Pentingnya Trauma Healing bagi Korban Gempa Cianjur
OPINIJATENG – Gempa bumi yang menimpa Kab Cianjur Jawa Barat di akhir tahun 2022, meninggalkan luka mendalam.

Trauma, depresi, perasaan tertekan dan was-was tentu kenangan tersendiri bagi korban gempa, apalagi bagi anak-anak yang secara langsung melihat dan merasakan kehilangan orang tua atau keluarga yang pada saat gempa.
Untuk itu dibutuhkan trauma healing bagi anak anak korban gempa di Cianjur.
Hal ini terekam pada saat penyerahan korban gempa Cianjur Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW-DMI) Jawa Tengah di lokasi korban gempa Cianjur.
Donasi ini dikumpulkan dari para jamaah masjid yang dikoordinir masing masing Pengurus Daerah DMI Kabupaten Kota di Jawa Tengah dan juga dari Universitas Semarang (USM) yang dikumpulkan melalui PW-DMI Jawa Tengah.
Donasi sejumlah 182 juta rupiah ini diserahkan kepada Pimpinan PW DMI Jawa Barat yang selanjutnya akan diteruskan ke masyarakat korban gempa melalui PD DMI Cianjur.
Hadir untuk menyerahkan dinasi Ketua PW DMI Jawa Tengah, Prof. Dr. KH. Ahmad Rofiq, MA, sekretaris Prof. Dr. Imam Yahya, serta pengurus lainnya seperti Drs. H. Ahmad Suaedy, MM, Dr. Hj. Mardiyah, M.Kes, dan Hj. Umi Combro, SE.
Rombongan disambut oleh Ketua PW DMI Jawa Barat hadir pak Ketua H. Ahmad Sidik, SHI, H. Yosep Umar, SH., MH. Ketua PD-DMI Kab Cianjur dan pengurus lainnya.
Gempa Cianjur yang berkekuatan magnitudo 5,6, pada 21 November 2022 lalu menyebabkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal, harta benda, dan keluarganya.
BACA JUGA:Bagi Suku Asmat Papua, Sepeda Motor Listrik Bukan Barang Baru, Cek Faktanya!
Salah satu daerah terparah yang dialami oleh warga desa Sukawangi, Kec Warungkondang, Kabupaten Cianjur.
Melalui donasi gempa Cianjur, PW DMI Cianjur sedang merenovasi Masjid Jami Nururl Hikmah Al Alawiyah di desa Sukawangi.
Di lokasi renovasi pembangunan masjid ini dulunya juga berdiri Pondok yang semua santrinya telah diungsikan ke beberapa tempat.
Menurut Yosep Umar, yang perlu diperhatikan pasca gempa adalah upaya pemulihan Kesehatan baik fisik maupun non fisik.
BACA JUGA: Peringatan HPN 2023 Ditandai Ziarah Kubur Ke Makam Wartawan Senior
Maka mewakili masyarakat Cianjur, Yodep Umar menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar besarnya kepada tim PW DMII Jawa Tengah yang telah jauh jauh dari Semarang memberikan donasi sekaligus hadlir secara langsung di Cianjur.
Kehadliran pimpinan DMI Jawa Tengah memberikan support moral kepada kami yang ada di Cianjur.
Sementara Ketua DMI Jawa Tengah, Prof Ahmad Rofiq, dalam sambutannya menyatakan bahwa donasi ini merupakan perhatian dari jamaah masjid di Jawa Tengah yang disalurkan ke PW DMI.
Dan laporan dari Pengurus Daerah DMI di Jawa Tengah, banyak yang sudah menyampaikan secara langsung ke Cianjur.
BACA JUGA:Puncak HPN PWI Jateng Adakan Khataman Qur’an, Bentuk Kepribadian Wartawan yang Unggul
Harapan kami semoga donasi ini bermanfaat bagi pemulihan korban gempa di Cianjur.
Dia juga mengusulkan kepada Ketua PD DMI Cianjur untuk melakukan koordinasi dengan kampus-kampus sekitar Cianjur untuk menyelenggarakan KKN tematik bertema Trauma Healing bagi korban gempa Cianjur.
Melalui KKN ini masyarakat bisa terbantu untuk membangkitkan semangat masa depan yang lebih baik.
Sementara Sekretaris PW DMI Jawa Tengah Prof Imam Yahya, sangat terkesan dengan kesigapan para tim relawan DMI Jawa Barat yang bekerja keras bersama komponen lembaga keagamaan lain di Cianjur.
Para relawan tak kenal medan dan waktu untuk membantu pada korban gempa di Cianjur.
Melalui Kerjasama lembaga keagamaan baik internal lembaga keagamaan keislaman (DMI, MUI, Muhammadiyah, NU, DDI), maupun dari lembaga eksternal keagamaan lainnya memberikan semangat korban gempa untuk bangkit membangun kembali merajut toleransi dan moderasi dalam kehidupan beragama di tengah masyarakat Cianjur.***
