By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Pemkot Pekalongan Galakkan Fogging Disinfektan di 35 Ponpes dengan Gandeng CSR
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Jateng

Pemkot Pekalongan Galakkan Fogging Disinfektan di 35 Ponpes dengan Gandeng CSR

admin opini
Last updated: 22 Oktober 2021 14:06 14:06
By admin opini
2 Min Read
Share
Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan Galakkan Fogging Disinfektan di 35 Pondok Pesantren (ponpes) dengan Gandeng Corporate Social Responsibility (CSR). Foto: Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan
Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan Galakkan Fogging Disinfektan di 35 Pondok Pesantren (ponpes) dengan Gandeng Corporate Social Responsibility (CSR). Foto: Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan
SHARE

OPINIJATENG.COM – OPemerintah Kota (pemkot) Pekalongan galakkan fogging disinfektan di 35 pondok pesantren (ponpes) dengan gandeng Corporate Social Responsibility (CSR).

Kota Pekalongan sejak dua hari terakhir tercatat sudah nol kasus Covid-19. Artinya tidak ada pasien terkonfirmasi positif Covid-19, baik yang dirawat maupun menjalani isolasi mandiri.

Kendati demikian, sebagai upaya pencegahan virus Covid-19 tetap digalakkan oleh Pemerintah Kota Pekalongan, salah satunya dengan menggandeng Corporate Social Responsibility (CSR) untuk melakukan fogging atau pengasapan disinfektan yang menyasar pondok-pondok pesantren (ponpes) di Kota Pekalongan.

Walikota Pekalongan,HA Afzan Arslan Djunaid,SE menyebutkan bahwa, upaya fogging disinfektan ini akan menyasar sebanyak 35 titik lokasi ponpes yang ada di Kota Pekalongan yang akan dilakukan mulai Kamis, 21 Oktober 2021.

Menurutnya, CSR yang dilibatkan ini juga sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Kesehatan setempat dalam pelaksanaan fogging disinfektan tersebut.

“Untuk pelaksanaan fogging disinfektan di 35 ponpes ini kami bekerjasama dengan CSR dan kami sangat sambut baik yang akan dilakukan pada hari Kamis ini,” tutur Aaf, baru-baru ini.

Diungkapkan Aaf bahwa, fogging disinfektan ini dipastikan tidak akan berbahaya bagi manusia maupun hewan, dimana bahan yang terkandung didalamnya aman dan dikhususkan hanya untuk membunuh kuman dan bakteri serta virus dalam waktu 30 detik.

Fogging disinfektan yang digunakan ini tidak berbahaya bagi manusia maupun hewan, dalam arti jika ada orang disitupun pada saat petugas melakukan fogging tetap aman.

CSR sudah melakukan penelitian di laboratorium, bahwasannya bahan yang digunakan dikhususkan hanya untuk membunuh kuman, bakteri, serta virus dalam waktu 30 detik.

“Kami akan mulai awali pelaksanaannya di Ponpes Syafi’i Akrom Jenggot, karena disitu bersamaan dengan dilangsungkannya kegiatan vaksinasi dosis kedua, kemudian akan kami lanjutkan ke ponpes-ponpes lain,” tandasnya.***

You Might Also Like

Bukan Sekadar Dongeng, Kisah Si Kancil Bisa Jadi Pintu Masuk Anak Mengenal Budaya Nusantara
Ahli Waris Ki Nartosabdho Menerima Hak Cipta Lagu Kudangan dari Kakanwil Kumham Jateng
Sering Longsor, Dieng Krisis Konservasi
Amankan Imlek, Polda Jateng Berikan Edukasi dan Peningkatan Patroli
Kapolres Akan Pindah Tugas, Sarsipol Banjarnegara Harus Tetap Eksis
TAGGED:Corporate Social ResponsibilityCSRDisinfektanFoggingPekalonganPemerintah KotaPemkotPondok Pesantrenponpes
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Gali Potensi di Wilayah Binaanya, Pendamping UMKM Dibekali Ilmu Jurnalistik. Foto:Kiki Gali Potensi di Wilayah Binaanya, Pendamping UMKM Dibekali Ilmu Jurnalistik
Next Article Lattek Pelayaran Kartika Jala Krida Taruna Akademi Angkatan Laut, Forkopimda Sambut Kedatangan KRI Bima Suci-945. Foto: Pendim Cilacap Lattek Pelayaran Kartika Jala Krida Taruna Akademi Angkatan Laut, Forkopimda Sambut Kedatangan KRI Bima Suci-945
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Ilustrasi fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik dengan bangunan industri dan cerobong di kawasan hijau.
Sampah Kota Bisa Jadi Listrik, tetapi Mengapa Kebiasaan Warga Tetap Menentukan?
Environment Jateng
Gajah Sumatra bertaring panjang berdiri di tengah hutan tropis yang rimbun.
Hutan Bukit Tigapuluh Bukan Sekadar Rumah Satwa, Masa Depan Masyarakat Juga Dipertaruhkan
Environment Jateng
Sampah plastik dan limbah rumah tangga menumpuk di sepanjang pantai hingga mencemari kawasan laut.
Laut Rusak, Siapa yang Paling Merasakan Dampaknya? Nasib Nelayan dan Masa Depan Pangan Indonesia
Environment Jateng
Seseorang membuang sisa makanan berupa kulit buah dan sayuran ke tempat sampah organik di dapur.
Sisa Makanan di Rumah Bisa Memperparah Krisis Iklim, Ini Cara Sederhana Menguranginya
Environment Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?