17 April 2026 16:50

Jamaah Sholat Id Sambut Hangat Kedatangan Uskup Agung Semarang Mgr Dr Robertus Rubiyatmoko di MAJT Semarang

0
Uskup Agung Semarang salami jamaah sholat Id di MAJT Semarang ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 H

Uskup Agung Semarang salami jamaah sholat Id di MAJT Semarang ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 H

OPINI JATENG – SEMARANG – Jamaah sholat Idul Fitri 1444 H menyambut hangat Uskup Agung Semarang Mgr Dr Robertus Rubiyatmoko di MAJT Semarang beserta para Pemuka Agama Jawa Tengah (dari semua agama), usai pelaksanaan sholat Id, Sabtu, 22 April 2023.

Uskup Agung Semarang dan rombongan berbaur dengan sekitar 30 ribu jemaah yang memadati area Plasa Masjid Agung Jawa Tengah.

Para tokoh agama itu mengajak jabat tangan jAmaah seraya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah. Jamaah pun menyambut hangat dan suka cita dan diakhiri berfoto bersama.

BACA JUGA:Prof Ahmad Rofiq: Yakin Saja, Puasa Anda Tidak di Hari Syakk

Dalam pelaksanaan sholat Idul Fitri 1444 Hijriyah, seluruh area MAJT dipadati jemaah yang datang dari berbagai penjuru Kota Semarang dan berbagai daerah di Jawa Tengah.

Mereka terhipnotis untuk kembali sholat Id di MAJT Semarang, setelah tidak ada hambatan pandemi Covid-19.

“Bila jamaah padat seperti ini, jumlahnya pada kisaran 30 ribu orang,” jelas Ketua Pelaksana Pengelola Masjid Agung Jawa Tengah (PP MAJT) Prof Dr KH Noor Achmad, MA, kepada wartawan, Sabtu (22 April 2023).

Uskup Agung Semarang di MAJT Semarang foto bersama jamaah sholat Idul Fitri 1444 H

Bertindak sebagai khatib Prof Dr KH Imam Taufik MAg dan imam sholat, KH Ulil Abshor, Al-Hafidz.

BACA JUGA:Prof Ahmad Rofiq: Beda 1 Syawal 1444 H? Bijaklah Bersikap sebab Beda itu Indah

Khotib Prof Imam Taufik selain Rektor UIN Walisongo, Semarang juga Ketua Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jawa Tengah, mengetengahkan tema Menggapai Kemenangan dengan Fitrah dan Taqwa.

Pelaksanaan sholat Id disiarkan langsung oleh TV Kampus Udinus (TVKU), Radio Dakwah Islam (Dais) MAJT, MAJT TV serta streaming Youtube.

Usai menyapa jamaah di Plasa MAJT, Uskup Agung Semarang Mgr Dr Robertus Rubiyatmoko didampingi Vikjen YR Edy Purwanto Pr, Sekretaris Uskup BR Agung Prihartono MSF serta para suster yang dipimpin dipimpin Suster Magda SDP bersama para pemuka agama menemui pengurus PP MAJT.

Mereka antara lain dari agama Budha Bhiku Cattamano Mahathera Vihara Tanah Putih, dari Gereja Kristen Pendeta Wawan dan Ev Esau Manurung, dari Majelis Agama Konghucu Indonesia Semarang Lukito dan perwakilan Parisada Hindu Dharma Indonesia dipimpin Nengah Gunada.

BACA JUGA:Pejabat ASN Pamer Gaya Hidup Mewah Di Medsos, Menyakiti Rakyat dan Tanpa Keteladanan

Kedatangan rombongan berkisar 20 orang tersebut disambut para pengurus, yang dipimpin Prof Noor Achmad seraya mengajak makan soto bareng dengan pengurus dan karyawan.

Uskup Agung Semarang juga mengucapkan Selamat Idul Fitri kepada jamaah putri yang ikut sholat Id di MAJT Semarang

Ikut mendampingi Prof Noor Achmad, pengurus PP MAJT antara lain Wakil Ketua Drs KH Ahyani MSi, Sekretaris Kiai Muhyiddin MAg, Bendahara Dr H Nur Hadi, SE, Akt, MM dan Korbid Humas Isdiyanto Isman.

Uskup Agung Semarang, Mgr Dr Robertus Rubiyatmoko mewakili para pemuka agama Jawa Tengah mengatakan, para pemuka agama secara lengkap menyengaja berkunjung ke MAJT bersilaturahmi untuk menyampaikan ucapan selamat hari raya Idul Fitri 1444 Hijriyah kepada umat Islam yang sedang merayakannya.

Kunjungan bareng-bareng tokoh agama ke MAJT seperti ini, biasa dilakukan setiap tahun.

“Tujuannya sebagai upaya bersama membangun toleransi kerukunan, kebersamaan serta persaudaraan antarumat beragama di Jawa tengah dalam bingkai NKRI,” katanya.

BACA JUGAKhotmil Quran dan Doa untuk Negeri dari Forum Kyai Kampung Banjarnegara, Ini Selengkapnya:

Ketua PP MAJT Prof Noor Achmad menyatakan haru dan respons yang tinggi atas kunjungan para pemuka agama yang dipandegani Uskup Agung Semarang, Mgr Dr Robertus Rubiyatmoko.

“Kami segenap pengurus MAJT menyambut dengan hati terbuka kunjungan ini,” tegasnya.

Prof Noor Achmad menyampaikan profil tentang MAJT, sebagai masjid yang menjadi pusat moderasi kehidupan beragama dan pusat kajian Islam moderat.

Masjid yang diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2006, telah menjadi rujukan internasional dalam hal bermoderasi.

Hal itu banyak dibuktikan dengan kunjungan delegasi Eropa, Timur Tengah dan Asia untuk studi banding tentang konsep moderasi yang diprakarsai MAJT.

BACA JUGA:IPDA Indonesia Adakan Workshop dan Lomba Desain, Dongkrak Penjualan Produk UMKM

Termasuk MAJT memliki Museum Perkembangan Islam Nusantara di lantai 2-3 lantai, Perpustakaan Cheng Ho, Menara Al-Husna setinggi 99 meter serta ratusan situs lainnya sebagai identitas dalam bermoderasi di bidang agama dan budaya.

“MAJT seluas 10 hektare ini, milik kita bersama, bukan hanya milik umat Islam. Maka silakan berkegiatan, bertukar pikiran serta diskusi di MAJT sebagai perwujudan moderasi,” tegas Prof Noor Achmad. ***

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *