By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Jangan Asal Promosi! Ini Strategi Marketing yang Bisa Membantu Bisnis Lebih Dikenal Pelanggan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
JatengMarketing

Jangan Asal Promosi! Ini Strategi Marketing yang Bisa Membantu Bisnis Lebih Dikenal Pelanggan

Paskah Hariyani
Last updated: 12 Oktober 2026 13:56 13:56
By Paskah Hariyani
8 Min Read
Share
Tim pemasaran berdiskusi menganalisis data dan grafik bisnis menggunakan laptop dalam rapat strategi marketing.
Ilustrasi tim pemasaran menyusun strategi marketing berdasarkan analisis data untuk meningkatkan efektivitas promosi dan pertumbuhan bisnis.
SHARE

OPINIJATENG.COM – Banyak pelaku usaha menganggap promosi yang berhasil adalah promosi yang menjangkau sebanyak mungkin orang. Akibatnya, berbagai cara dilakukan, mulai dari rutin mengunggah konten di media sosial, memberikan diskon, memasang iklan, hingga mengikuti tren pemasaran digital.

Contents
Banyak Promosi Belum Tentu Menghasilkan PenjualanKenali Pelanggan Sebelum Menentukan Cara PromosiJangan Terjebak Tren, Pilih Kanal Marketing yang TepatKonten yang Menjawab Masalah Lebih Bernilai daripada Sekadar JualanUkur Hasil Marketing, Bukan Hanya Jumlah PengikutStrategi Marketing Tidak Harus Mahal untuk MemulaiMarketing yang Efektif Dimulai dari Memahami Manusia

Namun, ada satu hal penting yang sering terlewat: apakah promosi tersebut benar-benar menjangkau orang yang membutuhkan produk?

Dalam persaingan bisnis yang semakin ketat, aktivitas pemasaran tidak cukup hanya mengandalkan frekuensi unggahan atau besarnya anggaran iklan. Pelaku usaha perlu memahami siapa calon pelanggannya, masalah apa yang ingin mereka selesaikan, dan alasan mereka memilih satu produk dibandingkan produk lainnya.

Strategi marketing yang tepat bukan tentang seberapa ramai sebuah bisnis terlihat, melainkan seberapa efektif bisnis tersebut membangun hubungan dengan calon pembeli.

Banyak Promosi Belum Tentu Menghasilkan Penjualan

Salah satu tantangan yang dihadapi pelaku usaha adalah membedakan aktivitas promosi dengan strategi pemasaran.

Mengunggah foto produk setiap hari, membagikan video pendek, atau memberikan potongan harga merupakan bagian dari aktivitas pemasaran. Akan tetapi, kegiatan tersebut perlu memiliki tujuan yang jelas agar tidak sekadar menghabiskan waktu dan biaya.

Misalnya, sebuah usaha kuliner rutin mengunggah menu makanan ke media sosial. Kontennya menarik dan jumlah penonton cukup tinggi, tetapi pesanan tidak mengalami peningkatan.

Masalahnya belum tentu terletak pada kualitas produk. Bisa jadi informasi harga kurang jelas, lokasi usaha sulit ditemukan, cara pemesanan terlalu rumit, atau konten yang dibuat belum menjawab kebutuhan calon pelanggan.

Karena itu, pelaku usaha perlu mengevaluasi perjalanan pelanggan sejak pertama kali mengenal produk hingga memutuskan untuk membeli.

Kenali Pelanggan Sebelum Menentukan Cara Promosi

Strategi marketing yang efektif sebaiknya dimulai dengan memahami karakteristik target pasar.

Pelaku usaha dapat mempelajari siapa yang paling membutuhkan produknya, berapa kisaran harga yang sesuai, kebiasaan berbelanja pelanggan, serta alasan yang membuat mereka tertarik atau justru ragu membeli.

Informasi tersebut tidak selalu harus diperoleh melalui riset mahal. UMKM dapat memulainya dengan berbincang langsung dengan pelanggan, membaca ulasan, mengamati pertanyaan yang sering muncul, dan mengevaluasi produk yang paling banyak diminati.

Sebagai contoh, usaha pakaian yang menyasar mahasiswa mungkin perlu menonjolkan harga terjangkau, desain menarik, dan kemudahan pembelian. Sementara itu, usaha pakaian kerja dapat lebih menekankan kenyamanan, kualitas bahan, dan ketahanan produk.

Perbedaan kebutuhan tersebut menunjukkan bahwa satu cara promosi tidak selalu cocok untuk semua kelompok pelanggan.

Jangan Terjebak Tren, Pilih Kanal Marketing yang Tepat

Perkembangan media sosial membuat pelaku usaha memiliki banyak pilihan untuk memasarkan produk. Namun, mengikuti seluruh tren digital bukan berarti strategi bisnis menjadi lebih baik.

Setiap platform memiliki karakteristik pengguna dan format komunikasi yang berbeda. Oleh sebab itu, pemilihan kanal pemasaran seharusnya mempertimbangkan kebiasaan target pelanggan serta kemampuan bisnis dalam mengelolanya secara konsisten.

Pelaku usaha yang menyasar konsumen lokal, misalnya, dapat mengoptimalkan profil bisnis, informasi lokasi, ulasan pelanggan, dan konten media sosial yang relevan dengan lingkungan sekitar.

Sementara itu, bisnis yang menjual produk dengan penjelasan teknis lebih mendalam dapat memanfaatkan artikel, video edukasi, atau halaman produk untuk membantu calon pembeli memahami manfaat barang yang ditawarkan.

Daripada aktif di banyak platform tetapi tidak terurus, bisnis dapat memulai dari dua atau tiga kanal yang paling potensial. Setelah hasilnya terlihat, strategi dapat dikembangkan secara bertahap.

Konten yang Menjawab Masalah Lebih Bernilai daripada Sekadar Jualan

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah menjadikan setiap konten sebagai ajang menawarkan produk.

Padahal, calon pelanggan tidak selalu sedang ingin membeli. Sebagian masih mencari informasi, membandingkan pilihan, atau berusaha memahami masalah yang mereka hadapi.

Di sinilah konten edukatif dapat berperan penting. Bisnis dapat membagikan tips penggunaan produk, panduan memilih barang, penjelasan manfaat, hingga jawaban atas pertanyaan yang sering disampaikan pelanggan.

Sebagai contoh, penjual perlengkapan rumah tangga dapat membuat konten tentang cara memilih peralatan yang sesuai dengan ukuran ruangan. Setelah memberikan informasi yang bermanfaat, penjual bisa memperkenalkan produk yang relevan sebagai salah satu pilihan.

Pendekatan tersebut membantu membangun kepercayaan karena pelanggan mendapatkan informasi sebelum menerima penawaran.

Dalam jangka panjang, kepercayaan dapat menjadi modal penting untuk mendorong pembelian berulang dan rekomendasi dari pelanggan kepada orang lain.

Ukur Hasil Marketing, Bukan Hanya Jumlah Pengikut

Jumlah pengikut, tanda suka, dan tayangan sering digunakan untuk menilai keberhasilan promosi. Meskipun berguna untuk membaca respons audiens, angka tersebut belum tentu menggambarkan dampak pemasaran terhadap bisnis.

Pelaku usaha perlu menentukan indikator yang sesuai dengan tujuan kampanye.

Jika tujuannya meningkatkan penjualan, metrik yang dapat diperhatikan antara lain jumlah pesanan, tingkat konversi, nilai transaksi, dan biaya untuk mendapatkan pelanggan baru. Jika tujuannya membangun kesadaran merek, jangkauan audiens dan pertumbuhan kunjungan ke kanal bisnis dapat menjadi indikator awal.

Evaluasi sebaiknya dilakukan secara berkala. Konten yang menghasilkan banyak pertanyaan tetapi sedikit pembelian perlu dianalisis, begitu pula iklan yang menghabiskan anggaran tanpa memberikan hasil sesuai harapan.

Dengan pendekatan ini, keputusan pemasaran tidak hanya bergantung pada perkiraan atau perasaan, tetapi juga didukung data yang bisa dipelajari.

Strategi Marketing Tidak Harus Mahal untuk Memulai

Pelaku usaha kecil tidak selalu membutuhkan anggaran besar untuk menyusun strategi pemasaran. Langkah awal dapat dilakukan melalui perencanaan sederhana yang berfokus pada kebutuhan pelanggan dan hasil yang ingin dicapai.

Pertama, tentukan satu tujuan utama, misalnya meningkatkan pesanan dalam satu bulan. Kedua, kenali kelompok pelanggan yang paling potensial. Ketiga, buat pesan promosi yang menjelaskan manfaat produk secara spesifik. Keempat, pilih kanal pemasaran yang paling relevan. Terakhir, catat hasilnya dan lakukan perbaikan berdasarkan respons pasar.

Sebagai ilustrasi, usaha makanan rumahan dapat menguji dua jenis konten selama beberapa minggu: konten yang menampilkan produk dan konten yang menjelaskan proses pembuatan serta manfaat praktisnya. Hasil keduanya kemudian dibandingkan berdasarkan pertanyaan masuk dan jumlah pesanan, bukan hanya jumlah tayangan.

Pendekatan sederhana seperti ini membantu bisnis mempelajari perilaku pelanggan tanpa harus langsung mengeluarkan biaya besar.

Marketing yang Efektif Dimulai dari Memahami Manusia

Pada akhirnya, strategi pemasaran bukan sekadar persoalan memilih platform digital atau mengikuti tren promosi terbaru. Inti marketing adalah memahami kebutuhan manusia dan menunjukkan bagaimana sebuah produk dapat memberikan nilai bagi mereka.

Bisnis yang mampu menyampaikan manfaat secara jelas, memberikan pengalaman pelanggan yang baik, serta mengevaluasi hasil pemasaran memiliki dasar yang lebih kuat untuk berkembang.

Bagi UMKM dan pelaku usaha pemula, langkah terpenting bukan melakukan semua aktivitas promosi sekaligus. Mulailah dengan mengenali pelanggan, menetapkan tujuan yang realistis, dan menguji pendekatan yang paling sesuai.

Sebab, promosi yang ramai belum tentu menghasilkan penjualan. Sebaliknya, strategi yang tepat sasaran dapat membantu bisnis membangun kepercayaan dan hubungan pelanggan yang berkelanjutan.

Sumber referensi: HubSpot, How to Create a Complete Marketing Strategy.

You Might Also Like

Dirlantas Polda Jateng Raih Penghargaan Terbaik dalam IRSMS Award 2022
Kapolda Jateng: Tahun 2022 adalah Tahun Toleransi, Jaga Persatuan, Cegah Konflik
Penggalangan Dana GNOTA Demak dan Karanganyar Capai Rp 1 M
Baru Beli iPhone? Jangan Cuma Pindahkan Foto, 7 Pengaturan Ini Penting untuk Keamanan dan Kenyamanan
Deklarasi Moderasi Beragama, Hentikan Demokrasi Transaksional di Indonesia.
TAGGED:MarketingPemasaran DigitalPromosi ProdukStrategi BisnisTips BisnisUMKMWirausaha
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Ilustrasi fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik dengan bangunan industri dan cerobong di kawasan hijau. Sampah Kota Bisa Jadi Listrik, tetapi Mengapa Kebiasaan Warga Tetap Menentukan?
Next Article Content creator merekam video promosi produk skincare menggunakan smartphone, tripod, dan lampu tambahan. Konten Media Sosial Ramai Belum Tentu Laris, Ini Strategi Marketing yang Perlu Dicoba Pelaku Usaha
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Pelaku UMKM mengemas produk batik untuk pesanan pelanggan dengan bantuan toko online di laptop.
Promosi Ramai, Penjualan Sepi? Ini Strategi Marketing yang Perlu Diubah Pelaku UMKM
Jateng Marketing
Seseorang menganalisis data digital marketing melalui laptop dan tablet dengan tampilan grafik trafik, pengunjung, dan performa pemasaran.
Digital Marketing Bukan Sekadar Jualan Online, Ini Cara UMKM Kecil Menarik Pelanggan Tanpa Bakar Uang
Jateng Marketing
Ilustrasi desain logo dan identitas merek bisnis pada kemasan produk, kartu nama, gelas, tas, dan panduan branding
Promosi Sudah Ramai, tetapi Penjualan Masih Sepi? Ini Kesalahan Marketing yang Sering Diabaikan
Jateng Marketing
Content creator merekam video promosi produk skincare menggunakan smartphone, tripod, dan lampu tambahan.
Konten Media Sosial Ramai Belum Tentu Laris, Ini Strategi Marketing yang Perlu Dicoba Pelaku Usaha
Jateng Marketing

OTOINFO MEDIA GROUP

Satu jaringan media untuk berita otomotif, balap motor, informasi daerah, dan konten digital Indonesia.

Ikuti Media Sosial Kami

Instagram Otoinfo Instagram Info Media Instagram Kabaroto Instagram Opini Banjarnegara TikTok Otoinfo TikTok Opini Banjarnegara YouTube Otoinfo Facebook Otoinfo Facebook Opini Banjarnegara

Jaringan Website

OTOINFO.IDPortal otomotif dan balap KABAROTO.IDBerita otomotif OPINI JATENGInformasi dan opini daerah
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?