By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Generasi Qurani, Prof Ahmad Rofiq: Mengaji dan Memberkahi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Gagasan

Generasi Qurani, Prof Ahmad Rofiq: Mengaji dan Memberkahi

Dwi Widiyastuti
Last updated: 7 November 2022 07:34 07:34
By Dwi Widiyastuti
6 Min Read
Share
Prof Ahmad Rofiq (dua dari kanan), Ketua Majlis Hakim bidang Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Alquran Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-6 Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Provinsi Sumbar berfoto bersama pejabat setempat.
SHARE

Oleh: Ahmad Rofiq

OPINIJATENG.COM – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan Ibu Kota Padang, 6-13 November 2022 menjadi (kembali) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) Ke-6 Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri), setelah 2020 di era pandemi Covid-19, sukses menjadi juara umum sekaligus tuan rumah MTQ Nasional, 12-21 November 2020.

Pada acara malam ta’aruf – yang kebetulan saya diamanati menjadi Ketua Majlis Hakim bidang Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Alquran ikut hadir — Gubernur Sumbar H Mahyeldi Ansharullah SP yang bergelar Datuak Marajo menyatakan, “Kami memang mengirim surat, supaya Provinsi Sumatra Barat menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQN ke-6 Korpri. Karena kami ingin keberkahan Alquran senantiasa terlimpah di Ranah Minang ini. Sekaligus memancarkan aura positif yang menyinari seluruh warga syara’ mangato adat mamakai dan pemerintahannya. Kami pun memberikan reward atau penghargaan kepada para juara peserta dari Sumatra Barat, untuk juara pertama sebesar RP200 juta,” katanya.

Prof Ahmad Rofiq, Ketua Majlis bidang Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Alquran Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) Ke-6 Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Padang, Sumbar

Kebetulan ada teman kuliah saya di Ciputat, Jakarta yang menjadi dosen Universitas Andalas (Unand) Padang, Prof Yaswirman, yang juga Dewan Hakim dalam bidang yang sama, mengatakan: “Kalau peserta juaranya menerima RP200 juta, berapa Dewan Hakim-nya?”

BACA JUGA:Ibu Nyai Se-Indonesia Prihatin, Berkumpul untuk Bahas Dinamika Permasalahan di Pondok Pesantren

Tentu kawan saya ini, bercanda yang sekaligus menggelitik. Mengapa Pemprov Sumbar bersemangat dan memiliki keberanian yang luar biasa untuk memberi penghargaan kepada para ahli dan hamilul quran?

Ungkapan Gubernur Sumbar H Mahyeldi Ansharullah SP yang bergelar Datuak Marajo itu mengingatkan ungkapan Gus Baha’ (KH Ahmad Bahauddin Nursalim), “Seribu fatwa para Ulama, lebih kuat dengan satu kalimat pejabat eksekutif.”

BACA JUGA:Manajemen Masjid, Nur Khoirin YD: Harus Raker

Banyak nasihat sangat berharga dari guru Dr KH Ahsin Sakho Muhammad MA alhafidhz:

Pertama, “Orang kalau menyenangkan Allah dengan menghafalkan Alquran, Allah pasti akan menyenangkannya.”

Kedua, “Orang yang berkhidmah kepada Alquran, Alquran akan berkhidmah kepadanya di hari kiamat nanti.”

Ketiga, “Berikanlah apa yang terbaik darimu buat Alquran, waktumu, pengorbananmu, ketulusan cintamu, maka Alquran akan membalasmu dengan yang lebih bagus lagi.”

Keempat, “Ketika kamu membaca Alquran, yainilah bahwa di atasmu ada Allah yang sedang memandangmu dengan penuh kasih sayang”.

BACA JUGA:Calon Pengantin dan Pasangan yang Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Sebaiknya Klik Website BP4 Jateng

Ungkapan tersebut juga sejalan dengan penegasan Allah Ta’ala:

“Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami (Allah) akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami (Allah) siksa mereka disebabkan perbuatannya” (QS. Al-A’raf (7): 96).

Di provinsi Sumbar, banyak anak-anak usia di bawah sepuluh tahun, sudah banyak yang hafal Alquran.

Tampaknya ini menjadi fenomena yang umum di seluruh wilayah Indonesia, hanya bentuk perhatian masing-masing kepala daerah berbeda.

Semoga kebijakan dan apresiasi kepada para hamilul Quran, menjadi model kebijakan yang baik dan diikuti oleh para kepala daerah lainnya, agar bumi Indonesia tercinta, yang merupakan hasil perjuangan para ulama dan tentu para pahlawan di negeri ini, terus dipersatukan oleh semangat ukhuwwah Islamiyah, wathaniyah, dan insaniyah. 

BACA JUGA:Subsidi Angkutan Barang Perlu Ditambah, Djoko Setijowarno: Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Rasulullah saw menegaskan: “Khairukum man ta’allama l-Qur’ana wa ‘allamahu” artinya “sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Alquran dan mengajarkannya (kepada orang lain)” (Riwayat Al-Bukhari).

Kejuaraan dari dan MTQN VI Korpri, hanyalah sebagai instrumen atau wasilah untuk menyiapkan generasi Qurani, karena itu tugas untuk makin bergairah dan semangat menyiapkan generasi qur’ani, agar terus belajar dan mengajarkannya kepada orang lain.

Mengapa? Karena Alquran merupakan satu-satunya kitab yang masih asli dan tidak bisa dinodai oleh tangan jahil manusia.

Alquran diturunkan guna menjadi petunjuk bagi manusia (hudan lin-nas) dan menjadi penjelas dan pembeda antara yang haq dan yang batil, menjadi obat bagi hati dan fikiran manusia.

Dengan Alquran kita dapat merasakan sebuah ketenangan dalam hidup dan menghilangkan setiap kegelisahan yang ada dalam diri kita.

BACA JUGA:IPDA Indonesia Adakan Webinar Nasional, Kades Cantik Asal Banjarnegara jadi Narasumber

Semoga dengan semangat mengaji, bertambah ilmu, makin berbakti dan berkontribusi bagi Indonesia mulia tercinta.

Makin banyaknya para penghafal Alquran, negeri ini makin dilimpahi keberkahan dan kebaikan, NKRI makin kokoh Bersatu dan berdaulat, kemajemukan dan keberagaman menjadi khazanah dan modal kuat memajukan bangsa ini, dan kita semua layak menggantungkan harapan terwujudnya baldatun thayyibatun wa Rabbun Ghafur. Allah a’lam bi sh-shawab.   
 
*) Prof Dr H Ahmad Rofiq MA adalah Ketua PW Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jawa Tengah, Direktur LPPOM-MUI Jawa Tengah, Guru Besar Pascasarjana UIN Walisongo Semarang, Ketua DPS RSI-Sultan Agung Semarang, Ketua Bidang Pendidikan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Ketua II YPKPI Masjid Raya Baiturrahman Semarang, Koordinator Wilayah Indonesia Tengah PP. Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Pusat, Anggota Dewan Penasehat Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Pusat, Ketua DPS BPRS Kedung Arto Semarang.***

You Might Also Like

Prof Ahmad Rofiq: Puasa Ramadhan Bentuk Kenikmatan Allah yang Dilimpahkan pada Hamba-Hamba-Nya – 1
Buya Yahya: Hukum Jual Beli Uang Asing Tidak Boleh,Ikuti Penjelasannya
Belajar Kearifan dan Marwah dari Syekh Hatim Al-‘Asham
Teruslah Berbuat yang Terbaik
Anak Muda Jangan Cuma Didengar, Saatnya Dilibatkan dalam Menentukan Masa Depan Kota
TAGGED:berkahgenerasi quraniGubernr Sumbar H Mahyeldi Ansharullah SP bergelar Datuak MarajoGubernur SumbarkeberkahanKota PadangmeberkahimengajiMTQN Ke-6 SumbarngajiProf Ahmad RofiqSemarang Siap Cetak Generasi QuraniSumatera BaratSumbar
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Ibu Nyai Se-Indonesia Prihatin, Berkumpul untuk Bahas Dinamika Permasalahan di Pondok Pesantren
Next Article Tol Semarang – Demak Tahap Uji Coba, Siap Beroperasi Saat Nataru 2022
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Tim pemasaran berdiskusi menganalisis data dan grafik bisnis menggunakan laptop dalam rapat strategi marketing.
Jangan Asal Promosi! Ini Strategi Marketing yang Bisa Membantu Bisnis Lebih Dikenal Pelanggan
Jateng Marketing
Ilustrasi fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik dengan bangunan industri dan cerobong di kawasan hijau.
Sampah Kota Bisa Jadi Listrik, tetapi Mengapa Kebiasaan Warga Tetap Menentukan?
Environment Jateng
Gajah Sumatra bertaring panjang berdiri di tengah hutan tropis yang rimbun.
Hutan Bukit Tigapuluh Bukan Sekadar Rumah Satwa, Masa Depan Masyarakat Juga Dipertaruhkan
Environment Jateng
Sampah plastik dan limbah rumah tangga menumpuk di sepanjang pantai hingga mencemari kawasan laut.
Laut Rusak, Siapa yang Paling Merasakan Dampaknya? Nasib Nelayan dan Masa Depan Pangan Indonesia
Environment Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?