By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Prof Mungin Eddy Wibowo: Stop Bullying! Setop Perudungan! Sekolah Akan Menjadi Sehat dan Nyaman
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Pendidikan

Prof Mungin Eddy Wibowo: Stop Bullying! Setop Perudungan! Sekolah Akan Menjadi Sehat dan Nyaman

Arifin
Last updated: 25 Agustus 2022 06:07 06:07
By Arifin
7 Min Read
Share
Guru Besar Unnes Semarang Prof Dr Drs Mungin Eddy Wibowo MPd Ba Kons saat menjadi pemateri pengabdian kepada masyarakat yang diikuti 60 guru Bimbingan dan Konseling se-Kota Semarang, di aula SMA Negeri 1 Semarang, Rabu, 24 Agustus 2022.
SHARE

OPINIJATENG.COM – Ingin kondisi sekolah menjadi sehat dan nyaman untuk proses belajar mengajar?

Simak nasihat bijak Guru Besar Unnes Semarang Prof Dr Drs Mungin Eddy Wibowo MPd Ba Kons kepada para kepala sekolah, guru, khususnya guru Bimbingan dan Konseling, serta para siswa.

“Setop bullying! Setop perudungan! Maka sekolah kalian akan menjadi sehat dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar,” kata Prof Mungin di hadapan 60 guru Bimbingan dan Konseling se-Kota Semarang yang menjadi peserta pengabdian kepada masyarakat Unnes, Rabu, 24 Agustus 2022.

BACA JUGA:Merdeka Ngopi Digelar di Curug Sikopel sekaligus Launching Desa Wisata Babadan oleh Pj Bupati Banjarnegara

Pengabdian kepada Masyarakat Unnes yang diadakan di aula SMA Negeri 1 Semarang tersebut bertemakan “Pelatihan konseling multikultural berbasis budaya Jawa untuk meningkatkan kerukunan siswa”.

Guru Besar Unnes Semarang Prof Dr Drs Mungin Eddy Wibowo MPd Ba Kons foto bersama nara sumber lain dan 60 guru Bimbingan dan Konseling se-Kota Semarang yang menjadi peserta pengabdian kepada masyarakat Unnes bertema “Pelatihan konseling multikultural berbasis budaya Jawa untuk meningkatkan kerukunan siswa” di aula SMA Negeri 1 Semarang, Rabu, 24 Agustus 2022.

Kepada 60 guru Bimbingan dan Konseling yang tergabung dalam Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Kota Semarang tersebut, Ketua Majelis Profesor Universitas Negeri Semarang itu menambahkan, agar mencapai konseling yang efektif, maka konselor harus peka (aware) dengan budaya yang nantinya dapat menunjang pemahaman budaya klien, dalam hal ini para siswa.

Tim pengabdian yang diketuai oleh Prof Mungin Eddy Wibowo tersebut beranggotakan mahasiswa S3 Rohmatus Naini MPd dan Farida MSi, serta mahasiswa S2 Nailu Rokhmatika.

“Langkah pertama adalah mengenal budaya sendiri,” kata Prof Mungin.

BACA JUGA:Haid Tidak Teratur, Jerawat Sering Muncul, Hati-hati Ancaman Polycystic Ovary Syndrome

Mantan Ketua Umum Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia tersebut menegaskan bahwa setelah konselor mendapatkan pengetahuan kultural tentang dirinya dan klien, langkah berikutnya mengembangkan strategi yang cocok untuk penilaian dan penanganan.

“Dalam meningkatkan kerukunan, pemahaman dan pesan untuk dipraktikkan yakni pada karakter rendah hati ini akan menjadikan dasar pengembangan karakter lain seperti pemaaf, bersyukur, penuh harap, welas kasih, toleransi, dan karakter lainnya,” ujarnya.

Menurut Prof Mungin, dengan memegang teguh karakter rendah hati maka akan meningkatkan rasa gotong royong, kebersamaan, minimalisir konflik maka akan menciptakan kerukunan dan pergaulan antar-siswa.

BACA JUGA:3 Gubes Unnes Gelar FGD di SDN Bulustalan, Prof Dani: HP Dominasi Perhatian Remaja Dibanding Buku

“Hal-hal inilah yang akan membentuk iklim sekolah menjadi sehat, anti-bullying, tidak ada perundungan, tawuran dan konflik sosial antar-siswa,” tambah pemateri lain, yakni Rohmatus Naini MPd.

hal itu dibenarkan oleh para peserta. Bahwa selama ini dalam interaksi dengan para peserta, sekolah memang selalu berupaya dalam menumbuhkan rasa rukun antarsesama agar aman dan nyaman dalam proses pembelajaran, ujar salah satu peserta.

Sementara itu pemateri lain, Farida MSi menambahkan, salah satu alternatif yang dapat diterapkan yakni konseling multikultural berbasis budaya Jawa dengan tepo seliro atau tenggang rasa didasari keluhuran budi pekerti yang halus.

“Tepo seliro atau tenggang rasa mengedepankan sikap keramah tamahan dalam bersosialisasi dengan masyarakat,” katanya.

Farida menambahkan, sehubungan dengan itu, keadaan Bangsa Indonesia saat ini perlu menjadi perhatian bersama.

Di mana dalam kehidupan nyata saat ini (sebagaimana tersebar di medsos sehari-hari) banyak diwarnai dengan berbagai umpatan, hujatan, dan cacian.

“Bahkan tidak sedikit yang sampai beradu fisik. Seolah tenggang rasa dan tepo seliro sudah tidak ada lagi.”

Salah satu penyebabnya adalah, kata Farida, antar-individu ataupun kelompok mayoritas yang benar dan besar.

“Seolah tidak ada lagi rasa saling hamemayu hayuning bawono (menjaga kedamaian dan keselarasan) sesama anak bangsa,” jelasnya.

Lebih lanjut Prof Mungin Eddy Wibowo menjelaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat Unnes bersama MGBK Kota Semarang dengan label “Pelatihan peer support group anti-bullying untuk meningkatkan empati dan humility pada siswa,” ini tidak hanya penting bagi para guru Bimbingan dan Konseling, namun juga para pemangku kepentingan dan penentu kebijakan dunia pendidikan.

BACA JUGA:30 Guru Kimia Kota Semarang Ikuti Pelatihan Pembuatan Instrumen Asesmen Kompetensi Minimum Unnes

“Sebab, bullying atau perudungan merupakan penindasan yang mempengaruhi sejumlah besar anak-anak dan meletakkan dasar untuk risiko jangka panjang untuk psikologis, fisik, dan hasil psikosomatik,” tegasnya.

Memang, kata Prof Mungin, bullying atau perudungan adalah kejadian umum di lingkungan sekolah di seluruh dunia.

Bullying sering kali dilakukan secara langsung, melibatkan agresi fisik seperti seperti memukul, mencuri, dan mengancam dengan senjata.

“Contoh bullying langsung dapat berupa agresi verbal seperti menyebut nama, penghinaan publik, dan intimidasi.”

BACA JUGA: Prof Sudarmin Ajak Para Guru Mapel Kimia Melanjutkan S2 Prodi Magister Pendidikan di Unnes

Penindasan juga bisa tidak langsung dan dapat melibatkan agresi relasional seperti menyebarkan desas-desus, penolakan sosial, pengucilan dari kelompok teman sebaya, dan mengabaikan.

“Kita masuk di era di mana teknologi menciptakan tempat unik untuk cyberbullying di internet dan melalui jejaring sosial yang dapat langsung atau tidak langsung,” ujarnya.

Merujuk penelitian Kustati (2015) bahwa kasus bullying di Kota Semarang sangat variatif di berbagai jenjang.

Tahun 2020 terdapat 76 siswa sebagai korban bullying dan sebanyak 12 siswa menjadi pelaku bullying.

BACA JUGA:Prof Martono Unggul dalam Pemilihan Rektor UNNES 2022-2026

Tidak hanya bullying secara langsung, sebanyak 163 siswa menjadi korban cyberbullying di tahun 2019-2020 dan sebanyak 119 siswa menjadi pelaku bullying.

“Pengabdian kepada masyarakat dengn MGBK Kot Semarang ini fokus sebagai upaya peningkatan layanan bimbingan dan konseling sebagai bentuk preventif. Kami berharap dengan kegiatan pelatihan support group anti-bullying, iklim sekolah menjadi lebih menyenangkan dan memunculkan keamanan oleh seluruh elemen sekolah. Sebagaimana diketahui, peer support merupakan bentuk pembelaan melalui pelatihan tentang bagaimana menanggapi kesusahan teman sebaya,” katanya.

Demikian artikel mengenai nasihat bijak Guru Besar Unnes Semarang Prof Dr Drs Mungin Eddy Wibowo MPd Ba Kons kepada para kepala sekolah, guru, khususnya guru Bimbingan dan Konseling, serta para siswa agar menghentikan bullying dan perudungan di sekolah.***

You Might Also Like

MAN 2 Banjarnegara Borong Juara Pidato Bahasa Inggris di Porseni MA 2025
Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 2 Halaman 99, 101, 103, 105, 106 Pembelajaran 5 Sub Tema 2 Pengalamanku di Sekolah
Indrajit: Interaksi Pendidik dengan Artificial Intelligence
Pengumuman Jalur SNBP 2024, Undip Semarang Terima 3.055 Mahasiswa Baru
Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 2 Halaman 14, 15, 17, 18 Pembelajaran 2 Sub Tema 1 Pengalamanku di Rumah
TAGGED:bullyingGuru Bimbingan dan Konseling Kota SemarangMGBK Kota SemarangperudunganProf Mungin Eddy WibowoSetop BullyingSetop PetudunganUnnes Semarang
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Merdeka Ngopi Digelar di Curug Sikopel sekaligus Launching Desa Wisata Babadan oleh Pj Bupati Banjarnegara
Next Article BPJS Ketenagakerjaan Banjarnegara Mudah! Daftar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Mandiri, Cukup Hubungi Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Ilustrasi atlet Indonesia mengenakan jaket putih sambil menunjukkan medali emas dan memegang maskot di panggung penghargaan.
Olahraga Disebut Investasi Generasi Muda, tetapi Apakah Semua Anak Indonesia Punya Kesempatan yang Sama?
Jateng Olahraga
Ilustrasi tim bulu tangkis Indonesia berpose mengenakan medali dan memegang maskot di podium Badminton Asia Team Championships 2026.
Bukan Sekadar Juara Umum, Mahasiswa Indonesia Buktikan Olahraga Bisa Menyatukan Bangsa di Pakistan
Jateng Olahraga
Ilustrasi 11 pemain Timnas Indonesia mengenakan seragam merah dan penjaga gawang berseragam hijau di lapangan stadion.
Bukan Sekadar Lolos Final, Sorotan Media Italia Jadi Ujian Baru Kebangkitan Sepak Bola Indonesia
Jateng Olahraga
Ilustrasi motor balap Ducati bernomor 93 dengan pembalap berhelm merah saat menikung di lintasan MotoGP.
Bukan Sekadar Balapan, Kehadiran Veda Ega di Mandalika Jadi Ujian Penting Pembalap Muda Indonesia
Jateng Olahraga
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?