By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: 30 Guru MGMP Kimia Kota Semarang Ikuti Pelatihan AKM, Kurikulum Merdeka, dan Pembuatan Teh Herbal Nanopartikel
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Pendidikan

30 Guru MGMP Kimia Kota Semarang Ikuti Pelatihan AKM, Kurikulum Merdeka, dan Pembuatan Teh Herbal Nanopartikel

Arifin
Last updated: 26 Juni 2022 08:11 08:11
By Arifin
4 Min Read
Share
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Unnes dan para guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia Kota Semarang, foto bersama di sela pelatihan yang diadakan di SMA N 4 Semarang, Sabtu, 25 Juni 2022.
SHARE

OPINIJATENG.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat melatih 30 orang guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia Kota Semarang, di SMA N 4 Semarang, Sabtu, 25 Juni 2022.

“Mereka mengikuti pelatihan Asesmen Kompetensi Minimal (AKM), Kurikulum Merdeka, dan Nanopartikel,” jelas Koordinator Program Studi S2 Pendidikan Kimia Pascasarjana Unnes, Prof Dr Sudarmin MSi.

Ada lima dosen Unnes di tim Pengabdian kepada Masyarakat bertema “Peningkatan Kemampuan Penyusunan Soal AKM, Peningkatan Konten Knowledge, dan Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Kimia Berbasis Kearifan Lokal Teh Herbal Nanoparikel Pengungkit Entrepreneur” itu.

BACA JUGA:Prof Tri Joko Raharjo: Guru TK Harus Murah Senyum, Ceria, dan Peka, karena Akan Jadi Role Model…

Mereka adalah Prof Sudarmin MSi, Prof Dr Sri Haryani MSi, Cepi Kurniawan PhD (ketua), Dr Agung Tri Prasetya MSi, dan Dr Nuni Widiarti MSi.

Pelatihan di SMA N 4 Semarang itu diadakan selama 2 hari, Jumat dan Sabtu, 24 dan 25 Juni 2022.

Ketua MGMP Kota Semarang Wiwik Indah Kusumaningrum SPd MPd, guru SMA Negeri 9 Semarang dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para guru Mapel Kimia dalam melaksanakan Kurikulum Merdeka membuat instrumen serbuk teh herbal nanopartikel atau bahan teh herbal dalam bentuk nanopartikel,” jelasnya.

Para peserta merespons positif dan menyatakan puas bisa mengikuti kegiatan pelatihan dan keterampilan, salah satunya adalah pembuatan bahan serbuk teh nanopartikel.

BACA JUGA:Prof Sudarmin Ajak Para Guru Mapel Kimia Melanjutkan S2 Prodi Magister Pendidikan di Unnes

“Dengan respons positif itu, saya berharap semoga kegiatan ini akan berlangsung pada tahun-tahun mendatang,” harapnya.

Menurut Prof Sudarmin, dalam kegiatan pembuatan sebuk teh nanopartikel berbahan dasar berbagai herbal, di antaranya sarang semut, teh Tambi, dan teh ganti perban luka terbuat dari teh herbal daun kelor.

“Hasilnya luar biasa. Serbuk teh nanopartikel nikmat rasanya, khas, ada manis-manis pahit gitu,” kata Dwi, salah seorang peserta, saat evaluasi dengan cara menyicipi teh herbal nanopartikel.

“Serbuk teh nanopartikel memiliki rasa yang khas, lebih pahit lebih terasa nikmat dibanding teh biasa. Para peserta merasakan perbedaan yang nyata, mereka merasa senang ikut pelatihan,” ujar Prof Sudarmin.

BACA JUGA:Prof Martono Unggul dalam Pemilihan Rektor UNNES 2022-2026

Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan kompetensi penyusunan soal Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) serta pelaksanaan Kurikulum Merdeka serta implikasinya dalam pembelajaran Kimia.

Sementara itu Cepi Kurniawan menyampaikan bagaimana mengembangkan materi kimia yang mengembangkan atau membekali keterampilan berpikir kreatif dan kritis.

Prof Sudarmin menyampaikan tentang Kurikulum Merdeka dan kearifan lokal dalam mengembangkan pilar-pilar pelajar Pancasila.

Dalam kegiatan tersebut sudah disampaikan beberapa contoh Asesmen Kompetensi Minimal.

BACA JUGA:Raudhah atau Taman Surga dan Aplikasi Eatrmarna, Prof Ahmad Rofiq: Manajemen Baru…

Antara lain bagaimana mengembangkan dan menyampaikan materi kimia yang mana materi itu tadi untuk membekali keterampilan berpikir kritis dan kreatif yang sangat penting sangat dibutuhkan di era digital sekarang atau era Abad 21 ini.

“Bagaimana memahami tentang Kurikulum Merdeka yang merupakan kurikulum yang harus dilaksanakan oleh beberapa sekolah yang mana pada saat ini masih dalam perintisan. Oleh karena itu sebagai civitas akademik saya merasa terpanggil untuk memberikan pemahaman tentang atau berkolaborasi dengan MGMP Kimia Kota Semarang yang diketuai Wiwik Indah Kusumaningrum SPd MPd, guru SMA Negeri 9 Semarang,” ujarnya.

Prof Sudarmin menjelaskan bahwa kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Unnes di SMA Negeri 4 Semarang ini didanai Dana DIPA Pascasarjana dan dana DIPA Unnes.***

You Might Also Like

Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 1 Halaman 56, 57, 58 Pembelajaran 2 Sub Tema 2 Pengalaman Bersama Teman
Meraih Juara Pelangi, Mahasiswa STAI Al-Anwar Sarang di UIN Malang
Mulok Bahasa Inggris di MI Muhammadiyah Karangtengah Mulai Dipersiapan
Guru SMP N 1 Banjarnegara Berikan Motivasi Pekerja Indonesia di Jepang
Pendidikan di Banjarnegara Mengkhawatirkan: Kekurangan Guru dan Minimnya Fasilitas Jadi Sorotan
TAGGED:daun kelorMapel KimiaMGMP Kimiapengabdian kepada masyarakat unnesProf Sudarminsarang semutSMA N 4 Semarangteh herbal nanopartikel
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Prof Tri Joko Raharjo: Guru TK Harus Murah Senyum, Ceria, dan Peka, karena Akan Jadi Role Model…
Next Article 30 Guru Kimia Kota Semarang Ikuti Pelatihan Pembuatan Instrumen Asesmen Kompetensi Minimum Unnes
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Ibu mendampingi anak bermain balok kayu warna-warni di rumah sebagai aktivitas belajar yang menyenangkan.
Anak Sering Dimarahi Saat Berbuat Salah? 5 Cara Positive Parenting yang Bisa Dicoba Orang Tua di Rumah
Jateng Pendidikan
Ayah dan ibu berdiskusi tentang pola asuh anak di ruang keluarga sementara anak bermain balok.
Ayah Bilang Tidak, Ibu Bilang Boleh! Kebiasaan Orang Tua Ini Bisa Bikin Anak Bingung
Jateng Pendidikan
Ibu berhijab mendampingi anak laki-laki belajar menggunakan tablet di rumah dengan ilustrasi keamanan digital.
Anak Sulit Lepas dari HP? 5 Cara Digital Parenting yang Bisa Dimulai Orang Tua dari Rumah
Jateng Pendidikan
Ritual tari Seblang Bakungan dengan penari mengenakan busana adat dan selendang kuning
Festival Budaya Jangan Cuma Jadi Tontonan, Saatnya Tradisi Lokal Menghidupi Ekonomi Warga
Culture Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?