By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Promosi Ramai, Penjualan Sepi? Ini Strategi Marketing yang Perlu Diubah Pelaku UMKM
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
JatengMarketing

Promosi Ramai, Penjualan Sepi? Ini Strategi Marketing yang Perlu Diubah Pelaku UMKM

Paskah Hariyani
Last updated: 12 Oktober 2026 15:12 15:12
By Paskah Hariyani
8 Min Read
Share
Pelaku UMKM mengemas produk batik untuk pesanan pelanggan dengan bantuan toko online di laptop.
Ilustrasi pelaku UMKM mengelola bisnis online dengan memasarkan produk lokal melalui toko online dan menyiapkan pesanan untuk dikirim kepada pelanggan.
SHARE

OpiniJateng.com-Memiliki akun media sosial dengan banyak pengikut memang bisa menjadi keuntungan bagi sebuah bisnis. Namun, jumlah pengikut, tanda suka, dan tayangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan pemasaran.

Contents
Marketing Bukan Sekadar Mengunggah KontenLima Strategi Marketing Digital yang Bisa Dicoba UMKM1. Kenali Masalah yang Ingin Diselesaikan Pelanggan2. Jangan Hanya Berjualan, Berikan Informasi yang Berguna3. Pilih Platform Berdasarkan Target Pasar4. Bangun Kepercayaan Sebelum Meminta Konsumen Membeli5. Ukur Hasil Promosi, Bukan Hanya Jumlah TayanganTidak Harus Mahal, yang Penting Memiliki ArahMarketing yang Baik Membantu Bisnis Bertumbuh

Tidak sedikit pelaku usaha yang rutin mengunggah foto produk, membuat video promosi, hingga memberikan potongan harga. Sayangnya, aktivitas tersebut belum tentu berbanding lurus dengan peningkatan penjualan.

Masalahnya bisa terletak pada strategi pemasaran yang kurang tepat. Konten yang dibuat mungkin menarik, tetapi tidak menjawab kebutuhan calon pembeli. Ada pula bisnis yang rajin berpromosi, tetapi belum mampu membangun kepercayaan konsumen.

Di tengah persaingan digital yang semakin ketat, pelaku usaha perlu memahami bahwa marketing bukan sekadar memperkenalkan produk. Pemasaran juga berkaitan dengan bagaimana bisnis menemukan pelanggan yang tepat, menjelaskan manfaat produknya, dan mendorong konsumen mengambil keputusan.

Bagi UMKM, perubahan strategi ini tidak selalu membutuhkan anggaran besar. Langkah pertama justru dapat dimulai dengan mengevaluasi cara berkomunikasi dengan calon pelanggan.

Marketing Bukan Sekadar Mengunggah Konten

Salah satu kesalahan yang kerap terjadi dalam pemasaran digital adalah menganggap aktivitas mengunggah konten sebagai tujuan akhir.

Padahal, setiap konten seharusnya memiliki fungsi yang jelas. Ada konten yang bertujuan memperkenalkan merek, memberikan edukasi, membangun kepercayaan, hingga mendorong transaksi.

Sebagai contoh, pemilik usaha makanan tidak harus selalu mengunggah foto menu dan daftar harga. Mereka juga dapat membagikan proses pembuatan makanan, tips menyimpan produk, cerita di balik usaha, atau ulasan pelanggan yang diberikan secara jujur.

Konten seperti ini membantu calon konsumen memahami produk secara lebih menyeluruh. Mereka tidak hanya mengetahui harga, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai kualitas, proses, dan nilai yang ditawarkan.

Pendekatan tersebut sejalan dengan prinsip content marketing, yaitu membuat dan mendistribusikan konten yang relevan untuk menarik serta mempertahankan perhatian audiens.

Dalam panduan pemasaran kontennya, HubSpot juga menekankan pentingnya strategi, distribusi, dan pengukuran hasil, bukan sekadar memproduksi konten sebanyak mungkin.

Lima Strategi Marketing Digital yang Bisa Dicoba UMKM

1. Kenali Masalah yang Ingin Diselesaikan Pelanggan

Sebelum membuat materi promosi, pelaku usaha perlu memahami alasan seseorang membutuhkan produknya.

Pelanggan membeli makanan praktis karena keterbatasan waktu, mencari pakaian tertentu karena kebutuhan pekerjaan, atau memilih jasa tertentu karena ingin menghemat tenaga.

Memahami kebutuhan tersebut akan membantu bisnis menyusun pesan promosi yang lebih relevan.

Daripada hanya menulis bahwa produk memiliki kualitas terbaik, misalnya, penjual dapat menjelaskan manfaat konkret yang memang bisa dibuktikan.

Semakin sesuai pesan dengan kebutuhan konsumen, semakin besar peluang mereka tertarik untuk mencari tahu lebih lanjut.

2. Jangan Hanya Berjualan, Berikan Informasi yang Berguna

Media sosial dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi, bukan hanya tempat menawarkan barang.

Pelaku UMKM bisa membuat konten berupa tutorial, panduan memilih produk, jawaban atas pertanyaan pelanggan, atau penjelasan tentang cara penggunaan barang.

Jika menjalankan usaha kuliner, pemilik bisnis dapat membagikan tips penyajian dan penyimpanan makanan. Sementara itu, penjual perlengkapan rumah dapat menjelaskan perbedaan fungsi setiap produk.

Konten yang bermanfaat memberi alasan bagi audiens untuk mengikuti akun bisnis, bahkan ketika mereka belum berniat membeli.

Ketika kebutuhan muncul, merek yang sebelumnya membantu mereka memperoleh informasi berpeluang masuk dalam pertimbangan pembelian.

3. Pilih Platform Berdasarkan Target Pasar

Tidak semua bisnis harus aktif di setiap platform digital.

Mengelola banyak akun sekaligus bisa menyita waktu, terutama bagi UMKM yang belum memiliki tim pemasaran khusus. Akibatnya, kualitas konten dan konsistensi komunikasi justru menurun.

Karena itu, pemilihan platform sebaiknya didasarkan pada kebiasaan calon pelanggan.

Bisnis yang mengandalkan tampilan visual dapat memanfaatkan Instagram atau TikTok. Sementara itu, website dan blog dapat membantu menjangkau orang yang aktif mencari informasi melalui mesin pencari.

WhatsApp juga bisa digunakan untuk melayani pertanyaan, memberikan informasi produk, dan menindaklanjuti calon pembeli yang memang telah menghubungi bisnis.

Kuncinya bukan hadir di semua tempat, melainkan menggunakan saluran yang paling sesuai dengan tujuan pemasaran dan kemampuan pengelolaan usaha.

4. Bangun Kepercayaan Sebelum Meminta Konsumen Membeli

Di ruang digital, calon pembeli tidak selalu dapat memeriksa barang secara langsung. Karena itu, informasi yang jelas menjadi bagian penting dalam proses pemasaran.

Pelaku usaha dapat mencantumkan harga, spesifikasi, cara pemesanan, ketentuan pengiriman, dan informasi lain yang dibutuhkan pelanggan.

Testimoni asli, foto produk yang representatif, serta respons yang sopan terhadap pertanyaan juga dapat membantu membangun kepercayaan.

Sebaliknya, promosi berlebihan yang tidak sesuai kenyataan berisiko membuat konsumen kecewa dan enggan melakukan pembelian ulang.

Pemasaran yang efektif tidak berhenti ketika transaksi selesai. Pengalaman pelanggan setelah membeli produk turut menentukan apakah mereka bersedia kembali atau merekomendasikan bisnis kepada orang lain.

5. Ukur Hasil Promosi, Bukan Hanya Jumlah Tayangan

Jumlah tayangan dan pengikut memang berguna untuk memahami jangkauan konten. Namun, pelaku usaha juga perlu memeriksa indikator yang berkaitan langsung dengan tujuan bisnis.

Jika targetnya meningkatkan penjualan, beberapa indikator yang dapat diamati antara lain jumlah pertanyaan produk, klik menuju halaman pemesanan, transaksi, dan pembelian ulang.

Contohnya, sebuah konten memperoleh ribuan tayangan tetapi hanya menghasilkan sedikit pertanyaan. Kondisi tersebut bisa menjadi alasan untuk mengevaluasi pesan promosi, target audiens, atau kejelasan penawaran.

Sebaliknya, konten dengan jangkauan lebih kecil mungkin menghasilkan lebih banyak calon pelanggan yang benar-benar tertarik.

Evaluasi secara berkala membantu pemilik usaha memahami strategi yang layak dilanjutkan dan bagian mana yang perlu diperbaiki.

Tidak Harus Mahal, yang Penting Memiliki Arah

Salah satu kelebihan pemasaran digital adalah tersedianya berbagai cara untuk mempromosikan bisnis sesuai kemampuan anggaran.

UMKM dapat memulai dengan membuat konten sendiri, memanfaatkan pelanggan sebagai sumber masukan, mengoptimalkan informasi bisnis di internet, serta menggunakan media sosial secara konsisten.

Iklan berbayar juga dapat dipertimbangkan ketika bisnis sudah memahami target pasar dan memiliki tujuan kampanye yang terukur. Namun, mengeluarkan biaya iklan tanpa mengetahui siapa calon pelanggan dan apa yang ingin dicapai dapat membuat anggaran kurang efektif.

Hal yang tidak kalah penting adalah konsistensi. Strategi pemasaran membutuhkan waktu untuk menghasilkan pembelajaran dan membangun hubungan dengan audiens.

Karena itu, pelaku usaha sebaiknya tidak buru-buru mengganti seluruh strategi hanya karena satu unggahan tidak mendapatkan banyak respons. Perhatikan pola hasil dari sejumlah konten, lalu lakukan penyesuaian berdasarkan data yang tersedia.

Marketing yang Baik Membantu Bisnis Bertumbuh

Persaingan bisnis di era digital membuat pelaku UMKM perlu lebih cermat dalam menentukan strategi pemasaran. Banyaknya konten yang beredar menuntut bisnis untuk menawarkan sesuatu yang lebih berarti daripada sekadar promosi berulang.

Mengenali kebutuhan pelanggan, memberikan informasi bermanfaat, memilih platform yang sesuai, membangun kepercayaan, dan mengevaluasi hasil merupakan langkah yang dapat dilakukan secara bertahap.

Pada akhirnya, keberhasilan marketing tidak hanya ditentukan oleh seberapa sering sebuah merek muncul di layar konsumen. Hal yang lebih penting adalah apakah kehadiran tersebut membantu calon pelanggan memahami produk dan merasa yakin untuk memilihnya.

Bagi UMKM, strategi yang sederhana tetapi terarah dapat menjadi fondasi untuk membangun hubungan pelanggan sekaligus mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

Sumber referensi: HubSpot Marketing Blog dan Panduan Content Marketing HubSpot.

You Might Also Like

HPN 2022 Tingkat Jateng Mengusung Acara untuk Mengangkat Kearifan Lokal
Karya Film POP Diharap Bisa Dinikmati Warga Banjarnegara
Ajudan Milenial, Ajarkan Pemuda Mengenai Tugas Ajudan dalam Dampingi Kegiatan Bupati Banyumas
Percepat Vaksinasi, Tim Sibat Desa Lawen Edukasi Masyarakat
Selidiki Asap Kebakaran Tol Pejagan – Pemalang, Polisi Kembangkan Kasus dan Penyidik Periksa 13 Pemilik Lahan
TAGGED:bisnis onlineDigital MarketingMarketingMedia SosialStrategi PromosiUMKM
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Seseorang menganalisis data digital marketing melalui laptop dan tablet dengan tampilan grafik trafik, pengunjung, dan performa pemasaran. Digital Marketing Bukan Sekadar Jualan Online, Ini Cara UMKM Kecil Menarik Pelanggan Tanpa Bakar Uang
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Seseorang menganalisis data digital marketing melalui laptop dan tablet dengan tampilan grafik trafik, pengunjung, dan performa pemasaran.
Digital Marketing Bukan Sekadar Jualan Online, Ini Cara UMKM Kecil Menarik Pelanggan Tanpa Bakar Uang
Jateng Marketing
Ilustrasi desain logo dan identitas merek bisnis pada kemasan produk, kartu nama, gelas, tas, dan panduan branding
Promosi Sudah Ramai, tetapi Penjualan Masih Sepi? Ini Kesalahan Marketing yang Sering Diabaikan
Jateng Marketing
Content creator merekam video promosi produk skincare menggunakan smartphone, tripod, dan lampu tambahan.
Konten Media Sosial Ramai Belum Tentu Laris, Ini Strategi Marketing yang Perlu Dicoba Pelaku Usaha
Jateng Marketing
Tim pemasaran berdiskusi menganalisis data dan grafik bisnis menggunakan laptop dalam rapat strategi marketing.
Jangan Asal Promosi! Ini Strategi Marketing yang Bisa Membantu Bisnis Lebih Dikenal Pelanggan
Jateng Marketing

OTOINFO MEDIA GROUP

Satu jaringan media untuk berita otomotif, balap motor, informasi daerah, dan konten digital Indonesia.

Ikuti Media Sosial Kami

Instagram Otoinfo Instagram Info Media Instagram Kabaroto Instagram Opini Banjarnegara TikTok Otoinfo TikTok Opini Banjarnegara YouTube Otoinfo Facebook Otoinfo Facebook Opini Banjarnegara

Jaringan Website

OTOINFO.IDPortal otomotif dan balap KABAROTO.IDBerita otomotif OPINI JATENGInformasi dan opini daerah
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?