By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Pencegahan Tindak Kekerasan Berbasis Gender dan Anak
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Pendidikan

Pencegahan Tindak Kekerasan Berbasis Gender dan Anak

Arifin
Last updated: 26 Mei 2025 18:06 18:06
By Arifin
5 Min Read
Share
SHARE

Edukasi Dharma Wanita Banjarnegara

OPINIJATENG.COM – BANJARNEGARA – Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banjarnegara menggelar sosialisasi dan parenting bertajuk “Peran Orang Tua dan Masyarakat dalam upaya Pencegahan Tindak Kekerasan Berbasis Gender dan Anak”. Kegiatan berlangsung di Sasana Abdi Praja, Kamis 22 Mei 2025.

Pesertanya beragam, meliputi anggota unit Dharma Wanita dari dinas, badan, kantor, instansi vertikal, kecamatan, dan kelurahan. Disamping itu juga diikuti oleh perwakilan komite sekolah, guru BK, serta siswa-siswi dari 14 SMP dan MTs di Kabupaten Banjarnegara.

Dua narasumber tampil memukau, yakni Gones Saptowati, S.Psi.,MA, psikolog dari RSUD Hj. Anna Lasmanah, serta Iptu Saripin SH dari Satreskrim Polres Banjarnegara.

Berani lapor, berani speak up
Dalam paparannya Gones menyuguhkan materi “Peran Strategis Orangtua dan Masyarakat dalam Upaya Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender dan Anak”. Ia menjelaskan bahwa kekerasan berbasis gender dan anak merupakan tindakan kekerasan yang ditujukan kepada individu berdasarkan identitas gendernya, termasuk kekerasan fisik, seksual, psikologis, dan ekonomi.

“Bentuknya beragam, antara lain kekerasan fisik, kekerasan psikologis, kekerasan seksual, penelantaran, eksploitasi tenaga kerja maupun seksual, serta diskriminasi berbasis gender,” ujar Gones.

Menurut Gones, berdasarkan data KPAI pada 2024, setiap jam ada 2 anak mengalami kekerasan. Sementara survey nasional pengalaman hidup anak dan remaja (SNPHAR) tahun 2024 menunjukkan 1 dari 2 anak usia 13 -17 tahun pernah mengalami setidaknya satu kekerasan selama rentang hidupnya.

Namun, sedikit sekali korban yang berani speak up dan melapor. Untuk itu Gones meminta masyarakat tidak takut bicara (speak up) dan melapor kepada pihak berwenang, dalam hal ini Kepolisian, Dinas Sosial, maupun P2TP2A atau Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak. P2TP2A adalah lembaga yang menyediakan layanan terpadu bagi perempuan dan anak, terutama yang menjadi korban kekerasan

“Di Kabupaten Banjarnegara, P2TP2A selalu siaga melayani, mendampingi dan melakukan asesmen bagi korban tindak kekerasan gender dan anak. Kita dampingi sampai sidang. Jadi jangan takut untuk melapor. Alamat P2TP2A ada di Jalan HOS Cokroaminoto No. 9, dekat dengan kantor Telkom Banjarnegara,” jelas Ketua Ikatan Psikolog Klinis Indonesia Wilayah Jawa Tengah ini.

Adapun narsum dari Satreskrim Polres Banjarnegara, Iptu Saripin SH mengajak peserta untuk bersama-sama mencegah tindak kekerasan dengan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, terutama di lingkungan pendidikan. Menurutnya, kekerasan dalam bentuk apapun tidak bisa ditolerir. Ia mengajak masyarakat untuk mengaktifkan lembaga masyarakat seperti RT, RW, PKK, Karang Taruna, serta bekerja sama dengan kepolisian, lembaga pendidikan, serta lembaga perlindungan anak dan perempuan.

“Dengan sosialisasi ini kita belajar bersama bagaimana cara mencegah, mengenali dan mencari bantuan jika terjadi tindak kekerasan. Mari kita ciptakan lingkungan yang lebih aman dan ramah di Kabupaten Banjarnegara,” ajaknya.

Sementara itu Ketua Yayasan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banjarnegara, Hj Sri Rejeki Indarto, dalam kesempatan sambutan menyampaikan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak, dalam bentuk fisik, psikis, maupun seksual adalah ancaman serius yang harus kita cegah dan tangani bersama.

“Dharma Wanita berkomitmen untuk melindungi perempuan dan anak-anak dari kekerasan. Parenting ini merupakan bentuk upaya kami untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi perempuan dan anak,” kata Sri Rejeki.

Menurut Sri, anak-anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh, dan berkembang tanpa kekerasan. Mereka berhak atas kasih sayang, perlindungan, dan pendidikan yang layak.

“Kita semua tahu, anak-anak adalah generasi penerus bangsa, harapan masa depan. Mari bersama-sama memastikan bahwa hak-hak mereka terlindungi dan mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berkualitas,” ajaknya.

Dirinya berharap melalui kegiatan parenting dapat meningkatkan kesadaran tentang bahaya kekerasan terhadap anak, mampu mengenali tanda-tanda kekerasan, berani melaporkan jika melihat kekerasan, serta membantu mencegah kekerasan terhadap anak di lingkungan masing-masing.

Usai paparan, dilanjutkan dengan dialog antara narasumber dengan peserta parenting yang sangat antusias. Lebih dari lima orang dari siswa SMP/ MTs, guru dan anggota dharma wanita menyampaikan berbagai pertanyaan dan pengalaman di lingkungannya.

Sosialisasi dan parenting ditutup dengan foto bersama pengurus Dharma Wanita dan nara sumber.* (kominfo_mjp).

You Might Also Like

Prof Mungin Eddy Wibowo: Stop Bullying! Setop Perudungan! Sekolah Akan Menjadi Sehat dan Nyaman
Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 3 Halaman 132, 136, 137 Pembelajaran 2 Sub Tema 3 Perubahan Cuaca Terhadap Kehidupan Manusia
Luar Biasa! Siswa Banjarnegara Tampil pada Final FLS2N di Jakarta
Anak Sulit Lepas dari HP? 5 Cara Digital Parenting yang Bisa Dimulai Orang Tua dari Rumah
Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 49, 50, 53, 57 Pembelajaran 5 Sub Tema 1 Suhu dan Kalor
TAGGED:DHARMA WANITA BANJARNEGARATINDAK KEKERASANtindak kekerasan berbasis genderTINDAK KEKERASAN BERBASIS GENDER DAN ANAKtindak kekerasan terhadap perempuan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Seleksi Calon Pengajar Pelatihan Pembelajaran Mendalam Provinsi Jawa Tengah
Next Article PGRI Awards Banjarnegara Digelar, Ini Dia Juaranya
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Ilustrasi pemuda dan tokoh acara memegang bola sepak di atas panggung dengan pertunjukan seni tradisional dan lampu warna-warni.
Bukan Sekadar Panggung Hiburan, Anak Muda Butuh Ruang untuk Mengubah Ide Menjadi Peluang
Jateng Ruang Ekspresi
Ilustrasi penari jaran kepang mengenakan kostum tradisional merah dan emas sambil menari dengan properti kuda kepang di panggung festival.
Festival Budaya Jangan Cuma Ramai Pengunjung, Seniman dan UMKM Juga Harus Diuntungkan
Jateng Ruang Ekspresi
Ilustrasi penari tradisional mengenakan hiasan kepala berwarna emas dan membawa selendang kuning dalam pertunjukan budaya.
Budaya Lokal Bukan Sekadar Tradisi, Ini Peluang Besar bagi Ekonomi Kreatif dan Generasi Muda
Culture Jateng
Ilustrasi parade Cap Go Meh dengan peserta berbaju merah mengarak hiasan ritual di bawah deretan lampion merah.
Cap Go Meh Bukan Sekadar Festival Lampion, Ada Jejak Akulturasi Budaya yang Hidup di Indonesia
Culture Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?