18 Januari 2026 21:28

Performa PSIS Semarang Menurun, Komisaris PSIS Minta Maaf

0
WhatsApp Image 2021-11-08 at 18.34.08

PSIS Semarang/IG@anto_Van_Java

OPINIJATENG.COM – Komisaris PSIS Semarang,Junianto menyampaikan minta maaf kepada masyarakat Semarang dan Jawa Tengah melalui akun instagramnya IG@ anto_Van_Java. Pasalnya, PSIS Semarang mengalami kekalahan melawan Borneo FC.

Performa PSIS Semarang menurun selepas mengalami kekalahan melawan Borneo FC dalam laga pekan ke-11 BRI liga 1 2021-2022 Sabtu, 6 November 2021.

Junianto merasa kecewa karena perolehan PSIS Semarang pada laga melawan Borneo FC. Dia tidak menampik jika performa PSIS Semarang menurun terus dan mengalami kekalahan, hingga dia minta maaf telah mengecewakan suporter dan masyarakat Semarang.

BACA JUGA: Wartawan Perempuan Pertama, Roehana Koeddoes, Menjadi Pahlawan Nasional Tampil di Google Doodle

“Saya sangat sedih dan kecewa lihat permainanmu, saya mewakili management mohon maaf pada masyarakat Semarang dan Jawa Tengah, Panser Biru, Snex, dll. Kita segera evaluasi ada apa dengan semua ini,” ucap Junianto seperti dikutip OPINIJATENG.COM dari akun instagram @anto_Van_Java, Senin 8 Novemeber 2021.

Menurut Junianto, selama Kompetisi BRI Liga 1 2021-2022 mengalami kekalahan itu wajar. Dalam suatu pertandingan kalah menang merupakan hal biasa.

Namun, pada seri kedua ini, dari sebelas pertandingan, kekalahan dari Borneo FC adalah hal yang menyakitkan dan pertandingan PSIS Semarang terburuk menurutnya.

BACA JUGA:Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 16

Junianto berpendapat bahwa pelatih kepala Ian Andrew Gillan harus bertanggung jawab atas hasil yang diperoleh PSIS Semarang.

“Sejujurnya, coach Ian harus bertanggung jawab dalam masalah ini, tapi dia baru beberapa permainan memimpin, dia seharusnya ada pendampingnya yang bisa mendelegasikannya,” ujar Komisaris PSIS Semarang.

Berdasarkan pengamatan Junianto, sepanjang jalannya laga Borneo FC, skuat PSIS Semarang kurang penetrasi dan tidak ada serangan yang greget terutama di babak pertama.

BACA JUGA: Cek Fakta! PB Djarum Terbanyak Boyong Gelar Juara di YUZU Isotonic Akmil Open 2021

Seharusnya, pada pertandingan krusial di mana PSIS Semarang membutuhkan poin untuk menjaga posisi zona atas, 45 menit awal jangan menjadi sia-sia dan harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mencuri poin.

Bahkan menurut pengamatan Junianto, beberapa pemain inti PSIS Semarang baru dipasang pada babak kedua, begitu pula dengan penarikan keluar Septian David Maulana serta duo striker Bruno Silva dan Hari Nur Yulianto. Padahal PSIS Semarang dalam posisi tertinggal.

Junianto mengaku kecewa karena selama pertandingan pada laga kontra Borneo FC, para pemain dinilainya temperamental sehingga merugikan tim.

BACA JUGA:Jasa Raharja Pastikan Gala Sky Ahli Waris Vanessa Angel Tidak Mendapat Santunan

Eka Febri Setiawan harus keluar lapangan karena mengumpulkan kartu kuning hingga mendapatkan kartu merah dari wasit.

Junianto mengatakan akan mengevaluasi performa PSIS Semarang dan berharap sebelum jeda kompetisi PSIS Semarang segera kembali ke performa terbaiknya seperti saat Liga 1. (Sumber IG@anto_Van_Java)***

 

 

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *