapat Khusus MAJT, jumlah peserta 15 orang.

Adapun narasumber terdiri, Wakil Ketua PP MAJT, KH Hanief Ismail, Lc, topiknya Radio Dais, Pengemban Dakwah Wasathiyah Masjid Agung Jawa Tengah.

Kemudian Heri Pamungkas MIkom, Direktur Operasional TVKU sekaligus Dosen Komunikasi Udinus, menyampaikan topik, Kiat dan Teknik Penyiar dalam Berkomunikasi dengan Narasumber dan Pendengar.

Sementara Choirul Ulil Albab, MI.kom, Presenter TVRI Jawa Tengah sekaligus Dosen Komunikasi Udinus dengan topik, Kiat dan Teknik Penyiar dalam Mengembangkan Materi Wawancara.

Koordinator Pengembangan Radio Dais MAJT, H Isdiyanto Isman menambahkan, Kajian Kitab Kuning merupakan program siaran andalan Radio Dais.

Bahkan menjadi ciri khas Radio Dais yang sangat populer di kalangan pendengar.

Siaran, bab Kitab Kuning ini belum dijumpai di radio lain.

Karena sebagai maskot, maka penyiar harus mampu mengembangkan materi secara baik.

Kitab Kuning yang selama ini dikenal akrab di lingkungan pesantren.

Kitab ini termasuk sulit dipelajari oleh awam, apalagi hanya sekadar didengar.

Maka di Radio Dais harus menjadi kajian yang mudah dipahami pendengar.

Oleh karenanya memerlukan kemampuan prima dari penyiar yang berfungsi sebagai presenter.

Apalagi narasumbernya para ulama yang menguasai berbagai kitab kuning, seperti Kiai Dzikron Abdullah, Pengasuh Pesantren Addanuriyah, Sendangguwo, Semarang. Ada juga Kiai Hadlor Ikhsan, Pengasuh Pesantren Al-Islah, Mangkang Kulon, Semarang. Termasuk, juga Kiai Harus Shodaqoh, Pengasuh Pesantren Al-Itqon, Bugen, Semarang dan lainnya.

“Oleh karenanya, dalam upaya meningkatkan kualitas program siaran Dialog Interaktif Kajian Kitab Kuning, PP MAJT memandang urgen dilakukan pelatihan bagi para penyiar Radio Dais, agar lebih profesional dalam memandu program siaran tersebut,” jelasnya.***

You Might Also Like

Wisuda 75 UMP, Luluskan 1.870 Mahasiswa
“Blakasuta”: Gerakan Kolaboratif Guru dari Ujung Banjarnegara yang Menginspirasi
Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 1 Halaman 78, 82, 83, 84 Pembelajaran 4 Sub Tema 2 Pengalaman Bersama Teman
65 Wisudawan Polibara Siap Ikut Program Internship di Negeri Matahari
Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 4 Halaman 112, 114, 115, 117 Pembelajaran 1 Sub Tema 3 Giat Berusaha Meraih Cita-Cita
TAGGED:dahwahKajian. kitab kuningradio
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Manasik Haji Berbasis Lantai, Terobosan Bimbingan Layanan Haji 1443 H 2022 M
Next Article Khoirul Anwar: Doktor Baru Unwahas Lulus Cumlaude dengan Desertasi Memikat
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Ayah dan ibu mendampingi anak balita bermain warna dan menggambar bersama di meja rumah.
Bukan Cuma Nilai Raport, 5 Kebiasaan Orang Tua Ini Bisa Jadi Bekal Anak Menuju Masa Depan
Jateng News
Kentang goreng berwarna keemasan dengan taburan garam dan rempah, disajikan bersama saus tomat.
Resep Kentang Goreng Krispi Tanpa Tepung, Rahasia Camilan Renyah untuk Temani Waktu Santai
Jateng News
Tumis buncis dengan wortel, irisan sosis, dan cabai merah yang disajikan dalam mangkuk cokelat.
Bingung Menyiapkan Menu Harian? Ini 7 Ide Tumisan Praktis yang Hemat Minyak dan Cocok untuk Keluarga
Jateng News
Martabak telur goreng berwarna keemasan dengan isian telur dan daun bawang, dipotong menjadi beberapa bagian.
Tak Perlu Beli di Pinggir Jalan, Martabak Telur Kulit Lumpia Ini Bisa Dibuat Sendiri di Rumah
Jateng News
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?