UKW Joglosemar, Cetak Insan Pers Melek Etika dan Skill

Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS, Ketua PWI Solo Anas Syahirul Anam, dan Ketua PWI DIY Hudono berpose bersama perwakilan manajemen PT Semen Gresik
OPINI JATENG – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang akan diselenggarakan di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, 15-17 Maret 2023. Bertempat di Gedung Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Seni dan Budaya peserta akan diuji. UKW diharapkan akan mencetak insan pers yang melek etika dan skill. Dewas ini keahlian dan etika menjadi rel para wartawan untuk mencari informasi.
Sebanyak 52 wartawan dari wilayah Yogyakarta, Solo, dan Semarang (Joglosemar) akan mengikuti Uji UKW. Ujian tersebut dilaksanakan serentak di Sleman Yogyakarta. Mereka akan manjadi wartawan yang andal yang bisa menyampaikan informasi secara benar dan bisa dipertanggng jawabkan.
UKW dilaksanakan untuk meningkatkan mutu para jurnalis sehingga bisa mengikuti perkembangan zaman. Selain itu kode etik jurnalis harus dipahami agar berada dalam koridor yang tepat.
BACA JUGA: Prof Ahmad Rofiq: Ber-Tagline INSAN, LPPOM-MUI Jadi One Entity yang Siap…
UKW bersejarah di Indonesia, karena baru pertama kali digelar oleh tiga organisasi PWI (PWI Jawa Tengah, Solo, dan Yogyakarta) ini didukung oleh PT Semen Gresik pabrik Rembang. Agenda ini juga sebagai upaya turut memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2023.
Rencananya pembukaan agenda tersebut dihadiri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, dan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, serta manajemen Semen Gresik. Tak hanya itu, Ketua PWI Pusat Atal S Depari bersama Sekjen PWI Mirza Zulhadi dijadwalkan hadir.
Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS yang juga inisiator UKW Joglosemar menjelaskan, kegiatan kolaboratif tiga PWI ini bertujuan meningkatkan kualitas dan profesionalitas insan pers.
Harapannya, lanjut Amir, wartawan tak hanya kompeten dalam praksis berjurnalistik, namun memiliki kemampuan etis atau punya tanggung jawab sosial dalam bekerja. Dikatakannya, penyelenggaraan UKW Joglosemar berada pada momen yang tepat, karena saat ini dibutuhkan wartawan yang cerdas dan media waras dalam koridor Kode Etik Jurnalistik di tengah era digital, dan sebentar lagi menghadapi tahun politik pada 2024.
”Bagi kami sendiri, UKW sudah lama menjadi program mahkota sebagai kesungguhan kami menjaga harkat dan mertabat kewartawanan. Dan kami bersyukur, PWI Jateng mendapat apresiasi dari PWI Pusat sebagai penyelenggara UKW terbanyak,” kata Amir dalam keterangannya, Senin 13 Maret 2023.
Diawali Orientasi
BACA JUGA: LPPOM-MUI dan Perppu ke UU Cipta Kerja, Prof Ahmad Rofiq: Makin Banyak Kompetitor
Dia menambahkan, kegiatan UKW diawali dengan kegiatan orientasi jelang UKW pada 15 Maret. Pemateri dari tim Dewan Kehormatan Provinsi PWI Jateng, dan para asesor akan memberikan pembekalan terkait Hukum Pers dan Kode Etik Jurnalistik, Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PDPRT) PWI, dan seputar materi Uji Kompetensi Wartawan.
Sedangkan pelaksanaan UKW akan berlangsung 16-17 Maret yang diikuti 52 wartawan. Dari Semarang ada 24 peserta yang akan mengikuti UKW kategori muda, madya, dan utama. Peserta dari Solo berjumlah 18 wartawan kategori muda, sedangkan dari Yogyakarta ada 10 wartawan muda yang siap diuji.
UKW Joglosemar menghadirkan penguji dari PWI Pusat, bersama para asesor dari PWI Jateng, Jatim, Solo dan DIY.
Pada kesempatan itu, Amir menyampaikan apresiasi kepada Semen Gresik yang tetap menjalin kemitraan dengan media, dan konsisten mendukung kegiatan UKW demi meningkatkan kapasitas, skill, dan etika wartawan.
Demikian infrmasi tentang UKW Joglosemar, cetak insan pers melek etika dan skill.***
