By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Ribuan Orang Hadiri Haul Ke 11 KH Masruri Mughni
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Jateng

Ribuan Orang Hadiri Haul Ke 11 KH Masruri Mughni

Dwi Widiyastuti
Last updated: 31 Juli 2022 22:35 22:35
By Dwi Widiyastuti
5 Min Read
Share
Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zulfa Mustofa menyampaikan tausiah dalam upacara haul Ke-11 KH Masruri Mughni di Masjid An-Nur Pondok Pesantren Al-Hikmah 2, Benda, Sirampog, Kabupaten Brebes, Sabtu (30/7)
SHARE

OPINIJATENG.COM –  Ribuan orang dari berbagai penjuru nusantara mengikuti Upacara Haul Ke-11 KH Masruri Mughni dan Haul Ke- 26 Nyai Hj Adzkiya binti H Miftah, Sabtu 30 Juli 2022.

Mereka kebanyakan menggunakan mobil pribadi bahkan angkutan umum dan truk.

Upacara ditandai dengan khataman Al-Quran bilghaib atau hafalan sebanyak 91 kali dan hafalan 800 kali bin nadzor oleh para santri dan penduduk Desa Benda.

BACA JUGA: Bedah Buku “Mencari Indonesia 4” Tumbuhkan Cinta Tanah Air, Mengenang Jasa Pahlawan dan Memantik Literasi Pengunjung

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikmah 2 KH Sholahuddin Masruri (Gus Sholah) menjelaskan, Haul ke-11 merupakan haul kali pertama setelah dua tahun libur karena pandemi Covid-19.

Tampak hadir Wakil Ketua Umum PBNU Nusron Wahid, Anggota DPD RI Abdul Kholik, Rektor Unissula Semarang, Prof Dr Gunarto, Direktur Umum dan Keuangan RSI Sultan Agung Semarang Hj Munadharoh SE MM, Ketua Dewan Pembina YPI Nasima KH Hanief Ismail Lc, KH Ahmad Shobri pengasuh Pondok Pesantren AlFalah Jatilawang Banyumas, para dosen Unsoed Purwokerto, para kiai dan habaib.

Para alumni yang tergabung dalam Rabithah Ma’ahid AlHikmah Tsani (Rohmani) juga hadir dalam acara itu.

Gus Sholah dalam pidatonya mengatakan, pesantren yang ditinggalkan Abah Masuri adalah amanah yang harus terus diperlihara dan diuri-uri ila akhiruzaaman, bukan ghanimah atau warisan. Karena itu dia bersama adik-adik dan anak cucu Kiai Masruri bertekad akan melanjutkan perjuangan melalui pondok pesantren tersebut.

Manhaj Moderat

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zulfa Mustofa mengatakan, Nadlatul Ulama (NU) mengikuti manhaj atau jalan tawasuth atau moderat.

‘’Tidak ekstrem kanan juga tidak ekstrem kiri. Tidak kaku atau terlalu keras (fundamentalis) tetapi juga tidak terlalu bebas atau liberalis. Para ulama pendiri NU mempunyai sanad keilmuan atau transmisi keilmuan yang sangat jelas tersambung sampai Rasulullah Saw. Mereka juga mampu mengkontekstualisasi atau menyesuaikan zaman dan waktu,’’ tegas Zulfa.

BACA JUGA: Terimakasih Pak Ganjar: 54 WNI Korban Penyekapan di Kamboja Berhasil Dibebaskan

Dia mengatakan hal itu dalam tausiah Haul Ke-11 Almaghfurlah KH Masruri Mughni di Masjid An-Nur Pondok Pesantren Al-Hikmah2, Benda, Sirampog, Kabupaten Brebes, Sabtu 30 Juli 2022.

Menurut Kiai Zulfa yang alumni Pondok Pesantren Maslakul Huda, Kajen, Margoyoso, Pati itu, karena sanad keilmuan yang jelas dan kecerdasan para ulama mengkontekstualisasi ajaran Al-Qur’an dan Al-Hadist dengan keadaan zaman, mereka tidak gampang mengkafirkan orang lain yang berbeda faham dan pandangan.

‘’Saya ingatkan, jangan gampang mengkafirkan orang lain selama shalatnya sama, kiblatnya sama dan ajaran yang dianutnya sama,’’ tegasnya.

Pembacaan manakib atau Riwayat hidup Kiai Masruri disampaikan Rais Syuriyah PBNU KH Subhan Ma’mun. Menurut Kiai Subhan,  Kiai Marsuri bin Abdul Mughni lahir di Benda, 23 Juli 1943. Ulama yang karib disapa Abah Masruri adalah putra pertama dari dua bersaudara pasangan H Abdul Mughni dan Hj Maryam. Kiai Masruri merupakan cucu dari Muassis Pesantren Al-Hikmah, KH Cholil bin Mahalli. Sejak kecil, Abah Masruri mendalami ilmu agama di bawah asuhan sang kakek secara langsung. Memasuki usia 14 tahun, pada tahun 1957 mondok di Pesantren Tasik Agung Rembang di bawah asuhan KH Sayuti dan KH Bisri Musthofa. ‘’Kiai Masruri sudah aktif di NU sejak kecil di IPNU,’’ katanya.

Wakil Ketua Umum PBNU Kiai Zulfa dalam tausiahnya mengatakan, Nahdlatul Ulama dalam praktiknya di masyarakat selalu menerima tradisi kearifan lokal yang tidak bertentangan dengan syariah Islam.

Dia merasa gembira karena Al-Hikmah 2 diasuh oleh para ulama yang sanad keilmuanya tersambung hingga Rasulullah Saw.

‘’Almaghfurlah Kiai Masruri dikenal sebagai ulama yang zuhud dan sederhana yang sepanjang hidupnya diwakafkan untuk membesarkan Nahdlatul Ulama,’’ katanya.

Upacara haul ditutup dengan bacaan doa oleh KH Muhammad Amin Allatas dari Karanglewas, Purwokewrto, Banyumas. Selain khataman Al-Qur’an, sebelumnya diselenggarakan khitanan massal oleh RSI Sultan Agung Semarang, workshop penulisan dan sosialisasi indsutri hulu migas oleh SKK Migas Jabanusa.***

You Might Also Like

Kakanwil Kemenag Resmikan Pembangunan TPQ Plus Al-Qodar Sendangmulyo Semarang
Museum Jenang-Gusjigang Kudus Sabet Rekor Dunia
Bupati Banyumas Ujicoba Bus Angkutan Wisata Gratis Rute Baturraden-Banyumas
Asyiknya Cuti Bersama di Tahun 2023, Intip Cuti Bersama Selanjutnya…
Ganjar Dukung Revitalisasi Keraton Jadi Pusat Kebudayaan
TAGGED:Hadiri Haul Ke 11KH Masruri MughniRibuan Orang
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Bedah Buku “Mencari Indonesia 4” Tumbuhkan Cinta Tanah Air, Mengenang Jasa Pahlawan dan Memantik Literasi Pengunjung
Next Article Prof Noor Achmad: Baznas Menyalurkan Ambulans Kepada 4 Institusi
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Ayah dan anak bermain mainan warna-warni bersama di ruang keluarga dengan suasana ceria.
Anak Selalu Ditolong Orang Tua? Kebiasaan Ini Bisa Membuat Kemandirian Anak Sulit Berkembang
Jateng Pendidikan
Ayah dan ibu mendampingi anak balita bermain warna dan menggambar bersama di meja rumah.
Bukan Cuma Nilai Raport, 5 Kebiasaan Orang Tua Ini Bisa Jadi Bekal Anak Menuju Masa Depan
Jateng Pendidikan
Kentang goreng berwarna keemasan dengan taburan garam dan rempah, disajikan bersama saus tomat.
Resep Kentang Goreng Krispi Tanpa Tepung, Rahasia Camilan Renyah untuk Temani Waktu Santai
Jateng News
Tumis buncis dengan wortel, irisan sosis, dan cabai merah yang disajikan dalam mangkuk cokelat.
Bingung Menyiapkan Menu Harian? Ini 7 Ide Tumisan Praktis yang Hemat Minyak dan Cocok untuk Keluarga
Jateng News
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?