18 April 2026 20:09

Parenting Perdana KB, TK, dan Istana Tahfidz Sang Pemimpin Yafikhi Semarang 2022-2023

0
IMG-20220727-WA0008_resize_2

OPINIJATENG.COM -Yayasan Fi’lal Khoirot Indonesia (Yafikhi) selain bergerak dalam program sosial dan kemanusiaan juga bergerak dalam bidang pendidikan.

Jenjang pendidikan yang sudah berjalan yaitu Kelompok Bermain (KB), Taman kanak-kanak (TK), dan Istana Tahfidz Sang Pemimpin.

“Setelah sepekan anak-anak mengikuti rangakaian program Masa pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai awal dari rangakaian kegiatan belajar telah berjalan lancar,” jelas Juatni S.Pd, kepala KB dan TK Sang Pemimpin.

BACA JUGA : Wakaf Uang akan Menjadi Program Prioritas BWI Jateng

Dia menambahkan, pihak sekolah sadar bentul untuk mencapai tujuan yang sama perlu adanya keterlibatan seluruh stakeholder antara sekolah, orang tua dan anak.

Oleh karenanya pada kesempatan ini sekolah memfasilitasi pertemuan antara pihak sekolah dan orang tua yang dikemas dalam acara parenting.

Parenting dilaksanakan dalam rangka mewujudkan kualitas dan sinergi wali murid, dalam menghantarkan anak-anak menjadi generasi sholeh sholeha, berakhlakul karimah.

“Tema yang diusung dalam parenting kali ini, ‘pola komunikasi antara orang tua, anak dan sekolah sebagai fasilitator tumbuh kembang potensi anak’, yang di hadiri 50 orang tua wali murid,” ujarnya, Sabtu 23 Juli 2022.


BACA JUGA
: Terungkap! Pelaku Mutilasi Mayat Wanita di Kabupaten Semarang adalah Pacar Korban

Sebagai pemateri Dra Nadhilah, MSi. Pemerhati pendidikan, yang telah purna tugas sebagai dosen PAUD Universitas Veteran Semarang.

Bunda Dila begitu sapaannya, menyatakan, “Pada dasarnya mendidik anak usia KB dan TK adalah dengan cara bermain. Maka sebagai orang tua harus bisa menciptakan permainan yang ada nilai pendidikannya,” katanya.

“Pertama masuk di sini (Yafikhi, red), saya langsung jatuh cinta. Saya merasa senang diberi anugerah untuk menransfer ilmu yang saya miliki. Semoga tempat ini menjadi berkah untuk warga sekitar sini, untuk yayasan dan semuanya,” ungkap ibu 57 tahun itu.

Sementara itu Mardiana, ibunda dari Gladis siswa TK A Sang Pemimpin, merasa senang dengan adanya parenting ini.

Hal yang sama di sampaikan Lisa, ibunda dari Rafaza siswa TK B Sang Pemimpin, ia berharap ada parenting berkelanjutan, supaya wali murid bisa belajar langsung dengan ahlinya.***

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *