25 Mei 2026 06:05

Salah Satu Pemicu Inflasi September 2023 Berhubungan dengan El Nino, Apa Iya?

0

Rilis Laju Inflasi Provinsi Jawa Tengah Bulan September 2023 (BPS, 02 Oktober 2023)

OPINIJATENG.COM – Dampak El Nino yang masih berlangsung hingga saat ini menjadi salah satu penyebab turunnya produksi padi dan beras. Kenaikan harga BBM non subsidi, panen raya cabai dan panen raya bawang merah di beberapa sentra produksi juga terjadi di bulan September 2023.

Kepala BPS Jateng, Dadang Hardiwan dalam rilisnya menyatakan, perkembangan harga berbagai komoditas pada September 2023 secara umum menunjukkan adanya kenaikan.

Berdasarkan hasil pemantauan BPS di 6 kota Jawa Tengah, terjadi inflasi gabungan sebesar 0,41 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 115,12 pada Agustus 2023 menjadi 115,59 pada September 2023.

BACA JUGA:MES dan Ekosistem EKS

Dari keenam kota tersebut tak ada satupun yang mengalami deflasi. Inflasi yang terjadi di bulan September ini lebih tinggi dibanding bulan Agustus 2023 yang tercatat sebesar 0,03 persen.

Rilis Laju Inflasi Provinsi Jawa Tengah Bulan September 2023 (BPS, 02 Oktober 2023)

Inflasi tertinggi terjadi di Kota Surakarta dan Kota Semarang masing-masing sebesar 0,42 persen diikuti oleh Cilacap dan Kota Tegal sebesar 0,41 persen serta Kota Purwokerto dan Kudus sebesar 0,39 persen.

Pada kelompok pengeluaran, inflasi tertinggi terjadi pada kelompok transportasi sebesar 1,05 persen.

Diikuti kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,72 persen.

BACA JUGA:Dari Munas Ke-VI MES, Prof Ahmad Rofiq: Sukses tapi Banyak PR?

Dari sebelas kelompok pengeluaran, seluruhnya mengalami inflasi. Namun kontribusi terbesar penyebab inflasi bulan September 2023 ini naiknya rata-rata harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang memberi andil sebesar 0,19 persen.

Pada sisi komoditas, 5 komoditas penyebab utama inflasi September 2023 adalah kenaikan harga beras, bensin, angkutan udara, biaa pulsa ponsel dan gula pasir.

Sedangkan penghambat utama inflasi adalah penurunan harga telur ayam ras, cabai merah, bawang merah, daging ayam ras dan cabai rawit.

Jika diperbandingkan inflasi yang terjadi antar ibu kota provinsi di Pulau Jawa, maka inflasi yang terjadi di Kota Semarang di bulan September 2023 ini merupakan yang tertinggi.

BACA JUGA:Prof Ahmad Rofiq: Rasulullah Muhammad SAW Teladan Kita

Lebih tinggi dibanding inflasi Kota Surabaya yang sebesar 0,36 persen. Berturut-turut di bawahnya adalah Yogyakarta, DKI Jakarta, Serang dan terendah Kota Bandung dengan 0,11 persen.

Inflasi Tahunan

Inflasi kalender selama Januari hingga September 2023 sebesar 1,99 persen. Jauh lebih rendah dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 5,11 persen.

Sementara inflasi year on year (IHK bulan September 2023 dibanding dengan September 2022) sebesar 2,49 persen.

Rilis Laju Inflasi Provinsi Jawa Tengah Bulan September 2023 (BPS, 02 Oktober 2023)

Kondisi ini juga jauh lebih rendah dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mengalami inflasi sebesar 6,40 persen.

Ini menunjukkan bahwa kondisi kenaikan harga-harga kebutuhan sehari-hari pada periode terakhir lebih stabil dibanding periode sebelumnya.***

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version