By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: 7 Warga Semarang Gowes 1000 KM Jawa Bali untuk Beramal Sumbang 50 Kaki Palsu Sepanjang Perjalanan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
BanjarnegaraNews

7 Warga Semarang Gowes 1000 KM Jawa Bali untuk Beramal Sumbang 50 Kaki Palsu Sepanjang Perjalanan

Arifin
Last updated: 30 Mei 2023 08:33 08:33
By Arifin
3 Min Read
Share
SHARE

OPINI JATENG – Sebanyak 7 warga Kota Semarang gowes sejauh 1000 KM dari Semarang – Denpasar (Jawa Bali). Ke-7 orang itu adalah anggota Komunitas Brompton Semarang (B024) dan Sinar Bike Cycle.

Menurut manajer event sekaligus penggagas kegiatan, Sinar Kumala, kegiatan bersepeda untuk amal ini mengambil tema “Charity 1000 K untuk Kaki Palsu.”

BACA JUGA:Jalan Rusak Identik Lampung, Jambi, dan Sumut, Djoko Setijowarno: Angkutan Jenis Ini Jadi Salah Satu

Charity 1000 K untuk Kaki Palsu merupakan kegiatan bersepeda dari Jawa – Bali dengan jarak 1000 kilometer.

Kegiatan ini dimulai tanggal 27 Mei 2023 dari Hotel Santika Cirebon dan berakhir di Luber Hotel Bali dan Murni Teguh Hospital pada tanggal 3 Mei 2023.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bantuan kepada penyandang disabilitas yang memerlukan bantuan kaki palsu yang tersebar di daerah yang dilewati para goweser ini.

BACA JUGA:Menanti Nyali untuk Benahi Regulasi Penyeberangan, Djoko Setijowarno: Agar Musibah Tak Lagi Terulang

“Terhitung sudah masuk 50 orang yang memerlukan bantuan kaki palsu. Dan saat kegiatan berlangsung sudah ada beberapa orang yang mendaftar sebagai penerima bantuan kaki palsu,” kata Sinar Kumala sebagai pencentus ide dan manajer event.

Sinar Kumala menambahkan, kegiatan ini melibatkan sebanyak 7 (tujuh) goweser dari komunitas B024, 6 orang laki – laki dan 1 orang perempuan.

Sebanyak 7 warga Kota Semarang gowes sejauh 1000 KM dari Semarang – Denpasar (Jawa Bali). Ke-7 orang itu adalah anggota Komunitas Brompton Semarang (B024) dan Sinar Bike Cycle.

“Tujuh orang ini adalah saya (Sinar), Suryadi, Lestari Wiyono, Ristanto, Dhonny Marco, Nugroho Dion, dan Renny Dhonny.”

Hari ini (30 Mei 2023) merupakan hari keempat tim akan berangkat dari Amaris Hotel Madiun menuju Hotel Santika Jemur Sari Surabaya.

BACA JUGA:Koruptor Siap-Siap Dimiskinkan! Surpres RUU Perampasan Aset Diteken Jokowi

Berangkat dari Hotel Amaris Madiun pukul 05.00 setempat. Rute sebelumnya hari pertama (27 Mei 2023) tujuan Cirebon – Semarang, hari kedua (28 Mei 2023) tujuan Semarang – Solo , hari ketiga (29 Mei 2023) tujuan Solo – Madiun.

“Mohon doa semoga perjalanan kami lancar dan selamat sampai tujuan. Apabila ada yang berminat untuk memberikan donasi kami siap menerima dan menyalurkan. Saat ini kami didukung oleh Madinah Iman Wisata, Hotel Santika Premiere dan Murni Teguh Hospital,” imbuh Sinar Kumala.

Demikian artikel mengenai Komunitas Brompton Semarang (B024) dan Sinar Bike Cycle menyelenggarakan kegiatan bersepeda untuk amal. Kegiatan ini mengambil tema Charity 1000 K untuk Kaki Palsu.***

You Might Also Like

Pengukuran Tahap II di Desa Wadas Kondusif, Kades: Warga Spontan Minta Lahannya Ikut Diukur
Cek SMS atau Login ke Dashboard www.prakerja.go.id, Hasil Seleksi Prakerja Gelombang 22 Segera Diumumkan
Santri MTsN 1 Ziarah ke Makam Wali, Kasek: Pembelajaran Luar Sekolah
Kebakaran Hebat Rumah Mantan Kades, Diduga Akibat Korsleting Listrik
1 Desember Hari AIDS Sedunia, Sejarah dan Temanya Tahun ini
TAGGED:1000 kmBromptonCharity Kaki Palsugowesgowes Jawa-bali 1000 kmJawa-Balikaki palsuKomunitas Brompton Semarang
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Jalan Rusak Identik Lampung, Jambi, dan Sumut, Djoko Setijowarno: Angkutan Jenis Ini Jadi Salah Satu
Next Article Yafikhi Semarang Menerima Penyaluran Hewan Kurban
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Permukiman desa tradisional dengan rumah beratap rumbia, pepohonan tropis, sawah hijau, dan aliran air.
Budaya Desa Bukan Sekadar Warisan, tetapi Bisa Menjadi Kekuatan Masa Depan
Jateng Khazanah
Ilustrasi seekor kancil, kerbau, dan buaya dalam cerita anak berlatar hutan hijau dan sungai.
Bukan Sekadar Dongeng, Kisah Si Kancil Bisa Jadi Pintu Masuk Anak Mengenal Budaya Nusantara
Jateng Khazanah
Naskah kuno terbuka dengan tulisan tangan tradisional dan ornamen berwarna emas, merah, serta biru.
Naskah Kuno Bukan Sekadar Peninggalan Masa Lalu, Ada Pengetahuan Nusantara yang Bisa Kita Gali Kembali
Jateng Khazanah
Ilustrasi prosesi pemotongan rambut anak dalam upacara tradisi ruwatan rambut gimbal dengan pakaian adat Jawa.
Bukan Sekadar Potong Rambut, Ruwatan Anak Gimbal Dieng Menyimpan Pesan tentang Identitas dan Kearifan Lokal
Jateng Khazanah
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?