By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Nenek Supriyati, Usia 78 Tahun Masih Sehat dan Bugar, Ini Rahasianya
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Jateng

Nenek Supriyati, Usia 78 Tahun Masih Sehat dan Bugar, Ini Rahasianya

Dwi Widiyastuti
Last updated: 26 April 2023 11:34 11:34
By Dwi Widiyastuti
5 Min Read
Share
Supriyati dan bunga di teras rumahnya
SHARE

OPINI JATENG – BANJARNEGARA – Ditemui di rumahnya yang asri di Jl Teratai 116 RT 02 – RW 05 Kelurahan Sokanandi, Kecamatan Kota Banjarnegara, guru SMPN 2 Bawang sejak sekolah itu berdiri tahun 1966 hingga pensiun tahun 2005, nenek Supriyati masih lancar bertutur kepada opinijateng.com, Rabu 26 April 2023.

Apa rahasia nenek Supriyati (78 tahun) hingga di usia senja itu masih kelihatan cantik dan bugar?

“Sejak muda saya suka minum susu. Setelah memasuki masa pensiun, saya mulai beralih minum susu Anlene dan vitamin-vitamin untuk menjaga vitalitas tubuh yang semakin renta,” katanya.

Nenek Supriyati, kelahiran Jakarta 19 April 1945, itu sejak muda suka olahraga pagi.

BACA JUGA:Transjawa Tol Catat 73 Ribu Kendaraan Menuju Jakarta, Lalu Lintas Lancar meskipun Kendaraan Padat

“Anak-anak dan cucu-cucuku, usakan untuk selalu bangun pagi dan olahraga pagi. Meskipun hanya jogging atau jalan kaki. Karena mengawali hari dengan olahraga pagi itu sangat bagus untuk banyak hal,” nasihatnya.

BACA JUGA: Arus Balik Lebaran 2023, Jabotabek Kembali menjadi Tujuan 222 Ribu Kendaraan

Bahkan, di usia yang menginjak ke 78 tahun ini, nenek Supriyati masih aktif mengerjakan pekerjaan rumah.

Antara lain masak dan mencuci pakaian. Meski tetap dibantu mesin cuci.

“Aktivitas untuk orang tua seumuran saya yang ringan-ringan saja. Dan, semakin mendekatkan diri dengan Yang Maha Esa adalah ikhtiar paling disarankan.”

Meski Nenek Supriyati lahir di Jakarta, namun ayah bundanya, yakni Mampuni – Sudiharjo, adalah warga Purworejo, Jateng.

Sudiharjo adalah karyawan Perum KA (Perusahaan Umum Kereta Api) Jakarta yang sekarang berubah menjadi Perum PJKA dan PT KAI.

“Ayah dulu adalah kepala kondektur,” katanya.

BACA JUGA: Jamaah Sholat Id Sambut Hangat Kedatangan Uskup Agung Semarang Mgr Dr Robertus Rubiyatmoko di MAJT Semarang

Sebagai putri pasangan keluarga yang asli Purworejo, masa menuntut ilmu dari SD, SMP, dan SMA II dia tekuni di Purworejo.

“Sudah hampir lulus dari Sekolah Kebidanan di Purwokerto, karena ada peristiwa politik sejarah Bangsa Indonesia G 30 S PKI, saya kemudian pindah sekolah ke D2 Pendidikan Guru Sekolah Lanjutan Pertama (PGLSP),” jelasnya.

Setelah lulus dari D2 PGLSP, saya ditugaskan mengajar di Sekolah Menengah Ekonomi Pertama (SMEP) Wonosobo tahun 1966.

Tahun 1967 pindah tugas di SMEP Banjarnegara. Namun tahun yang sama SMEP oleh pemerintah dibubarkan. Diganti SMPN 2 Bawang Banjarnegara.

“Kepala SMPN 2 Bawang saat itu dijabat Pak Katamsi BA,” kenangnya.

Nenek Supriyati pensiun tahun 2005. Kemudian diperbantukan sebagai guru di SMPN 2 Bawang.

“Saya kemudian mengundurkan diri karena sudah capek mengajar sejak tahun 1966 hehehe…”.

Bintang Karya Satya XXX

BACA JUGA:Pejabat ASN Pamer Gaya Hidup Mewah Di Medsos, Menyakiti Rakyat dan Tanpa Keteladanan

Nenek Supriyati menikah dengan Wiyanto tahun 1968. Wiyanto adalah guru Bahasa Jawa di SMPN 2 Bawang Banjarnegara. Kakek Wiyanto meninggal tahun 1998 di RS Margono Purwokerto.

Pasangan Wiyanto – Supriyati memiliki lima putra-putri. Yakni Mukti Wijayanto, Dwi Widiyastuti, Triyani Budiyanti, Samsu Widiyanto, dan Dewi Lelasari.

Pada waktu pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Supriyati mendapat kehormatan Bintang Karya Satya Lencana XXX atau 30 tahun pengabdian terhadap negara.

Lencana 30 tahun mengabdi kepada nagera sebagai pendidik tersebut diberikan saat upacara 17 Agustus.

BACA JUGA:Prof Ahmad Rofiq: Beda 1 Syawal 1444 H? Bijaklah Bersikap sebab Beda itu Indah

“Waktu itu saya masih di Purworejo, tilik putu. Ada kabar dari anaksaya, Dwi, agar segera pulang ke Banjarnegara. Karena besok akan menerima penghargaan lencana Karya Satya XXX. Saya kemudian naik bus ke Purwokerto kemudian pindah bus ke Banjarnegara,” kata nenek dari 6 cucu dan 1 cicit itu.

Pada awal tinggal di Banjarnegara, Supriyati bersama suami ngontrak selama 14 tahun tinggal di Kompleks Pecinan Kota Banjarnegara (Sebelah Debora).

Supriyati Karya Satya XXX

“Saat itu kami sempat dijadikan Ketua RT oleh Pak Lurah daerah Pecinan. Selama 14 tahun jadi RT di Pecinan dan baru lepas setelah pindah di Jl Teratai Sokanandi.”

Kemudian pindah ke Jl Teratai, Sokanandi, Kecamatan Kota Banjarnegara, setelah mampu membeli rumah di kompleks perumahan itu.

BACA JUGA:Maling Tak Punya Ahlak, Ganti QRIS Kotak Amal, Prof Ahmad Rofiq: Seluruh Takmir Masjid Pasang Logo

Kini Supriyanti tinggal bersama anak keduanya Dwi Widiyastuti yang juga meneruskan perjuangannya menjadi guru MTsN 2 Banjarnegara di Jl Teratai Sokanandi.

Kondisi fisik nenek Supriyati yang kini berusia 78 tahun masih segar bugar. Bahkan, jika ke Puskesmas 2 Pembantu Banjarnegara di Sokanandi untuk dicek kesehatannya di Posyandu Lansia, nenek yang masih kelihatan gurat-gurat kecantikan di saat mudanya itu berjalan kaki pergi pulang.***

You Might Also Like

Semarak Mancing Bareng Warga, PKS Tebar Ikan Sebanyak 2 Kuintal di Sungai Purbowangi Kebumen
PCNU Dukung Percepatan Vaksin
Ganjar; Kalau Ada Kecurangan Tes CPNS di Jateng, Tidak Ada Ampun!
Wow, Modal 200 juta Petani dapat Omzet 2 Miliar, Ganjar Gagas BUMP
Iriana Jokowi ajak Gunakan Losida Mengurangi Sampah Rumah Tangga
TAGGED:Banjarnegaralencana karya satya XXXPGLSPrahasia hidup bugarrahasia hidup sehatSBYsehat dan bugarSMEPSMPN 2 Bawang Banjarnegara
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Transjawa Tol Catat 73 Ribu Kendaraan Menuju Jakarta, Lalu Lintas Lancar meskipun Kendaraan Padat
Next Article Melestarikan Fitrah Meraih Prestasi dan Istiqamah
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Azzahra, Pramuka Garuda SMA Negeri 1 Banjarnegara: Sang Juara Eagle Scout Penegak Putri 2026,
Banjarnegara Jateng
Zulfikar Al Habsy, Sosok Pemuda Inspiratif Banjarnegara Lolos Paskibraka Provinsi Jawa Tengah
Pendidikan
Pramuka Garuda Penegak SMA Negeri 1 Banjarnegara Bersiap Diri dalam Lomba ESA Tingkat Provinsi Jawa Tengah
News
68 Peserta Resmi Ikuti Pradana Wiyata Permadani Banjarnegara Angkatan XIII
Banjarnegara
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?