By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Perkeretaapian Indonesia di Masa Depan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
News

Perkeretaapian Indonesia di Masa Depan

Arifin
Last updated: 8 Oktober 2021 21:49 21:49
By Arifin
8 Min Read
Share
SHARE

Inovasi menjadi kunci layanan transportasi perkeretaapian di Indonesia. Pemanfaatan aset dan pengembangan wisata di daerah akan memberikan manfaat untuk pembangunan daerah. Optimalisasi angkutan barang menggunakan jalan rel masih dapat dilakukan andai ada kesetaraan kebijakan dengan angkutan jalan raya. Selain itu dapat menghemat APBN dan APBD untuk perawatan kerusakan jalan akibat truk ODOL.

OPINIJATENG.com – Jaringan jalan rel masih terbatas di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa.

Sementara di Pulau Sulawesi masih sedang proses pengerjaan.

Panjang jaringan jalan rel yang beroperasi saat ini 5.927 km, terdiri 1.796 km di Pulau Sumatera dan 4.131 km di Pulau Jawa.

Sedangkan jaringan jalan rel yang tidak beroperasi sepanjang 2.700 km (46 persen), di Pulau Sumatera 298 km dan di Pulau Jawa 2.402 km.

Data dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (2021), di Pulau Sulawesi sudah terbangun jaringan jalan rel lebih kurang 49,28 km.

Proyek KA Makassar – Parepare bagian dari jaringan KA di Sulawesi yang dibangun sepanjang 142 km.

Proyek ini dibangun dengan skema KPBU menghubungkan Pabrik Semen Tonasa ke Pelabuhan Garongkong.

Menurut data Ditjen Perkeretaapian (2021), jumlah penumpang yang diangkut lebih kurang 453.486.720 orang (tahun 2019), 199.255.108 orang (tahun 2020) dan sampai semester pertama 2021 sebanyak 88.831.808 orang.

Selain itu, ada 47.624.000 ton barang yang diangkut tahun 2019, 45.475.961 ton tahun 2020 dan 23.282.000 ton sampai semester pertama 2021.

Di Pulau Jawa terdapat 21 terminal angkutan barang untuk peti kemas, semen dan BBM yang tersebar di 8 kota, yakni di Jakarta, Cikarang, Semarang, Surabaya, Bandung, Cilacap, Banyuwangi dan Merak.

Saat ini ada 6 operator sarana perkeretaapian (PT KAI, PT KCI, PT Railink, PT KCIC, PT MRT Jakarta dan PT Jakarta Propertindo) dan 4 operator prasarana perkeretaapian (PT KAI, PT KCIC, PT MRT Jakarta dan PT Jakarta Propertindo)

Optimalisasi angkutan logistik
Pembangunan jalan rel di jaman Hindia Belanda bermula untuk angkutan barang, seperti di Pulau Sumatera mengangkut hasil tambang batubara dan hasil perkebunan. Sedangkan di Pulau Jawa mengangkut hasil hutan jati, perkebunan dan industri gula.

Kapasitas lintas kereta di Pulau Jawa ditingkatkan dengan membangun jalan rel ganda (double track) dengan target selesai 2024. Rel ganda menambah kapasitas lintas, terutama untuk optimalisasi angkutan barang.

Sementara data dari Kementerian PUPR (2017) menyebutkan kerugian Rp 43 triliun dari dampak operasional truk ODOL (over dimenssion and overload).

Ditargetkan Kementerian Perhubungan pada Januari 2023, Indonesia sudah bebas truk ODOL.

Namun hal itu nampaknya tidak mudah dilakukan jika tidak menyertakan peran moda KA untuk mengangkut sebagian angkutan logistik selama ini diangkut truk melalui jalan raya.

Harus ada kesetaraan kebijakan angkutan logistik di jalan raya dan jalan rel. Pengenaan PPN 10 persen dan TAC (track access charge) perlu dihilangkan sementara waktu, supaya ada peralihan angkut barang dari jalan raya sebagian ke jalan rel, terutama untuk jarak jauh.

Reaktivasi jalur KA sudah dimulai, misalnya lintas Binjai – Besitang (78 km), lintas Cibatu – Garut (19,3 km).

Berikutnya dapat melakukan reaktivasi jalur KA untuk jalur wisata selain digunakan untuk rutinitas penumpang, seperti Cikudapeteuh (Bandung) – Ciwidey (36 km), Padang – Padang Panjang – Solok – Muarakalaban – Sawahlunto (151 km), Padang Panjang – Bukittinggi – Payakumbuh – Limbanang (72 km), Kedungjati – Tuntang (30 km), Yogyakarta – Borobudur (bagian reaktivasi dari Yogyakarta – Kedungjati, KSPN Borobudur), Rangkasibitung – Saketi – Labuhan (KSPN Tanjung Lesung).

Membangun Kereta Api Perkotaan harus cermat dan ada kejelasan dari Pemerintah Daerah dalam bentuk keikutsertaannya (tidak terulang kasus LRT Sumatera Selatan).

Sebaiknya, angkutan umum berbasis jalannya dibenahi dahulu, setelah masyarakatnya menjadi terbiasa menggunakan transportasi umum, barulah kemudian dibangun angkutan umum berbasis jalan rel.

Penambahan lintas reaktivasi untuk penumpang dan barang, seperti Semarang-Rembang 99 km, Purwokerto-Wonosobo 98 km, Garut – Cikajang 27,7 km, Banjar – Padalarang – Cijulang 83 km, Rancaekek – Tanjungsari (bagian KA Perkotaan Bandung Raya) sepanjang 11 km, Padalarang-Cianjur 22 km.

Di Papua sudah ada jaringan jalan rel untuk operasi tambang tembaga oleh PT Freeport Indonesia.

Perlu dirintis jalan rel di daerah lainnya, misalnya Aimas – Sorong (Papua Barat) yang ada KEK Sorong. Dua kota ini sekarang semakin tinggi mobilitas warganya.

Penambahan jaringan listrik KA Perkotaan, sudah dibangun pada lintas Yogyakarta – Solo (60 km) dengan beroperasinya KRL YOgya-Solo, biaya sekitar Rp 20 miliar per km.

Dapat pula dikembangkan di beberapa jaringan KA Perkotaan, seperti di Surabaya, Semarang, Medan dan Bandung.

Demikian pula perkeretaapian di Ibu Kota Negara (IKN) merupakan bagian dari pengembangan moda KA di Pulau Kalimantan. Dibangun dalam wilayah IKN dan penghubung antara IKN dengan Balikpapan dan Samarinda.

Pembangunan jalur rel baru untuk wisata, seperti Pematangsiantar – Prapat (KSPN Toba) sudah direncanakan. Akses jaringan rel ke pelabuhan untuk logistik, menyelesaikan akses ke Pelabuhan Tanjung Emas yang butuh dukungan Pemkot Semarang.

Sudah terbangun jaringan KA lintas Rantau Prapat – Pondok S5 (33 km) dilanjut hingga Kota Pinang dan Bandar Tinggi – Kuala Tanjung sepanjang 21 km

Manfaat dan Aset

Sudah terbukti PT KAI dapat merevitalisasi Gedung Lawang Sewu, Museum Stasiun Ambarawa, Stasiun Museum Sawahlunto yang sekarang menjadi destinasi wisata dan mendapatkan pemasukan cukup berarti dibanding sebelumnya.

Kawasan bangunan stasiun yang berada di tengah kota untuk jalur non aktif dapat dimanfaatkan untuk museum kota, hotel dan pusat pengembangan UMKM.

Sejumlah stasiun itu, seperti Stasiun Demak, Stasiun Kudus, Stasiun Wonosobo, Stasiun Temangung, Stasiun Pati, Stasiun Lasem, Stasiun Blora, Stasiun Rembang, Stasiun Banjarnegara, Stasiun Purworejo.

Pengaktifan jalur KA Cibatu – Garut dan keberadaan stasiun di pusat kota akan memberi nilai lebih bagi Pemkab Garut.

Misalnya, sbagian lahan dapat dimanfaatkan untuk hotel dan gedung pertemuan. Penginapan di pusat Kota Garut dapat dikatakan tidak ada yang representatif berada di pusat kota.

Revitalisasi Kawasan Stasiun Pertama di Indonesia

Stasiun Samarang, stasiun pertama yang dibangun pada 1864. Terletak di Gang Spoorland, Jalan Ronggowarsito, Kelurahan Kemijen, Semarang Timur.

Kompleks Stasiun Samarang awalnya punya lima bangunan penting, meliputi personenstation (stasiun penumpang), goederenstation (stasiun barang), vaart van het station (stasiun kanal), werkplaatsen (bengkel atau balai yasa), dan station chef (rumah dinas kepala stasiun).

Sekarang, kelima bangunan penting itu sudah tidak utuh lagi, ada yang rusak dan terendam air rob.

PT KAI dapat mengajak Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek dan Pemerintah Daerah (Pemkot. Kota Semarang dan Pemprov. Jateng) untuk mewujudkan Revitalisasi Kawasan Stasiun Pertama di Indonesia.

Warga yang menempati kawasan ini dapat diberdayakan dan tidak harus dipindahkan.

Penataan kawasan ini dapat menjadi bagian dari Kawasan Kota Lama. Kawasan ini jika terwujud dapat menjadi destinasi wisata dan edukasi peradaban transportasi modern.

Kawasan Stasiun Tawang yang sudah tertata apik dan bagian dari Kawasan Kota Lama, bisa ditiru kota-kota lain yang masih memiliki kawasan seperti Kota Lama di Semarang.

*)Djoko Setijowarno, Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dan Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat***

You Might Also Like

Festival Mudik 2025: 890 Balon Meriahkan Langit Wonosobo
Cara Cepat Share Video Facebook ke WhatsApp
Evakuasi Jatuhnya Pesawat T-50i Golden Eagle Berjalan Lancar, Petugas Gabungan Siap Bantu
Terjadi Longsor dekat SMP 1 Pagentan Banjarnegara, 3 Tewas, 1 Selamat, dan 1 Masih Dalam Pencarian.
Pemerintah Membatalkan Peraturan PPKM Level 3 untuk Seluruh Wilayah Indonesia Saat Nataru
TAGGED:IndonesiaKereta apiperkeretaapian
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Batik Media untuk Bercerita
Next Article Biografi Ibu Millenial yang Multitalenta, Karyanya Menginspirasi
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Azzahra, Pramuka Garuda SMA Negeri 1 Banjarnegara: Sang Juara Eagle Scout Penegak Putri 2026,
Banjarnegara Jateng
Zulfikar Al Habsy, Sosok Pemuda Inspiratif Banjarnegara Lolos Paskibraka Provinsi Jawa Tengah
Pendidikan
Pramuka Garuda Penegak SMA Negeri 1 Banjarnegara Bersiap Diri dalam Lomba ESA Tingkat Provinsi Jawa Tengah
News
68 Peserta Resmi Ikuti Pradana Wiyata Permadani Banjarnegara Angkatan XIII
Banjarnegara
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?