By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal di Desa Waleng, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
JatengPendidikan

Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal di Desa Waleng, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri

Arifin
Last updated: 14 Juni 2022 11:10 11:10
By Arifin
4 Min Read
Share
Prof. Dr. Martitah, M.Hum (dua dari kanan), Dr. Dewi Sulistyaningsih SH, M.H (paling kanan) bersama kolega dari Unnes dan perangkat Desa Waleng, Girimarto, Wonogiri, berfoto bersama di depan Embung Waleng.
SHARE

OPINIJATENG.COM – Paradigma pembangunan pariwisata yaitu pariwisata adalah milik rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Paradigma ini berkembang bahkan masih menjadi prinsip kuat bagi pariwisata di pedesaan.

Desa yang dijadikan tempat wisata karena daya tarik yang dimiliknya.

Desa wisata merupakan bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi, dan fasilitas pendukung yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku.

Penggerak desa wisata yaitu pariwisata yang dimotori oleh masyarakat pedesaan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat pedesaan itu sendiri.

BACA JUGA:Manfaat Senam Pagi bagi Warga yang Minim Risiko

Desa wisata muncul karena desa itu memiliki potensi atau kekayaan yang dapat atau layak untuk dijual oleh masyarakatnya sendiri.

Pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Wonogiri merupakan salah satu langkah konkret Pemerintah Kabupaten Wonogiri untuk meningkatkan sektor pariwisata.

Hal ini tidak bisa dipungkiri bahwa sektor pariwisata membawa banyak peningkatan dalam hal pendapatan ekonomi khususnya ekonomi pedesaan.

Desa Waleng, Kecamatan Girimarto, merupakan salah satu desa di Kabupaten wonogiri yang memiliki wisata embung.

BACA JUGA:Cara Berkomunikasi dengan Senior, Prof Tri Joko Raharjo: Sentuhlah Dia Tepat di Hatinya

Desa Waleng, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri mensematkan wisata Embung Waleng sebagai wisata unggulan Desa Waleng yang berbasis nilai kearifan lokal masyarakat.

Embung dikelola dengan prinsip nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Desa Waleng dan dikembangkan pada faktor pendukung lainnya di sekitar Embung Waleng.

Potensi desa yang saat ini mulai ditangani serius oleh pihak pemerintah adalah persoalan pasar tradisional.

Desa Waleng memiliki pasar tradisional yang strategis terletak di dekat Kantor Pemerintah Desa Waleng, Kecamatan Girimarto, Wonogiri yang memiliki jumlah penduduk sebanyak 3.533 orang.

Jumlah KK sebanyak 1.205 dimana warga yang masuk dalam kategori miskin sebanyak 342 orang.

BACA JUGA:7 Tips agar Bertahan Lama dan Merasa Nyaman di Kantor

Melihat realita yang ada Pemerintah desa berusaha mengoptimalkan pasar desa yang bisa dikembangkan ke arah produktif dan memiliki nilai lebih daripada pasar pada umumnya.

Potensi alam yang ada meliputi Embung Desa, taman bunga, sendang, dan pasar tradisional, menjadi modal yang trategis dalam pengemasan paket wisata yang nantinya bisa dibuat.

Pemerintah Desa Waleng mulai tahun 2022 ini akan melakukan revitalisasi infrastruktur Pasar Tradisional Gembol sebagai upaya peningkatan fasilitas pelayanan agar nyaman dan menjadi satu destinasi menarik.

Revitalisasi infrastruktur yang diperbaiki mengacu pada pengembangan rencana strategis desa yang fokus pada sektor wisata.

BACA JUGA:Ketua PW DMI Jateng Prof Ahmad Rofiq Akan Safari Tuntaskan Legalitas Tanah dan Aset Masjid Mushola se Jateng

Program yang direalisasikan salah satunya terkait dengan pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi dengan menyelenggarakan festival yang melibatkan para pedagang lokal.

Embung Desa Waleng saat ini menjadi salah satu daya tarik ekonomi kreatif berbasis wisata di desa tersebut.

Desa Waleng memiliki beberapa UMKM yang salah satunya terkait pedagang yang dinaungi oleh desa di kawasan embung.

BACA JUGA:Staf Ahli Menag: Jangan Jadikan Pernikahan sebagai Bahan Lelucon

Berbagai persoalan yang dihadapi oleh Desa Waleng dalam pengembangan potensi pasar tradisional sebagai salah satu daya tarik yang berbeda dari tempat yang lain dan aktivitasnya berbeda baik perekonomian maupun produktivitas para warga di kawasan embung.

Wisata Embung Waleng di Desa Waleng, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri akan terus berbenah diri dan semakin mengembangkan potensi-potensi lain untuk mendukung wisata Embung Waleng.***

You Might Also Like

Warga Panik Keluar Rumah, Rentetan Gempa Guncang Salatiga-Ambarawa
PGRI Banyumas Adakan Diklat Senam, Ajak Masyarakatkan Olahraga Serta Edukasi Kesehatan
Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 6 Halaman 60, 61, 62, 63 Pembelajaran 3 Sub Tema 2 Membangun Masyarakat Sejahtera
Asyura, PIMAJT & BAZNAS Santuni 378 Anak Yatim
Dandim Purbalingga Rayakan Natal Berbagi Kasih dengan Warga Panti Wreda
TAGGED:Desa WalengEmbung Walengkearifan lokalpariwisata berbasis alamunnesWonogiri
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Manfaat Senam Pagi bagi Warga yang Minim Risiko
Next Article Prof Tri Joko Raharjo Akan Membantu Guru SD Kota Semarang yang Ingin Kuliah S2 di Unnes
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Ilustrasi fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik dengan bangunan industri dan cerobong di kawasan hijau.
Sampah Kota Bisa Jadi Listrik, tetapi Mengapa Kebiasaan Warga Tetap Menentukan?
Environment Jateng
Gajah Sumatra bertaring panjang berdiri di tengah hutan tropis yang rimbun.
Hutan Bukit Tigapuluh Bukan Sekadar Rumah Satwa, Masa Depan Masyarakat Juga Dipertaruhkan
Environment Jateng
Sampah plastik dan limbah rumah tangga menumpuk di sepanjang pantai hingga mencemari kawasan laut.
Laut Rusak, Siapa yang Paling Merasakan Dampaknya? Nasib Nelayan dan Masa Depan Pangan Indonesia
Environment Jateng
Seseorang membuang sisa makanan berupa kulit buah dan sayuran ke tempat sampah organik di dapur.
Sisa Makanan di Rumah Bisa Memperparah Krisis Iklim, Ini Cara Sederhana Menguranginya
Environment Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?